Meski tidak selalu, benjolan pada payudara pria bisa jadi pertanda kanker. Apalagi bila diikuti gejala lain, seperti perubahan kulit payudara. Cari tahu ciri-ciri lainnya serta cara mengatasinya.
23 Mar 2023
Ditinjau oleh dr. Reni Utari
Selain benjolan di dada, cari tahu ciri-ciri kanker payudara pada pria
Table of Content
Walaupun jarang, kanker payudara juga bisa terjadi pada pria. Salah satu ciri yang paling umum adalah munculnya benjolan atau pembengkakan di payudara. Ketahui gejala lainnya serta penjelasan lengkap bagaimana cara mengatasi kanker payudara pada pria, dalam artikel ini.
Advertisement
Kanker payudara adalah jenis kanker yang tumbuh di jaringan payudara wanita ataupun pria.
Mengutip Cleveland Clinic, walaupun pria tidak bisa menghasilkan air susu, tetap ada jaringan lemak, saluran, dan sel payudara yang berpotensi tumbuh secara abnormal dan menyebabkan kanker.
Berikut adalah beberapa kemungkinan ciri serta gejala kanker payudara pada pria:
Gejala umum kanker payudara adalah munculnya benjolan atau pembengkakan di payudara pria. Ini membuat area payudara menjadi menebal serta tumbuh massa.
Selain itu, benjolan atau massa juga bisa terasa di belakang puting atau ketiak.
Benjolan payudara adalah pertumbuhan jaringan yang berkembang di dalam payudara. Pada kanker payudara biasanya benjolan tidak terasa nyeri, keras, dan bentuknya tidak beraturan.
American Cancer Society menjelaskan, kanker payudara mungkin saja menyebar ke kelenjar getah bening di bawah lengan atau tulang selangka, sehingga menyebabkan benjolan di area tersebut.
Tak hanya bengkak, ciri kanker payudara pada pria selanjutnya adalah berubahnya bentuk payudara.
Ini meliputi jaringan payudara terlihat lebih besar, berkerut, atau cekung. Mungkin kamu juga bisa melihat seperti ada lesung pipit, lekukan, atau lubang kecil layaknya kulit jeruk.
Baca Juga
Nyeri atau sakit di area payudara juga bisa menjadi gejala kanker payudara pria.
Rasa sakit yang muncul biasanya berada di area payudara, bukan pada benjolan. Area payudara jadi lebih lunak, sensitif, serta nyeri di jaringan atau area ketiak.
Mengutip National Breast Cancer Foundation, nyeri payudara adalah gejala yang jarang terjadi.
Coba lihat area puting apakah mengalami perubahan bentuk atau tidak. Puting yang masuk ke dalam juga bisa menjadi ciri-ciri kanker payudara pada pria.
Ini dibarengi dengan keluarnya cairan bening atau cairan disertai darah dari puting.
Selain perubahan bentuk, kanker payudara pada pria juga bisa menyebabkan tampilan kulit mengalami perubahan.
Kulit payudara mungkin akan terlihat kemerahan, mengelupas, dan kemerahan. Ini terjadi pada area payudara dan juga puting. Kamu juga bisa melihat adanya luka terbuka seperti bisul.
Luka atau ruam di sekitar puting yang tidak kunjung sembuh juga menjadi gejala kanker payudara.
Ciri-ciri di atas juga bisa menjadi ciri kondisi kesehatan lainnya yang bukan kanker payudara. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Baca Juga
Sebelumnya, dokter akan memeriksa gejala dan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan bahwa yang kamu alami benar kanker payudara.
Pemeriksaan bisa berupa tes darah, mammogram, USG, CT scan, ataupun pet scan, hingga biopsi.
Jika benar, dokter baru akan menentukan pengobatan yang tepat sesuai dengan hasil pemeriksaan.
Pengobatan kanker payudara pada pria tergantung dari jenis dan stadium kanker, yang meliputi:
Tujuan pembedahan adalah mengangkat tumor dan jaringan payudara di sekitarnya, seperti:
Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi, seperti sinar X dan proton untuk membunuh sel kanker pada payudara pria. Ini akan dilakukan setelah operasi untuk menghilangkan sel kanker yang masih tersisa di payudara, otot dada, atau ketiak setelah pembedahan dilakukan.
Sebagian besar pria yang mengalami kanker payudara memiliki sel kanker yang peka terhadap hormon. Jika kanker peka terhadap hormon, dokter mungkin merekomendasikan terapi hormon.
Dokter akan memberikan resep obat pada terapi hormon atau terapi endokrin ini. Contohnya, seperti tamoxifen yang dapat menurunkan kadar estrogen atau menghambat efek estrogen pada jaringan payudara.
Kemoterapi juga menjadi bagian dari pengobatan kanker payudara pada pria. Kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat untuk membunuh sel kanker dan menghentikannya agar tidak berkembang biak.
Obat akan diberikan melalui pembuluh darah di lengan (infus), dalam bentuk pil, atau kedua metode.
Pasien akan mendapatkan perawatan kemoterapi selama beberapa minggu atau bulan. Kemoterapi bisa dikombinasikan dengan radioterapi jika diperlukan.
Kemoterapi bisa dilakukan setelah pengangkatan sel kanker untuk mematikan sisa-sisa sel kanker atau sebelum operasi untuk memperkecil ukuran sel kanker.
Baca Juga
Kanker payudara pada pria mungkin tidak selalu bisa dicegah. Namun, kamu bisa menurunkan risikonya dengan mengubah pola hidup, berolahraga rutin, dan menghindari asupan alkohol berlebih.
Segera konsultasikan dengan dokter jika melihat gejala kanker payudara untuk mendapatkan penanganan lebih cepat.
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab serta ciri kanker payudara pada pria? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.
Download sekarang di App store dan Google Play.
Advertisement
Referensi
Artikel Terkait
Selain cara alami, ada beberapa obat ejakulasi dini yang mungkin diresepkan dokter. Golongan obat antidepresan salah satunya.
Gejala kanker tenggorokan mungkin sulit untuk dibedakan dengan penyakit lainnya, seperti radang tenggorokan biasa. Mendeteksi gejala awal penyakit ini akan membantu proses pengobatan lebih efektif.
Toxic masculinity adalah anggapan sempit tentang sifat maskulinitas pada laki-laki. Toxic masculinity dapat berbahaya bagi laki-laki, wanita, dan masyarakat.
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. R. H. Rafsanjani
Dijawab oleh dr. Dwiana Ardianti
Dijawab oleh dr. Dwiana Ardianti
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved