logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Kenali Perbedaan Generasi Baby Boomer, X, Y, Z, dan Alpha

open-summary

Generasi baby boomer, X, Y, Z hingga alpha memiliki karakteristik yang berbeda. Istilah generasi digunakan untuk mengelompokkan orang yang lahir dalam rentang waktu yang berdekatan, serta memiliki kondisi lingkungan yang sama.


close-summary

0

13 Apr 2022

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Generasi baby boomer, X, Y, Z, dan alpha memiliki karakter yang berbeda

Setiap generasi memiliki perbedaan karakter yang khas

Table of Content

  • Perbedaan generasi baby boomer, X, Y, Z, dan alpha

Pernahkah Anda mendengar istilah generasi baby boomer, X, Y, Z, atau alpha? Istilah generasi digunakan untuk mengelompokkan orang yang lahir dalam rentang waktu yang berdekatan dan memiliki kondisi lingkungan yang sama. Simak macam-macam generasi dan perbedaannya berikut ini.

Advertisement

Perbedaan generasi baby boomer, X, Y, Z, dan alpha

Berikut adalah urutan generasi manusia yang bisa Anda pahami.

1. Generasi baby boomer (lahir pada 1946-1964)

Generasi baby boomer adalah sekelompok orang yang lahir pada tahun 1946-1964. Orang-orang yang lahir di generasi ini umumnya sudah menjadi kakek dan nenek.

Asal-usul penamaan baby boomer digunakan untuk menandai ledakan kelahiran yang terjadi setelah perang dunia kedua. Umumnya, karakteristik yang dimiliki oleh generasi ini, yaitu:

  • Menghargai hubungan

Generasi baby boomer cenderung menghargai hubungan. Mereka percaya jika waktu yang dihabiskan bersama keluarga atau orang terdekat harus berkualitas.

  • Berorientasi pada hasil

Umumnya, para baby boomer berorientasi pada hasil. Mereka bekerja keras untuk mencapai tujuannya.

  • Memiliki kepercayaan diri tinggi

Generasi baby boomer juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Mereka percaya atas kemampuannya sendiri, bahkan dapat mempengaruhi orang lain untuk mengikuti mereka.

  • Serbabisa

Para baby boomer cenderung suka belajar banyak hal secara otodidak. Hal inilah yang membuat mereka disebut serbabisa.

2. Generasi X (lahir pada 1965-1976)

Generasi X adalah kelompok orang yang lahir pada rentang tahun 1965-1976. Generasi ini juga disebut sebagai generasi sandwich karena berada di antara dua generasi yang paling banyak dibicarakan, yakni generasi baby boomer dan generasi Y (milenial).

no caption
Generasi X cenderung menunda pernikahan

Generasi X memiliki karakteristik khas sebagai berikut:

  • Mengutamakan work-life balance

Generasi X tidak terlalu ambisius soal karier, tapi juga tidak menyepelekan pekerjaan. Mereka selalu berusaha meluangkan waktu untuk membahagiakan diri sendiri di sela-sela kesibukan kerja.

  • Menunda menikah atau punya anak

Fokus utama generasi X adalah kebahagiaan atau kesuksesan dirinya sendiri sehingga mereka tidak segan menunda menikah atau punya anak jika dipandang perlu.

  • Skeptis

Generasi X juga dikenal skeptis dan tidak ingin terlibat dalam kegiatan yang dinilai tidak menguntungkan mereka, termasuk dalam pemilu.

  • Mampu beradaptasi

Generasi X dilahirkan pada tahun-tahun awal berkembangnya teknologi dan informasi, seperti penggunaan personal computer (PC), video games, TV kabel, dan internet. Mereka bisa dengan cepat beradaptasi, bahkan hingga era serba-wireless saat ini.

  • Banyak akal

Orang-orang dari jenis generasi ini lebih jago berdagang dibanding generasi baby boomer. Salah satunya karena mereka banyak akal dan memang menyukai hal-hal yang informal.

3. Generasi Y (lahir pada 1977-1994)

Di antara generasi XYZ, generasi Y inilah yang dikenal sebagai generasi milenial. Pasalnya, gelombang pertama generasi Y menjadi orang dewasa saat pergantian milenium 2000.

Orang-orang di generasi ini lahir pada tahun 1977-1994. Generasi milenial juga dikenal sebagai me generation karena sebagian besar dari mereka sangat berambisi untuk ingin menguasai semua bidang. 

Sisi positifnya, ambisi ini melahirkan banyak inovasi baru, seperti ditandai dengan keluarnya berbagai teknologi termutakhir, start-up, hingga jenis pekerjaan dan gaya hidup yang tidak terpikirkan sebelumnya.

no caption
Generasi Y punya ketergantungan terhadap teknologi

Karakteristik yang khas dari generasi Y, yaitu:

  • Ketergantungan terhadap teknologi

Generasi milenial seperti tidak bisa lepas dari gawai. Mereka nyaris melakukan semua hal secara digital, mulai dari bertukar pesan, bekerja, hingga menjalin hubungan asmara lewat berbagai aplikasi online dating.

  • Lebih terbuka terhadap perubahan

Dibanding generasi lainnya, generasi millenial inilah yang paling terbuka dalam pandangan politik dan ekonomi sehingga terlihat reaktif terhadap perubahan.

  • Ambisius

Orang-orang generasi milenial memiliki rasa percaya diri yang tinggi, begitu pula dengan ambisi. Tak heran banyak generasi Y yang sudah sukses di usia muda.

  • Skill interpersonal yang terbatas

Karena sangat bergantung pada teknologi, generasi Y cenderung memiliki kemampuan interpersonal yang terbatas. Mereka mungkin terlihat ramah dan menyenangkan di media sosial, tapi bisa jadi sebenarnya merupakan sosok yang sulit bergaul.

  • Rentan stres dan depresi

Ambisius ditambah skill interpersonal yang kurang adalah kombinasi yang dapat membuat orang-orang dari generasi Y rentan mengalami stres dan depresi.

Baca Juga

  • Cara Membangun Secure Attachment Antara Anak dan Orangtua
  • Vitamin untuk Anak Susah Makan, Pilih dengan 4 Kandungan Ini
  • Sederet Perubahan Fisik di Masa Pubertas bagi Anak Perempuan dan Laki-laki

4. Generasi Z (lahir pada 1995-2010)

Generasi Z artinya sekelompok orang yang lahir pada tahun 1995-2010. Namun, belum banyak riset yang dilakukan terhadap generasi Z. 

Kendati demikian, satu hal yang pasti dari generasi ini adalah mereka dibesarkan di lingkungan yang serbacanggih dan serba-digital sehingga diprediksi akan melahirkan generasi dengan karakteristik yang sangat beragam, baik dari segi akademis maupun hubungan interpersonal.

no caption
Generasi Z senang bersosialisasi

Sejauh ini, karakteristik generasi Z yang diketahui adalah:

  • Melek teknologi

Dibanding generasi sebelumnya, generasi Z menjadi orang yang melek teknologi sehingga bisa dengan mudah menjelajah dunia maya untuk mendapatkan informasi yang diinginkannya.

  • Lebih suka bersosialisasi

Meski melek teknologi, generasi Z lebih suka bersosialisasi dibanding generasi milenial. Hal ini yang membuat mereka cenderung suka nongkrong ataupun hanya sekadar berkirim pesan via chatting.

  • Cepat belajar

Terbuka luasnya akses informasi membuat generasi Z lebih cepat belajar dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka dapat mempelajari informasi melalui internet yang terus berkembang.

  • Cocok bekerja di perusahaan rintisan

Generasi Z paling suka dan cocok bekerja di perusahaan rintisan (start-up) yang masih memiliki ruang bagi mereka untuk berkembang, melakukan banyak pekerjaan sekaligus, membutuhkan kreativitas, dan punya banyak tantangan sebagai ajang pembuktian diri.

5. Generasi alpha (lahir pada 2010-2025)

Generasi alpha adalah anak-anak yang lahir pada tahun 2010-2025. Secara garis besar, anak-anak yang masuk kategori ini, lahir di abad 21 setelah generasi Z.

Anak-anak dari gen alpha memiliki karakteristik yang khas, termasuk pada cara mereka belajar dan berinteraksi. Adapun karakter yang khas dari generasi alpha, yaitu:

  • Menguasai teknologi

Perkembangan teknologi menjadi bagian dari pertumbuhan anak-anak generasi alpha. Tak heran, jika mereka menguasai teknologi. Bahkan anak-anak balita sudah belajar mengoperasikan gawai layar sentuh sejak umur dua tahun. 

  • Lebih banyak berinteraksi melalui media sosial

Generasi alpha lebih banyak berinteraksi dengan teman atau rekannya melalui media sosial dan terhubung sepanjang hari. Namun, hal itu membawa kekhawatiran mengenai masalah privasi.

  • Tidak suka dibatasi aturan

Gen alpha cenderung tidak suka dibatasi oleh aturan. Energi mereka sulit ditahan karena dunia digital menghubungkan mereka dengan perspektif yang tak terbatas. Itulah yang membuat mereka menyukai kebebasan berekspresi.

  • Senang akan inovasi

Generasi alfa cenderung suka perubahan dan berpikir inovatif. Mereka akan terus mencari sesuatu yang baru dan tidak ragu beralih pada hal tersebut.

Itulah perbedaan antara generasi baby boomer, X, Y, Z, dan alpha. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

tips parentinganak praremajaanak sekolahgaya parenting

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved