Begini 5 Gejala Vitiligo pada Bayi yang Mudah Dikenali


Vitiligo adalah kelainan kulit yang mengakibatkan sel-sel melanosit tidak lagi bekerja dengan normal. Vitiligo pada bayi menyebabkan bercak kulit putih dan menjadi belang.

0,0
09 Jun 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Vitiligo pada bayi atau kondisi kulit belang tidak bersifat mematikan maupun menularVitiligo pada bayi tidak berbahaya maupun menular
Apakah kulit bayi Anda memiliki warna yang tidak sama alias belang? Jika ya, bayi Anda mungkin terkena kelainan pigmen kulit bernama vitiligo. Vitiligo pada bayi tidak bersifat mematikan maupun menular. Tapi kondisi kulit belang ini tentu tetap membuat orangtua resah karena berdampak pada penampilan bayinya, yakni menyebabkan kulit bayi belang.
[[artikel-terkait]]

Apa itu vitiligo?

Dikutip dari Kids Health, vitiligo adalah kelainan perubahan warna kulit yang mengakibatkan sel-sel melanosit tidak lagi bekerja dengan normal dalam memproduksi melanin. Akibatnya, melanin tidak mampu menghasilkan pigmen yang seharusnya menjadi warna kulit Anda.Tanpa adanya pigmen, warna kulit otomatis akan menjadi putih atau tampak pucat. Bayi manapun bisa terjangkit vitiligo, namun bercak vitiligo akan tampak lebih jelas pada penderita bayi berkulit gelap.Berdasarkan sebuah studi, 50 persen penderita vitiligo berusia di bawah 20 tahun. Bahkan 25 persen di antara penderita tersebut sudah terdeteksi mengidap masalah kulit ini sebelum usia mereka genap delapan tahun.Terdapat dua jenis vitiligo yang bisa menyerang kulit, yaitu vitiligo segmental dan vitiligo nonsegmental. Vitiligo segmental ditandai dengan munculnya bercak putih pada sebagian tubuh saja dan tidak menyebar. Ini juga merupakan jenis vitiligo yang banyak terjadi pada anak atau bayi. Sementara vitiligo nonsegmental muncul pada satu bagian tubuh kemudian bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Seperti apa ciri-ciri vitiligo pada bayi?

Gejala vitiligo pada bayi sama seperti indikasi vitiligo pada umumnya, salah satunya adalah:
  • Kulit mengalami perbedaan warna, di mana warnanya menjadi lebih muda. Kondisi ini bisa terjadi pada kulit di sekitar mulut dan mata, jari-jari tangan, pergelangan tangan, ketiak, hingga di sekitar alat kelamin.
  • Perubahan pigmen tidak hanya terjadi pada kulit, tapi juga pada rambut, bulu mata, maupun alis.
  • Membran mukosa juga bisa terpengaruh dan berubah menjadi lebih muda, misalnya pada bagian dalam mulut.
  • Perubahan warna pada lapisan mata bagian dalam atau retina.
  • Rambut yang rontok.
Ada beberapa perbedaan vitiligo bayi dengan vitiligo dewasa. Vitiligo yang terjadi pada bayi atau anak biasanya lebih sering menyerang anak atau bayi perempuan. Sedangkan, vitiligo pada orang dewasa tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin.Baca juga: Pantangan Penyakit Vitiligo dari Segi Pola Makan yang Harus Diperhatikan

Apa penyebab terjadinya vitiligo pada bayi?

Terdapat beragam teori mengenai penyebab vitiligo, namun belum ada penelitian yang bisa membuktikan pemicunya secara jelas. Beberapa teori tersebut meliputi:
  • Kelainan penyakit autoimun, yakni kondisi di mana sistem kekebalan tubuh keliru dan malah menyerang sel-sel melanosit.
  • Faktor keturunan. Lebih dari 30 persen bayi pengidap vitiligo memiliki anggota keluarga yang juga mengidap penyakit yang sama.
  • Paparan sinar matahari. Radiasi sinar ultraviolet (UV) dari cahaya matahari juga dianggap dapat memengaruhi kemungkinan seseorang untuk mengidap vitiligo.
  • Paparan zat kimia. Kandungan kimia pada produk perawatan bayi juga dianggap bisa memengaruhi risiko kemunculan vitiligo. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam memilih produk bayi dan pastikan keamanannya.
Selain itu, bayi yang memiliki riwayat keluarga berpenyakit kelenjar tiroid, diabetes, dan kerontokan rambut (alopecia) juga dinilai mempunyai risiko lebih tinggi untuk terkena vitiligo.Meski demikian, untuk memastikan bayi Anda mengidap vitiligo atau bukan, Anda butuh bantuan dan konsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan melakukan serangkaian tes untuk menegakkan diagnosis gangguan kulit ini.Baca juga: Penyebab Vitiligo, Bercak Putih yang Memicu Kulit Belang

Bagaimana pengobatan vitiligo pada bayi?

Sayangnya, belum ada pengobatan khusus yang bisa menyembuhkan vitiligo pada bayi. Sebagian bercak mungkin akan memudar seiring dengan bertambahnya usia buah hati, meski Anda tidak melakukan perawatan.Vitiligo memang tidak dapat dihilangkan dari bayi, namun pengobatan yang baik bisa menghindari risiko penyebaran vitiligo dan untuk mengurangi kerusakan. Obat vitiligo pada bayi yang biasanya diberikan adalah pemberian vitamin D dan obat-obatan dari dokter.Baca juga: Apakah Vitiligo Bisa Sembuh? Berikut Penjelasannya!Selain itu, beberapa prosedur medis yang biasa diambil dokter untuk mengatasi vitiligo bayi adalah fototerapi dan terapi laser. Kedua prosedur ini dilakukan bertujuan untuk mengurangi gejala yang menyebar.Untuk bercak vitiligo yang tidak kunjung berkurang, Anda bisa berkonsultasi dan mendiskusikan penanganan yang tepat dengan dokter. Jangan sembarangan memberikan obat pada bayi Anda guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung, Anda bisa tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
vitiligopenyakit autoimunrambut rontokbayi
US National library of Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5816297/
Diakses pada 24Mei 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/vitiligo.html
Diakses pada 24 Mei 2019
Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/vitiligo-in-babies_00353445/#gref
Diakses pada 24 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait