Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Langkah Kecil untuk Hindari COVID 19

(0)
24 Sep 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu penerapan dari gerakan masyarakat hidup sehat adalah olahragaBerolahraga termasuk salah satu penerapan gerakan masyarakat hidup sehat
Membudayakan hidup sehat bukan lagi ajakan, melainkan sudah jadi keharusan di tengah tingginya risiko penyakit menular di Indonesia, termasuk COVID-19. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus menggalakkan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat alias Germas.Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah program yang pada dasarnya bertujuan untuk membuat masyarakat meninggalkan pola hidup tidak sehat ke hidup yang lebih sehat. Meski Germas bertujuan mengubah perilaku orang Indonesia pada umumnya, langkah kecil harus dimulai dari unit masyarakat yang terkecil, yakni keluarga.Bagi pemerintah, Germas berfokus pada pembangunan akses untuk memenuhi kebutuhan air minum, instalasi kesehatan masyarakat, dan pembangunan pemukinan yang layak huni. Ketiganya merupakan pondasi Germas yang kemudian diturunkan lagi dalam praktik pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam kehidupan sehari-hari

Kemenkes menyatakan terdapat tujuh langkah sederhana yang dapat dilakukan sebagai bagian dari Germas. Langkah tersebut adalah:

1. Bergerak aktif

Tuntutan pekerjaan seperti duduk di kantor seharian, kerap kali membuat Anda tidak sempat lagi untuk bergerak aktif, misalnya berolahraga. Belum lagi, kecanggihan teknologi kini memudahkan Anda dalam memperoleh sesuatu tanpa harus bergerak, misalnya belanja hingga pergi ke tempat makan.Untuk tetap sehat, Anda harus membiasakan diri untuk tetap bergerak aktif. Anda bisa melakukan peregangan ringan di tengah kesibukan bekerja atau menyempatkan diri jalan-jalan di taman dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

2. Pola makan sehat

Dalam kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, salah satu hal yang paling ditekankan pada masyarakat ialah lebih banyak makan sayur dan buah. Sebaliknya, masyarakat juga harus membatasi konsumsi makanan rendah nutrisi alias junk food agar Anda terhindar dari penyakit, seperti konstipasi dan hipertensi.

3. Tidak merokok

Merokok bukan hanya merugikan diri sendiri, namun juga lingkungan Anda. Perokok aktif memiliki risiko terkena penyakit paru-paru, seperti kanker paru atau pneumonia. Begitu pula dengan perokok pasif alias orang yang tidak sengaja menghirup asap rokok yang Anda hembuskan.

4. Tidak minum alkohol

Sama halnya dengan merokok, alkohol juga jadi salah satu substansi yang harus dihilangkan dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Alkohol bisa merusak kesehatan Anda serta merusak masyarakat misalnya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas saat Anda berkendara dalam keadaan mabuk.

5. Melakukan cek kesehatan berkala

Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sangat menyarankan Anda melakukan check up kesehatan rutin di pusat kesehatan seperti Puskesmas atau rumah sakit. Beberapa pemeriksaan yang sebaiknya dilakukan berkala ialah berat dan tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga deteksi dini kanker payudara dan leher rahim (serviks) bagi wanita.

6. Menggunakan jamban

Meski terlihat aneh di era modernisasi seperti saat ini, akses jamban ternyata belum merata di seluruh Indonesia, bahkan di kota-kota besar. Padahal, menggunakan jamban untuk buang air kecil dan besar sangat penting dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat untuk menurunkan risiko penyakit menular sekaligus memastikan sanitasi lingkungan.

7. Menjaga kebersihan lingkungan

Pada akhirnya, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat bertujuan menciptakan lingkungan bersih yang dijaga bersama-sama. Sebagai individu, Anda bisa memulai dengan langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di tengah pandemi

Di masa pandemi Covid-19, Germas jadi kampanye yang sangat realistis untuk dijalankan. Dengan kebiasaan sehat yang dicanangkan dalam langkah di atas, Anda dapat meminimalisir risiko terkena penyakit menular ini serta menjaga orang tercinta untuk terinfeksi virus yang sama.Pada kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di masa pandemi, terdapat beberapa hal tambahan yang harus Anda lakukan, yaitu:
  • Cuci tangan menggunakan sabun dan bilas dengan air mengalir
  • Menggunakan masker dan menutup mulut dengan tangan ketika bersin atau batuk
  • Pergi ke fasilitas kesehatan ketika merasakan demam dan sesak napas.
Menerapkan gaya hidup sehat adalah langkah preventif yang sangat ampuh agar Anda tidak membuang uang banyak untuk biaya berobat di kemudian hari. Selain itu, produktivitas Anda juga lebih baik karena tidak mudah sakit-sakitan.
menjaga kesehatanpola hidup sehat
Promkes Kemkes. http://promkes.kemkes.go.id/germas
Diakses pada 29 Juli 2020
Dinkes Pemprov Gorontalo. https://dinkes.gorontaloprov.go.id/apa-itu-germas/
Diakses pada 29 Juli 2020
Gugus Tugas COVID 19. https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/gerakan-masyarakat-hidup-sehat
Diakses pada 29 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait