Gejala Kanker Lidah Mirip Sariawan, Apa yang Membedakan?

Jangan sampai salah membedakan antara sariawan dengan gejala awal kanker lidah
Pada awal kemunculannya, gejala kanker lidah yang muncul mirip dengan sariawan

Sariawan memang tidak berbahaya. Sehingga, tidak heran jika perawatannya kerap dianggap sebelah mata. Sayangnya, tidak banyak orang tahu jika kondisi di rongga mulut yang bentuknya mirip sariawan ini, bisa saja menandakan penyakit berbahaya, seperti kanker lidah.

Jika memang kondisi luka di lidah yang mirip sariawan ini adalah gejala kanker lidah, maka perawatan harus dilakukan sesegera mungkin sebelum bertambah parah. Agar tidak salah langkah, kenali perbedaan keduanya berikut ini.

Apa bedanya sariawan biasa dengan gejala kanker lidah?

Pertama, perlu diketahui bahwa tidak semua kanker lidah akan menunjukkan gejala seperti sariawan. Sebab, sariawan dan kanker lidah adalah dua penyakit yang berbeda. Gejala yang muncul di awal terbentuknya kanker ini, hanya berbentuk seperti sariawan.

Agar lebih jelas, kenali perbedaan keduanya berikut ini.

1. Rasa sakit

Saat mengalami sariawan, Anda pasti merasakan sakit di lidah yang cukup menyengat, bahkan sebelum luka tersebut muncul. Sementara itu pada stadium awal, luka keputihan di lidah akibat kanker, jarang menimbulkan rasa sakit.

2. Perbedaan bentuk

Bercak atau luka putih akibat kanker, terlihat datar. Sementara itu pada sariawan, terlihat ada cekungan di tengahnya. Sariawan dapat terlihat berwarna putih, keabuan, atau bahkan kuning, dan tepinya kemerahan.

3. Masa penyembuhan

Sariawan bukanlah penyakit berbahaya dan umumnya akan sembuh sendiri dalam waktu sekitar dua minggu. Kanker lidah, tidak akan sembuh dalam waktu yang lama dan juga tidak akan membaik, kecuali dilakukan prosedur perawatan.

Sehingga, apabila Anda melihat ada sariawan di lidah yang tidak kunjung sembuh meski sudah lebih dari dua minggu, tidak ada salahnya untuk memeriksakannya ke dokter gigi, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Gejala kanker lidah lain yang perlu diwaspadai

Selain bercak keputihan di mulut, ada beberapa gejala kanker lidah lainnya yang juga perlu Anda waspadai, seperti:

  • Nyeri di tenggorokan dan rahang
  • Sakit saat menelan
  • Merasa ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan
  • Lidah dan rahang terasa kaku
  • Kesulitan mengunyah makanan
  • Mulut terasa kebas
  • Lidah berdarah tanpa penyebab yang jelas
  • Muncul benjolan di lidah yang tidak kunjung sembuh

Gejala kanker lidah memang mirip dengan gejala kanker mulut lainnya. Selain itu, gejala-gejala di atas juga belum tentu menandakan adanya kanker mulut. Anda bisa saja merasakan gejala-gejala di atas, meski tidak mengalami kanker lidah.

Karena itu, pemeriksaan ke dokter perlu dilakukan untuk memastikan diagnosis dari gejala yang Anda alami.

Apa sebenarnya penyebab kanker lidah?

Penyebab pasti dari kanker lidah hingga saat ini belum diketahui. Namun, beberapa kebiasaan buruk dan kondisi, dinilai bisa meningkatkan risiko terjadinya peyakit ini, seperti:

  • Memiliki kebiasaan merokok atau mengunyah tembakau
  • Sering minum alkohol secara berlebihan
  • Terinfeksi virus HPV atau penyakit menular seksual
  • Mempunyai kebiasaan mengunyah pinang
  • Memiliki keluarga dengan riwayat mengalami kanker lidah atau kanker di area mulut yang lainnya
  • Pernah didiagnosis mengalami kanker jenis tertentu, seperti karsinoma sel skuamosa
  • Menjalani pola makan tidak sehat, kurang makan buah dan sayur
  • Kebersihan mulutnya yang tidak dijaga
  • Lidah sering terluka karena posisi gigi yang berantakan atau akibat gigi palsu tidak pas

Kanker lidah juga lebih sering terjadi pada pria lanjut usia dibandingkan perempuan atau orang usia muda. Kanker di area mulut, paling sering terjadi pada orang berusia 55 tahun ke atas.

Cegah kanker lidah dengan langkah ini

Karena kanker lidah juga dapat disebabkan oleh virus HPV, maka untuk mencegahnya, Anda disarankan untuk melakukan langkah-langkah di bawah ini.

  • Apabila Anda tidak aktif secara seksual, lakukan vaksin untuk HPV.
  • Jika aktif secara seksual, gunakan kondom yang terbuat dari bahan lateks saat berhubungan intim untuk mencegah penularan.
  • Jangan merokok atau menggunakan tembakau dalam bentuk lain.
  • Batasi konsumsi alkohol.
  • Jaga kesehatan gigi dan gusi.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi, seperti sayur dan buah.
  • Periksakan kondisi gigi dan mulut Anda ke dokter gigi, setidaknya setiap enam bulan sekali.

Mengenali gejala kanker lidah dapat meningkatkan kewaspadaan Anda terhadap penyakit ini. Meski begitu, jangan langsung menyimpulkan sendiri gejala yang Anda alami. Apabila khawatir dengan sariawan yang Anda alami, periksakanlah ke dokter gigi terdekat.

WebMD. https://www.webmd.com/cancer/tongue-cancer-facts#1
Diakses pada 1 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/oral-cancer/tongue-cancer
Diakses pada 1 November 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322519.php
Diakses pada 1 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/what-does-mouth-cancer-look
Diakses pada 1 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed