Mengenal Dampak Kekurangan Vitamin K bagi Kesehatan


Kekurangan vitamin K tidak hanya dapat dialami oleh bayi saja, melainkan juga orang dewasa. Menurut ahli, kekurangan vitamin K dapat menyebabkan darah sulit membeku.

(0)
29 Nov 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kekurangan vitamin K dapat menyembabkan gumpalan darahTerdapat gumpalan darah di bawah kuku menjadi salah satu gejala tubuh kekurangan vitamin K
Seperti vitamin A, vitamin B, atau C, vitamin K pun berperan penting untuk tubuh, seperti menjaga kesehatan tulang. Namun, fungsi utama Vitamin K terletak pada proses koagulasi atau penggumpalan darah. Dengan adanya manfaat vitamin K tersebut, koagulasi dapat mencegah terjadinya perdarahan yang berlebihan, baik di dalam maupun di bagian luar tubuh.Menurut ahli, kekurangan vitamin K dapat menyebabkan darah sulit membeku karena tubuh tidak dapat memproduksi protein yang diperlukan dalam proses pembekuan darahVitamin K sebenarnya ada yang sudah dihasilkan tubuh. Jenis vitamin K disebut dengan vitamin K2 (menaquinone) dan diproduksi secara alami di saluran pencernaan. Sedangkan vitamin K1 (phylloquinone) didapatkan dari luar tubuh, terutama makanan yang berasal dari tumbuhan

Siapa saja yang berisiko mengalami kekurangan vitamin K?

Semua orang berisiko untuk mengalami kekurangan vitamin K, termasuk bayi dan orang dewasa.

1. Anak-anak dan dewasa

Orang dewasa sebenarnya tergolong jarang yang mengalami defisiensi vitamin K. Walau begitu, beberapa kelompok akan rentan menderita kondisi ini. Kelompok tersebut, yaitu:
  • Mengonsumsi antikoagulan kumarin, seperti warfarin, yang dapat mengencerkan darah
  • Mengonsumsi antibiotik. Sebagian antibiotik dapat membuat vitamin K menjadi sedikit kurang efektif.
  • Menjalani diet yang menyebabkan kekurangan asupan vitamin K
  • Menderita kondisi yang membuat tubuh sulit menyerap lemak, seperti penyakit Celiac dan fibrosis kistik

2. Bayi yang baru lahir

Bayi baru lahir dapat berisiko mengalami kekurangan vitamin K, karena beberapa faktor berikut ini:
  • Kandungan asi yang rendah vitamin K
  • Vitamin K tidak berpindah dengan baik dari plasenta sang ibu
  • Organ hati sang bayi tidak dapat menggunakan vitamin ini sebagaimana mestinya
  • Tubuh bayi tidak menghasilkan vitamin K2 pada beberapa hari pertama kehidupannya

Apa penyebab kekurangan vitamin K?

Kekurangan vitamin K sangat jarang terjadi pada orang dewasa. Kondisi ini lebih umum dialami oleh bayi baru lahir. Bayi umumnya terlahir dengan kadar vitamin K yang rendah, sedangkan vitamin K dibutuhkan untuk pembekuan darah.Pada orang dewasa, kekurangan vitamin K dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut:
  • Pola makan yang buruk dan jarang mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin K.
  • Mengonsumsi obat pengencer darah, seperti coumarin. Obat pengencer darah bisa mengganggu produksi protein.yang ikut berperan saat proses pembekuan darah.
  • Melakukan pengobatan dengan antibiotik dapat menurunkan produksi dan efektivitas vitamin K di dalam tubuh.
  • Menderita gangguan penyerapan nutrisi atau malabsorb.
Sedangkan pada bayi, kekurangan vitamin K dapat terjadi karena:
  • Bayi tidak mendapat cukup asupan vitamin K saat masih di dalam kandungan.
  • Adanya kelainan pada plasenta atau ibu kekurangan vitamin K saat hamil.
  • Kandungan vitamin K dalam air susu ibu (ASI) tidak mencukupi kebutuhan bayi.
  • Usus bayi mengalami masalah, sehingga tidak memproduksi vitamin K.

Apa gejala kekurangan vitamin K?

Gejala utama saat tubuh mengalami defisiensi vitamin K adalah perdarahan yang berlebihan. Perdarahan juga mungkin dapat terjadi di bagian tubuh lain, selain pada area luka. Perdarahan tersebut juga akan terlihat apabila ada tanda-tanda berikut ini:
  • Bagian tubuh mudah memar
  • Terdapat gumpalan darah kecil di bagian bawah kuku
  • Mengalami perdarahan di membran mukosa yang melapisi berbagai bagian tubuh
  • Mengeluarkan feses yang berwarna hitam gelap dan mengandung sedikit darah
Kekurangan vitamin K juga dapat dialami oleh bayi. Dokter akan mengamati bayi kekurangan vitamin K apabila terdapat tanda-tanda di bawah ini:
  • Perdarahan saat bagian tali pusar lepas
  • Perdarahan di kulit, hidung, saluran pencernaan, atau bagian tubuh lain
  • Tiba-tiba adanya perdarahan di otak, menjadi kondisi yang berbahaya dan mengancam jiwa

Penanganan jika kekurangan vitamin K

Untuk mendiagnosis dan membantu orang yang kekurangan vitamin K, dokter dapat melakukan tes pembekuan darah yang disebut dengan prothrombin time test. Darah pasien akan diambil dan dicampurkan zat tertentu, dan dokter akan mengamati waktu yang dibutuhkan darah tersebut untuk membeku.Apabila darah pasien membutuhkan waktu lebih dari 13,5 detik untuk membeku, dokter dapat meyakini hal tersebut sebagai kondisi kekurangan vitamin K.Dokter akan memberikan suplemen vitamin K yang disebut phytonadione. Suplemen ini dapat dikonsumsi secara oral, walau jalur injeksi juga dapat diberikan jika pasien sulit mengonsumsi obat melalui mulut.Dosis yang diberikan dokter akan bergantung pada usia dan kondisi kesehatan pasien. Pada sebagian besar kasus, kondisi kekurangan vitamin K dapat diatasi.

Pencegahan kondisi kekurangan vitamin K

Agar terhindar dari kondisi kekurangan vitamin K, Anda harus mencukupkan kebutuhan vitamin ini dari makanan sehat. Beberapa makanan yang kaya dengan vitamin K yaitu sayuran hijau (kale, bayam, brokoli), hati sapi, daging ayam, daging babi, buah kiwi, dan alpukat.Untuk bayi yang baru lahir, dokter akan akan menginjeksikan vitamin K1 untuk mencegah kondisi kekurangan vitamin K.

Vitamin K tak hanya untuk tulang

Seperti vitamin lain, vitamin K pun berperan penting untuk tubuh. Pembekuan darah merupakan peran utama vitamin ini. Walau begitu, vitamin ini juga dipercaya berkaitan dengan kesehatan jantung dan tulang. Dengan demikian, selain pembekuan darah, memenuhi kebutuhan vitamin K juga berpotensi menurunkan risiko penyakit dan masalah jantung, serta menghindari tulang yang lemah. 

Makanan yang mengandung vitamin K

Untuk mengatasi berbagai gejala kekurangan vitamin K di atas, ada baiknya Anda lebih sering lagi mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K di bawah ini:
  • Kale
  • Bayam
  • Hati sapi
  • Daging ayam
  • Buah kiwi
  • Alpukat
  • Keju lembut
  • Peterseli
  • Brokoli
  • Kubis
Dengan mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung vitamin K di atas, diharapkan gejala kekurangan vitamin K dapat diatasi. Berkonsultasilah pada dokter untuk mendapatkan saran terbaik dalam mengatasi kondisi kekurangan vitamin K.
vitaminvitamin kmalnutrisi
Healthline. https://www.healthline.com/health/vitamin-k-deficiency
Diakses pada 28 November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-vitamin-k
Diakses pada 28 November 2019
Medical New Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320394.php
Diakses pada 28 November 2019
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P02372Diakses pada 21 Agustus 2020Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-vitamin-k#section3
Diakses pada 3 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait