Tubuh Juga Bisa Kekurangan Vitamin K, Apakah Anda Berisiko?

Gejala utama dari kekurangan vitamin K adalah perdarahan yang sulit membeku
Terdapat gumpalan darah di bawah kuku menjadi salah satu gejala tubuh kekurangan vitamin K

Seperti vitamin lainnya, vitamin K pun berperan penting untuk tubuh. Vitamin K memiliki fungsi dalam proses koagulasi atau penggumpalan darah. Dengan adanya manfaat vitamin K tersebut, koagulasi dapat mencegah terjadinya perdarahan yang berlebihan, baik di dalam maupun di bagian luar tubuh.

Vitamin K menjalankan fungsinya tersebut dengan membantu tubuh memproduksi protein yang diperlukan dalam proses pembekuan darah. Apabila tubuh kekurangan vitamin K, proses pembekuan darah pun akan terganggu.

Vitamin K sebenarnya ada yang sudah dihasilkan tubuh. Jenis vitamin K disebut dengan vitamin K2 (menaquinone) dan diproduksi secara alami di saluran pencernaan. Sedangkan vitamin K1 (phylloquinone) didapatkan dari luar tubuh, terutama makanan yang berasal dari tumbuhan

Siapa saja yang berisiko mengalami kekurangan vitamin K?

Semua orang berisiko untuk mengalami kekurangan vitamin K, termasuk bayi dan orang dewasa.

1. Anak-anak dan dewasa

Orang dewasa sebenarnya tergolong jarang yang mengalami defisiensi vitamin K. Walau begitu, beberapa kelompok akan rentan menderita kondisi ini. Kelompok tersebut, yaitu:

  • Mengonsumsi antikoagulan kumarin, seperti warfarin, yang dapat mengencerkan darah
  • Mengonsumsi antibiotik. Sebagian antibiotik dapat membuat vitamin K menjadi sedikit kurang efektif.
  • Menjalani diet yang menyebabkan kekurangan asupan vitamin K
  • Menderita kondisi yang membuat tubuh sulit menyerap lemak, seperti penyakit Celiac dan fibrosis kistik

2. Bayi yang baru lahir

Bayi baru lahir dapat berisiko mengalami kekurangan vitamin K, karena beberapa faktor berikut ini:

  • Kandungan asi yang rendah vitamin K
  • Vitamin K tidak berpindah dengan baik dari plasenta sang ibu
  • Organ hati sang bayi tidak dapat menggunakan vitamin ini sebagaimana mestinya
  • Tubuh bayi tidak menghasilkan vitamin K2 pada beberapa hari pertama kehidupannya

Apa gejala kekurangan vitamin K?

Gejala utama saat tubuh mengalami defisiensi vitamin K adalah perdarahan yang berlebihan. Perdarahan juga mungkin dapat terjadi di bagian tubuh lain, selain pada area luka. Perdarahan tersebut juga akan terlihat apabila ada tanda-tanda berikut ini:

  • Bagian tubuh mudah memar
  • Terdapat gumpalan darah kecil di bagian bawah kuku
  • Mengalami perdarahan di membran mukosa yang melapisi berbagai bagian tubuh
  • Mengeluarkan feses yang berwarna hitam gelap dan mengandung sedikit darah

Kekurangan vitamin K juga dapat dialami oleh bayi. Dokter akan mengamati bayi kekurangan vitamin K apabila terdapat tanda-tanda di bawah ini:

  • Perdarahan saat bagian tali pusar lepas
  • Perdarahan di kulit, hidung, saluran pencernaan, atau bagian tubuh lain
  • Tiba-tiba adanya perdarahan di otak, menjadi kondisi yang berbahaya dan mengancam jiwa

Penanganan jika kekurangan vitamin K

Untuk mendiagnosis dan menangani kekurangan vitamin K, dokter dapat melakukan tes pembekuan darah yang disebut dengan prothrombin time test. Darah pasien akan diambil dan dicampurkan zat tertentu, dan dokter akan mengamati waktu yang dibutuhkan darah tersebut untuk membeku.

Apabila darah pasien membutuhkan waktu lebih dari 13,5 detik untuk membeku, dokter dapat meyakini hal tersebut sebagai kondisi kekurangan vitamin K.

Dokter akan memberikan suplemen vitamin K yang disebut phytonadione. Suplemen ini dapat dikonsumsi secara oral, walau jalur injeksi juga dapat diberikan jika pasien sulit mengonsumsi obat melalui mulut.

Dosis yang diberikan dokter akan bergantung pada usia dan kondisi kesehatan pasien. Pada sebagian besar kasus, kondisi kekurangan vitamin K dapat diatasi.

Pencegahan kondisi kekurangan vitamin K

Agar terhindar dari kondisi kekurangan vitamin K, Anda harus mencukupkan kebutuhan vitamin ini dari makanan sehat. Beberapa makanan yang kaya dengan vitamin K yaitu sayuran hijau (kale, bayam, brokoli), hati sapi, daging ayam, daging babi, buah kiwi, dan alpukat.

Untuk bayi yang baru lahir, dokter akan akan menginjeksikan vitamin K1 untuk mencegah kondisi kekurangan vitamin K.

Healthline. https://www.healthline.com/health/vitamin-k-deficiency
Diakses pada 28 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-vitamin-k
Diakses pada 28 November 2019

Medical New Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320394.php
Diakses pada 28 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed