Glukosamin Adalah Suplemen yang Dibutuhkan Tulang dan Sendi, Apa Manfaatnya?

(0)
Glukosamin dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang rawan serta mengatasi berbagai gangguan inflamasi kronisSuplemen glukosamin biasanya diberikan pada pasien yang mengalami masalah tulang dan sendi
Glukosamin adalah molekul yang terbentuk secara alami di dalam tubuh dan berguna untuk menjaga kesehatan tulang maupun sendi. Molekul ini dibagi ke dalam tiga jenis, mulai dari glukosamin sulfat, glukosamin hidroklorida, hingga N-Asetilglukosamin (NAG).Di sisi lain, glukosamin juga dapat berbentuk obat yang biasanya menjadi andalan ketika tubuh mengalami masalah pada tulang dan sendi, maupun gangguan inflamasi lainnya. Kandungan ini didapat dari bahan-bahan alami seperti cangkang kerang, tulang hewan, dan jamur. Dalam penggunaannya, obat glukosamin dapat diminum langsung atau dioleskan sebagai krim dan salep.

Apa manfaat glukosamin?

Seiring bertambahnya usia, tulang rawan menjadi kurang fleksibel dan mulai rusak. Hal itulah yang kemudian menyebabkan rasa nyeri, peradangan, hingga kerusakan jaringan. Dalam tubuh, glukosamin berguna untuk membentuk dan memperbaiki tulang rawan.Terdapat sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa glukosamin memang baik untuk kesehatan tulang. Dalam beberapa penelitian, obat glukosamin disebut dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat peradangan sendi yang parah pada tulang rawan (osteoarthritis), terutama di area pinggul dan lutut. Selain itu, glukosamin juga dapat membantu mengobati gangguan inflamasi kronis seperti:
  • Peradangan saluran kemih (interstitial cystitis)

Obat glukosamin dipakai sebagai pengobatan untuk peradangan saluran kemih akibat tubuh kekurangan glikosaminoglikan. Hal ini dilakukan karena glukosamin sendiri merupakan bagian dari senyawa glikosaminoglikan.
  • Radang usus (Inflammatory Bowel Disease)

Glukosamin dapat membantu atasi radang usus
Kurangnya glukosamin dapat menyebabkan radang usus
Seperti halnya interstitial cystitis, radang usus seringkali dikaitkan dengan kurangnya senyawa glikosaminoglikan. Meskipun penelitian yang mendukung gagasan ini masih sangat sedikit, percobaan pada tikus dengan IDB menunjukkan bahwa glukosamin dapat mengurangi peradangan.
  • Multiple sclerosis

Beberapa sumber mengklaim bahwa glukosamin adalah pengobatan yang ampuh untuk mengatasi multiple sclerosis (MS). Multiple sclerosis sendiri adalah penyakit autoimun yang menyerang susunan saraf pusat di otak maupun saraf tulang belakang. Sebuah studi menunjukkan dampak penggunaan glukosamin sulfat yang dibarengi dengan terapi tradisional. Hasilnya, pengobatan itu membuat tingkat kekambuhan dan perkembangan penyakit tidak meningkat secara signifikan.
  • Kerusakan saraf mata (glaukoma)

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa glukosamin sulfat mampu meningkatkan kesehatan mata. Hal ini terjadi karena glukosamin mengurangi peradangan dan efek antioksidan di retina. Namun, penelitian lain menyebut bahwa asupan glukosamin yang berlebihan dapat memperburuk kerusakan saraf pada mata.Meski mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, perlu diperhatikan bahwa dosis harian glukosamin yang dapat Anda konsumsi adalah 1.500 mg. Jumlah tersebut dapat dikonsumsi sekaligus, atau dibagi menjadi beberapa dosis kecil selama beberapa kali.

Efek samping mengonsumsi glukosamin

Sama seperti obat maupun suplemen lainnya, mengonsumsi glukosamin tentu dapat menimbulkan efek samping bagi sebagian orang.. Reaksi yang dapat timbul dari penggunaan obat glukosamin seperti:
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Maag
  • Sakit perut
Sebelum Anda mengonsumsi obat glukosamin, konsultasikan hal tersebut terlebih dahulu ke dokter. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami efek samping yang muncul akibat penggunaannya.

Obat glukosamin tidak boleh dikonsumsi dalam kondisi tertentu

Tidak semua orang diperbolehkan untuk mengonsumsi obat glukosamin. Kelompok orang yang dilarang meminum obat ini, antara lain:
  • Ibu hamil dan menyusui

Penggunaan obat glukosamin tidak disarankan bagi ibu hamil dan menyusui. Meskipun begitu, belum ada penjelasan secara pasti mengapa ibu hamil dan menyusui tidak boleh mengonsumsi obat ini.
  • Penderita kanker

Beberapa obat diketahui bisa membuat pengobatan kanker menjadi kurang efektif. Jika Anda ingin mengonsumsi glukosamin saat tengah menjalani proses pengobatan kanker, konsultasikan hal tersebut terlebih dahulu ke dokter.
  • Penderita diabetes

Dalam sebuah studi disebutkan bahwa meminum obat glukosamin dapat memengaruhi kadar glukosa yang ada dalam tubuh. Hal tersebut tentunya berbahaya bagi penderita diabetes yang memiliki masalah dengan kadar gula dalam darah.
  • Penderita asma

Sebuah penelitian yang dirilis tahun 2008 silam menyebut, glukosamin dapat memicu terjadinya sesak napas pada penderita asma.
  • Memiliki alergi

Bagi penderita alergi, penggunaan glukosamin yang berasal dari cangkang kerang dapat memicu munculnya masalah kesehatan.
  • Mengalami gangguan sirkulasi darah

Mengonsumsi glukosamin dapat berpengaruh terhadap tekanan dan pembekuan darah. Bagi penderita kondisi ini, diminta untuk menghindari penggunaan glukosamin dengan obat pengencer darah. Selain itu, pantau terus tekanan darah ketika menggunakan glukosamin.

Catatan dari SehatQ

Glukosamin dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang rawan serta mengatasi berbagai gangguan inflamasi kronis. Meskipun mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, tidak semua orang diperbolehkan untuk mengonsumsi obat glukosamin. Apabila hendak mengonsumsi obat ini, lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
suplemenrematikradang sendiosteoarthritis
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-glucosamine/art-20362874
Diakses pada 14 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/glucosamine#13
Diakses pada 14 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/265748#risks
Diakses pada 14 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait