Gejala umum pada kanker ovarium adalah perut kembung.
Nyeri perut, mual, serta muntah, bisa menandakan gejala kanker ovarium.

Kanker ovarium menjadi salah satu penyakit silent killer yang mengintai para wanita. Gejala dari kanker ovarium seringkali tak disadari.

Lalu, apa saja gejalanya? Sebelum menyimak tentang gejala kanker ovarium, sebaiknya Anda mengenal penyakit ini terlebih dahulu?

Kanker ovarium bermula di indung telur

Kanker ovarium merupakan kanker yang dimulai dari ovarium atau indung telur. Tingkat harapan hidup dalam lima tahun untuk penderita kanker ovarium yaitu sebesar 45%.

Akan tetapi, jika kanker ovarium belum menyebar keluar, dan masih berada di stadium 1A atau 1B, maka kelangsungan hidup mencapai angka 92%. Sekitar 84% kanker ovarium terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun.

Perlu diingat, kanker ovarium dapat terjadi pada segala umur, meskipun jarang dialami perempuan berusia muda. Gejala kanker ovarium sulit dikenali, sehingga 70% penyakit kanker ovarium baru diketahui pada stadium III atau IV, saat harapan hidup semakin rendah.

Sebagian besar wanita penderita kanker ovarium mengalami gejala dalam beberapa bulan atau minggu, menjelang diagnosis. Banyaknya gejala yang tidak jelas, membuat kanker ovarium terlambat untuk disadari.

10 Gejala kanker ovarium

Masih sangat rendahnya kesadaran akan gejala kanker ovarium, tentu sangat membuat kondisi ini semakin gawat. Oleh sebab itu, berikut 10 gejala kanker ovarium yang wajib Anda waspadai.

1. Perut kembung

Perut kembung merupakan gejala umum dari kanker ovarium. Kanker ovarium dapat menyebabkan pertumbuhan cairan di sekitar kanker, hingga mengakibatkan perut kembung.

Kembung dapat disertai pula dengan rasa sakit dan terasa seperti bergas. Jika perut semakin besar tapi tubuh tidak ikut membesar, maka Anda perlu waspada.

2. Nyeri perut

Nyeri perut merupakan gejala yang sering terjadi pula pada penderita kanker ovarium. Nyeri dapat terjadi di sekitar perut dan daerah panggul. Nyerinya akan terasa konstan, tanpa kejelasan.

3. Perubahan kebiasaan buang air besar

Penderita kanker ovarium secara tiba-tiba dapat mengalami sembelit atau diare yang parah. Oleh sebab itu, Anda dapat lebih jarang atau lebih sering ke toilet. Perubahan tersebut terjadi tanpa adanya pergantian pola makan, maupun penggunaan obat tertentu.

4. Mual dan muntah

Mual dan muntah merupakan gejala umum yang terjadi pada berbagai macam penyakit. Akan tetapi, mual dan muntah juga bisa menandakan penyakit kanker ovarium, yang merupakan hasil dari kombinasi gejala lain.

5. Nafsu makan hilang

Penderita kanker ovarium seringkali merasa cepat kenyang, dan makan tidak sebanyak biasanya. Kehilangan nafsu makan tentu akan membuat Anda hanya makan sedikit. Bila ini terjadi pada Anda, waspadalah!

6. Menstruasi abnormal

Menstruasi yang abnormal dapat terjadi karena berbagai penyebab. Akan tetapi, siklus menstruasi yang mengalami perubahan mendadak, disertai perdarahan di antara periode menstruasi perlulah diwaspadai, karena dapat menjadi gejala kanker ovarium.

7. Sering buang air kecil

Intensitas buang air kecil yang meningkat, terutama di malam hari dan tanpa meminum banyak cairan, tentu wajib diwaspadai. Hal tersebut dapat menunjukkan tanda yang buruk, termasuk kanker ovarium, apalagi bila disertai dengan gejala lain.

Namun gejala ini dapat salah didiagnosis sebagai infeksi saluran kemih.

8. Kelelahan dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas

Penderita kanker ovarium dapat merasakan kelelahan yang ekstrem, padahal tidak ada perubahan dalam gaya hidup ataupun pola tidurnya. Selain itu, penurunan berat badan secara tidak jelas dalam waktu singkat, bisa menjadi tanda kanker ovarium.

9. Sakit punggung

Nyeri punggung bagian bawah dapat menjadi gejala kanker ovarium, meski seringkali disalah artikan sebagai otot yang tegang. Nyeri punggung tersebut terjadi tanpa alasan yang jelas.

10. Nyeri saat berhubungan seksual

Jika Anda merasa sakit saat melakukan hubungan seksual, dan berlanjut selama lebih dari dua minggu. Sebaiknya, Anda berhati-hati mungkin hal tersebut merupakan gejala kanker ovarium.

Gejala kanker ovarium memang mirip infeksi atau iritasi pencernaan, sehingga membuat wanita kurang sadar akan bahaya gejala tersebut. Jika Anda merasakan gejala kanker ovarium selama seminggu atau lebih, maka segera periksakan diri Anda ke dokter.

Diskusikan mengenai kemungkinan pemeriksaan panggul, tes darah CA 125, atau sonogram transvaginal, untuk mendeteksi adanya kanker ovarium.

Weill Cornell Medicine. https://meyercancer.weill.cornell.edu/news/2016-04-27/7-signs-ovarian-cancer-you-might-be-ignoring
Diakses pada 26 April 2019

XPOSE.ie. https://www.virginmediatelevision.ie/xpose/AMP/article/lifestyle/262875/Would-you-ignore-these-7-common-symptoms-of-ovarian-cancer
Diakses pada 26 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed