Hati-hati, Perut Kembung Bisa Tandakan Penyakit Miom dalam Tubuhmu

Diagnosis penyakit miom antara lain dilakukan melalui pemeriksaan panggul
Penyakit miom bisa menimbulkan gangguan kesuburan, serta masalah kehamilan

Mioma uteri atau yang dikenal dengan penyakit miom adalah pertumbuhan abnormal atau tumor jinak, yang berasal dari rahim. Miom dapat berukuran kecil, dan juga dapat sangat besar. Akan tetapi, tidak diketahui secara pasti penyebab wanita memiliki mioma uteri.

Penyakit miom pada kebanyakan wanita tidak menunjukkan gejala. Meski demikian, ada pula yang menunjukkan gejala.

Gejala Umum Penyakit Miom

Perdarahan rahim yang abnormal adalah gejala paling umum dari penyakit miom. Hal tersebut dapat menyebabkan Anda mengalami anemia. Selain itu, gejala lain dari penyakit miom yaitu:

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyakit miom dapat mengganggu kesuburan, dan menyebabkan masalah pada kehamilan, seperti keguguran berulang kali. Jika memiliki gejala penyakit miom, segera periksakan diri Anda pada dokter.

Riwayat kesehatan keluarga, kelainan genetik, perubahan faktor pertumbuhan, dan kelainan pada sistem pembuluh darah, berperan dalam perkembangan mioma uterus ini.

Selain itu, terdapat faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit ini, yaitu haid pertama sebelum usia 10 tahun, konsumsi alkohol, infeksi rahim, dan hipertensi.

Diagnosis Penyakit Miom

Penyakit miom didiagnosis melalui pemeriksaan panggul, dan dengan ultrasonografi (USG). USG sangat membantu dalam membedakan penyakit miom dari kondisi lain, seperti tumor ovarium.

Selain itu, pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) juga berperan dalam mendiagnosis miom. Sebagian besar penyakit miom tidak menyebabkan masalah bagi wanita, dan dapat dibiarkan tanpa pengobatan.

Akan tetapi, miom kadang terus tumbuh, hingga menyebabkan gejala yang signifikan.

Perawatan Penyakit Miom

Dokter akan membuat rencana perawatan berdasarkan usia, ukuran miom, dan kesehatan Anda secara menyeluruh. Pengobatan di rumah dan perawatan alami tertentu, dapat memberikan efek positif terhadap penyakit miom.

Berikut ini jenis perawatan dan kegiatan yang dapat Anda lakukan.

  • Akupuntur
  • Yoga
  • Pijat
  • Perubahan diet dengan menghindari makanan tinggi kalori. Anda dapat menggantinya dengan sayuran hijau.
  • Menghindari stres

Penanganan Penyakit Miom

Obat-obatan untuk mengatur kadar hormon akan diresepkan dokter untuk mengecilkan miom. Gonadotropin pelepas hormon (GnRH) seperti leuprolide, akan menyebabkan kadar estrogen dan progesteron Anda turun, sehingga dapat menyusutkan miom.

Sementara itu, bedah dilakukan untuk mengangkat pertumbuhan miom yang sangat besar atau berjumlah lebih dari satu. Berikut ini pembedahan yang dapat dilakukan tim medis.

1. Miomektomi

Miomektomi abdominal dilakukan dengan membuat sayatan besar di perut, untuk mengakses rahim dan mengangkat miom.

2. Laparoskopi

Laparoskopi dilakukan dengan menggunakan sayatan kecil di perut, dan memasukkan alat bedah serta kamera, untuk memudahkan pengangkatan miom.

3. Forced Ultrasound Surgery (FUS)

Pada prosedur ini dokter akan memvisualisasikan bagian dalam rahim ketika Anda berbaring, dalam mesin MRI khusus. Gelombang suara berenergi, dan berfrekuensi tinggi akan diarahkan untuk menghancurkan miom.

4. Miolisis

Miolisis menyusutkan miom dengan menggunakan arus listrik atau laser.

5. Cryo Miolisis

Cryo miolisis menghilangkan miom dengan membekukannya.

6. Ablasi Endometrium

Ablasi endometrium dilakukan dengan memasukkan alat khusus ke dalam rahim Anda, untuk menghancurkan lapisan rahim menggunakan panas.

7. Embolisasi Arteri Uterina

Embolisasi arteri uterina dilakukan dengan menyuntikkan partikel-partikel kecil ke dalam rahim, untuk memotong pasokan darah miom.

8. Histerektomi

Histerektomi yaitu pengangkatan rahim. Anda tidak dapat menjalani kehamilan, bila melakukan prosedur ini. Histerektomi dilakukan jika kondisi Anda semakin buruk, atau apabila tidak ada perawatan yang berhasil.

Belum ada jaminan bahwa Anda tidak akan memiliki miom lagi. Sebab, miom dapat kembali tumbuh setelah pembedahan. Namun secara umum, miom cenderung menyusut saat menopause.

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/uterine_fibroids/article.htm#what_is_the_treatment_for_uterine_fibroids
Diakses pada 20 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/uterine-fibroids#outlook
Diakses pada 20 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed