Gelembung Pasca Sunat Termasuk Normal atau Tidak? Ini Penjelasannya

(0)
26 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gelembung pasca sunat termasuk kondisi normalPenis dapat mengalami pembengkakan berupa gelembung setelah sunat
Sirkumsisi atau sunat adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memotong kulit luar penutup kepala penis. Setelah melalui prosedur ini, kepala penis akan terbuka. Sisa kulit yang dipotong lalu akan ditempelkan kembali pada batang penis.Diperlukan waktu sekitar 2-3 minggu untuk memulihkan luka setelah sunat. Sebelum luka benar-benar sembuh, bekas sunat dapat terasa sakit dan mengalami peradangan yang menyebabkan gelembung pasca sunat. Gelembung ini umumnya akan mengering dan sembuh setelah beberapa hari.

Penyebab gelembung pasca sunat

Area kulit yang dipotong saat sunat akan mengalami luka. Jenis luka yang muncul tergantung pada teknik sunat yang digunakan. Biasanya, luka lebih ringan dan lebih cepat sembuh jika sunat dilakukan saat masih balita.Setelah disunat, kulit di sekitar penis akan mengalami peradangan dan kemerahan pada bekas luka sunat. Kondisi tersebut merupakan hal yang wajar. Pada masa penyembuhan, penis dapat mengalami edema atau pembengkakan berupa gelembung pasca sunat yang juga tergolong normal.Gelembung tersebut muncul karena berkumpulnya cairan darah putih yang membantu proses penyembuhan di area bekas irisan dan kepala penis. Seiring waktu, kondisi gelembung pasca sunat akan membaik (mengering) hingga selesai masa penyembuhan.Meski membuat penderitanya tidak nyaman, gejala-gejala berikut merupakan hal yang normal jika terjadi dalam tingkatan ringan.
  • Demam dengan kenaikan suhu tubuh yang wajar dan semakin membaik seiring waktu.
  • Gelembung pasca sunat berupa pembengkakan di area pengirisan yang tampak berair, lalu mengering dan membaik dalam beberapa hari.
  • Luka irisan atau bekas jahitan yang meradang dan dapat mengering dalam beberapa hari.
  • Rasa perih atau ngilu yang akan terus berkurang seiring sembuhnya luka.
  • Muncul lapisan kuning keputihan pada kepala penis yang muncul beberapa hari setelah sunat dan biasanya hilang sendiri dalam satu minggu. Lapisan ini bukan nanah dan infeksi.
Dokter akan memberikan sejumlah obat untuk membantu penyembuhan setelah sunat agar dapat pulih dengan baik. Namun, jika ternyata pembengkakan dan gelembung pasca sunat tidak kunjung membaik atau bahkan bertambah parah, Anda harus mewaspadai terjadinya infeksi pasca sunat.

Infeksi setelah sunat

Infeksi merupakan salah satu komplikasi setelah sunat yang dapat terjadi. Kondisi ini termasuk jarang ditemukan dan harus segera ditangani.Ciri-ciri terjadinya infeksi setelah sunat, antara lain:
  • Kemerahan yang semakin memburuk bahkan menyebar
  • Gelembung pasca sunat berisi cairan nanah dan berbau
  • Gelembung pasca sunat tidak kunjung kering
  • Rasa sakit yang tidak membaik atau bertambah parah
  • Muncul pembengkakan di sekeliling bekas irisan dan tidak membaik
  • Demam tinggi.
Saat terjadi infeksi, rasa sakit dan pembengkakan dapat berlangsung berlangsung hingga berhari-hari dan semakin parah. Jika hal ini terjadi, segera periksakan diri Anda ke dokter.Untuk mengatasi infeksi setelah sunat, dokter akan memberikan obat antibiotik, disamping obat untuk penyembuhan luka sunat yang telah diberikan.

Komplikasi setelah sunat lainnya

Selain infeksi yang ditandai gelembung pasca sunat berisi nanah, ada beberapa jenis komplikasi setelah sunat lainnya yang perlu diperhatikan.

1. Perdarahan

Perdarahan pada luka bekas sunat tergolong normal jika hanya mengeluarkan beberapa tetes saja. Walaupun sangat jarang, ada kasus perdarahan berlebihan setelah sunat.Hal ini bisa dikarenakan faktor bawaan atau ada pembuluh darah yang tidak sengaja teriris. Kondisi ini biasanya akan berhenti sendiri. Jika merasa khawatir, Anda dapat segera menghubungi dokter.

2. Risiko anestesi

Pada dasarnya, anestesi atau bius lokal sangatlah aman. Meski cukup jarang terjadi, terdapat beberapa risiko anestesi lokal saat sunat, seperti:
  • Memar
  • Pendarahan
  • Iritasi kulit
  • Aritmia
  • Masalah pernapasan
  • Reaksi alergi
  • Kematian (kasus langka).
Kondisi-kondisi di atas sangat jarang terjadi dan biasanya hanya muncul jika pasien memiliki gangguan medis sebelumnya.Selain gelembung pasca sunat bernanah, apabila setelah sunat terjadi gangguan kemih (kesulitan buang air kecil atau buang air kecil tidak lancar), sebaiknya segera hubungi dokter karena seharusnya prosedur sunat tidak mengganggu proses buang air kecil.

Mencegah komplikasi setelah sunat

Untuk mencegah gelembung pasca sunat berisi nanah dan komplikasi lainnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.Gunakan jasa dokter atau ahli di bidang sunat. Konsultasikan kondisi medis sebelum sunat dan pilihan metode yang paling sesuai. Selain itu, sebaiknya Anda mandi menggunakan spons dan hindari berendam dalam air.Jangan lupa untuk mengganti perban dengan rutin dan oleskan salep pada luka secara teratur. Jangan mengenakan celana dalam ketat selama masa penyembuhan, serta minum dan gunakan obat sesuai dosis yang dianjurkan.Jika Anda ingin berdiskusi lebih lanjut seputar gelembung pasca sunat, Anda dapat menanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
pembengkakansunat
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/circumcision-scar
Diakses 13 Oktober 2020
University of Mississippi Medical Center. https://www.umc.edu/Childrens/Childrens%20Urology/Patient%20Resources/What-to-Expect-After-Circumcision.html
Diakses 13 Oktober 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/procedure-circumcision.html
Diakses 13 Oktober 2020
Stanford Medicine. https://med.stanford.edu/newborns/professional-education/circumcision/complications.html
Diakses 13 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait