Langkah Penanganan Gigi Patah yang Penting Diketahui


Gigi patah bisa disebabkan oleh benturan keras akibat olahraga, kecelakaan, hingga tidak sengaja menggigit sesuatu yang keras. Untuk menanganinya, dokter dapat melakukan beberapa perawatan seperti penambalan, pembuatan crown gigi, hingga veneer.

(0)
22 Apr 2021|Nina Hertiwi Putri
Penanganan gigi patah yang tepat adalah dengan tambal, crown, atau veneerGigi patah bisa disebabkan oleh benturan yang keras, termasuk saat sedang olahraga
Gigi adalah salah satu bagian tubuh yang paling keras. Namun saat ada benturan, baik itu akibat terjatuh saat olahraga, tidak sengaja mengunyah makanan keras, atau kecelakaan, gigi patah bisa terjadi. Gigi yang patah perlu segera dirawat, sebab jika dibiarkan, kondisi gigi akan semakin rusak.Pilihan perawatan gigi patah antara lain tambal gigi, crown gigi atau veneer gigi. Pada kondisi yang cukup parah, perawatan saluran akar atau pencabutan dapat dilakukan.Perawatan-perawatan tersebut hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi. Sehingga, apabila Anda belum bisa datang ke klinik atau rumah sakit terdekat, pertolongan pertama untuk merawat gigi yang patah perlu dilakukan.

Pertolongan pertama pada gigi patah

Pertolongan pertama gigi patah adalah dengan kumur air garam
Pertolongan pertama saat gigi patah salah satunya kumur air garam
Gigi patah harus ditangani sesegera mungkin setelah cedera terjadi agar fungsi gigi tidak terganggu. Berikut ini pertolongan pertama gigi patah yang perlu dilakukan.
  • Jika memungkinkan, langsung kunjungi dokter gigi terdekat idealnya paling lama 30 menit setelah gigi patah, untuk menerima perawatan
  • Ambil patahan gigi dan masukkan ke dalam wadah berisi air liur atau susu. Apabila memungkinkan, dokter gigi dapat membantu merekatkan kembali patahan tersebut ke gigi. Jangan rendam gigi dalam air.
  • Apabila belum bisa langsung ke dokter gigi, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai tersedak oleh patahan gigi.
  • Apabila ujung patahan terasa tajam, tutup ujung tersebut dengan permen karet tanpa gula untuk sementara waktu agar tidak melukai jaringan mulut di sekitarnya seperti lidah, bibir, atau pipi bagian dalam
  • Jika ada rasa nyeri, redakan dengan mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol.
  • Nyeri juga bisa mereda dengan kumur air garam
  • Sebelum gigi yang patah dirawat dokter, saat makan pilihlah makanan yang lunak dan hindari mengunyah makanan menggunakan gigi yang patah.
  • Jika ada perdarahan, hentikan aliran darahnya dengan menekan daerah yang berdarah dengan kain bersih atau kassa.
  • Apabila ada pembengkakan, redakan nyeri dan bengkak dengan kompres dingin.
Baca Juga: Cara Minum Paracetamol untuk Redakan Sakit Gigi

Penanangan gigi patah oleh dokter gigi

Berikut ini beberapa penanganan gigi patah yang dapat dilakukan dokter gigi sesuai dengan kondisi keparahannya.

1. Tambal gigi

Gambar prosedur tambal gigi untuk perbaiki gigi patah
Tambal gigi dapat memperbaiki gigi patah
Jika gigi yang patah tidak terlalu parah atau besar ukuran patahannya, dokter masih dapat menambal gigi tersebut sehingga bentuknya kembali seperti semula.Pertama-tama gigi akan dibersihkan dan sedikit dikurangi bagian permukaannya sehingga bahan tambal bisa melekat dengan lebih baik.Jika Anda membawa patahan gigi, dokter akan memeriksa patahan tersebut dan apabila patahan masih baik, dokter dapat kembali menempelkannya ke permukaan gigi menggunakan sedikit bahan tambal sebagai lemnya.Namun jika tidak ada patahan yang dapat digunakan, dokter akan melakukan prosedur penambalan gigi seperti biasa.

2. Crown gigi

Crown gigi untuk merawat gigi patah
Crown gigi menutupi semua bagian gigi asli
Jika area gigi yang patah cukup besar, atau kondisi awal gigi juga sudah ada karies alias lubang, mungkin pemasangan crown gigi menjadi pilihan yang bisa diambil.Berbeda dari tambal gigi yang hanya mengganti sebagian permukaan gigi dengan bahan tambal agar bentuk gigi bisa kembali utuh, perawatan crown gigi alias mahkota jaket dilakukan dengan menutup seluruh permukaan mahkota gigi dengan crown atau mahkota sehingga tidak ada lagi bagian gigi asli yang terlihat dari luar.Crown gigi bisa terbuat dari banyak bahan, namun yang paling sering digunakan adalah yang terbuat dari bahan keramik. Perawatan ini biasanya dipilih jika bagian gigi yang rusak cukup banyak sehingga bahan tambal dianggap tidak akan kuat menahan beban kunyah gigi.Jika gigi yang kerusakannya luas dipaksakan untuk ditambal, maka risiko tambalan pecah atau retak akan semakin tinggi.

3. Veneer gigi

Veneer gigi untuk merawat gigi patah
Veneer gigi menutupi gigi asli bagian depan
Apabila yang patah adalah gigi bagian depan, dan kerusakannya tidak terlalu parah, dokter juga dapat menyarankan pemasangan veneer. Veneer gigi adalah lapisan tipis yang digunakan untuk menutupi bagian gigi yang rusak.Pembuatan veneer tidak dilakukan secara langsung di ruang rawat, namun di laboratorium. Sehingga proses pemasangannya membutuhkan waktu sekitar satu minggu atau lebih.Selama menunggu veneer jadi, dokter biasanya akan memasang veneer sementara pada gigi pasien sehingga gigi tidak terlihat rusak.

4. Perawatan saluran akar

Gigi patah bisa dirawat dengan perawatan saluran akar
Ilustrasi perawatan saluran akar, saat alat masuk ke dalam gigi untuk mengambil saraf gigi
Apabila benturan yang menyebabkan gigi patah terjadi cukup keras hingga berdampak pada matinya saraf gigi, maka dokter dapat menyarankan perawatan saluran akar.Prosedur ini adalah perawatan untuk mengeluarkan saraf gigi yang sudah mati dan menggantinya dengan bahan khusus sehingga gigi masih bisa dipertahankan di soketnya lebih lama (tidak perlu dicabut).Perawatan saluran akar biasanya akan diikuti oleh perawatan lain seperti tambal gigi ataupun crown gigi.

5. Pencabutan gigi

Pencabutan gigi untuk perawatan gigi patah
Gigi patah yang sudah parah perlu dicabut
Jika gigi yang patah kondisinya sudah sangat parah, maka pilihan terakhir adalah untuk mencabutnya. Pencabutan gigi biasanya dilakukan jika gigi patah hingga ke bagian akar, sarafnya sudah mati, goyang, dan mahkota yang tersisa tinggal sedikit.Gigi patah adalah kondisi yang perlu segera ditangani, seringan apapun kondisinya. Pasalnya jika terus dibiarkan, rasa nyeri akan hingga dan membuat Anda tidak nyaman. Pinggiran yang tajam bisa melukai gigi, dan jika lubang akibat patahan membesar, akan membuat Anda sulit untuk makan.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kesehatan gigi lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan gigifraktur gigisakit gigigigi patah
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/repairing-a-chipped-or-broken-tooth
Diakses pada 21 April 2021
American Dental Associaton. https://www.ada.org.au/getattachment/Your-Dental-Health/Resources-for-Professionals/Resources-for-Teens-12-17/dental-first-aid-how-to-handle-a-dental-emergency/Dental-first-aid,-how-to-handle-a-dental-emergency.pdf.aspx
Diakses pada 22 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait