logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Glaukoma Akut: Faktor Risiko, Gejala, dan Metode Pengobatannya

open-summary

Glaukoma akut adalah glaukoma yang terjadi akibat peningkatan tekanan tntraokular (dalam bola mata) yang mendadak. Glaukoma akut rentan terjadi pada orang asia, lansia dan penderita rabun jauh.


close-summary

15 Mei 2019

| dr. Joni Indah Sari

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Glaukoma akut penyebab kebutaan

Saat seseorang berusia di atas 40 tahun, ia berisiko mengalami glaukoma akut.

Table of Content

  • Fakta mengenai glaukoma
  • Faktor risiko glaukoma akut
  • Gejala glaukoma akut
  • Pengobatan glaukoma

Glaukoma adalah gangguan penglihatan yang dapat menyebabkan kerusakan saraf mata. Kondisi ini terjadi akibat cairan menumpuk di bagian depan mata sehingga menyebabkan peningkatan tekanan dalam bola mata yang merusak saraf mata.

Advertisement

Kerusakan saraf mata yang terus terjadi dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang permanen. Tanpa penanganan yang tepat, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan total dalam beberapa tahun.

Baca Juga

  • Kenali Gejala Dini dari Penyakit Mata Macular Degeneration
  • Seputar Tes Mata Silinder: Jenis dan Waktu Tepat Melakukannya
  • Kedutan Mata Kiri Atas Mengganggu, Ini Artinya Menurut Medis

Fakta mengenai glaukoma

  • Glaukoma adalah penyebab kedua kebutaan tersering di seluruh dunia.
  • Semua orang berisiko mengalami glaukoma dari bayi sampai usia tua.
  • Ada dua jenis glaukoma yaitu, glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dibandingkan glaukoma sudut tertutup.
  • Glaukoma sudut terbuka tidak menyebabkan gejala apapun sampai terjadi kehilangan penglihatan yang berat. Inilah mengapa glaukoma sudut terbuka disebut sebagai pencuri penglihatan.
  • Glaukoma tidak disebabkan oleh infeksi sehinggaa tidak bisa ditularkan. Namun, penting diketahui bahwa glaukoma dapat diturunkan secara genetik ke generasi berikutnya dalam keluarga. 

Faktor risiko glaukoma akut

Semua orang dapat berisiko mengalami glaukoma, namun ada kelompok orang tertentu yang lebih berisiko mengalami glaukoma dibanding yang lain. Faktor risiko tersebut, antara lain:

  • Orang berusia di atas 40 tahun
  • Faktor keturunan (memiliki keluarga yang juga mengalami glaukoma)
  • Ras tertentu seperti orang Afrika, Hispanik, atau Asia
  • Mengalami rabun jauh atau rabun dekat
  • Menggunakan obat-obatan steroid jangka panjang
  • Menderita diabetes, migrain, dan tekanan darah tinggi

Gejala glaukoma akut

Glaukoma sudut tertutup disebut juga sebagai glaukoma akut. Glaukoma akut sering terjadi pada orang Asia. Glaukoma akut juga lebih rentan terjadi pada usia tua, terutama mereka yang mengalami rabun jauh.

Glaukoma akut juga lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria dan pada orang yang memiliki riwayat keturunan glaukoma.

Tidak seperti glaukoma sudut terbuka yang tekanan dalam bola matanya meningkat perlahan, pada glaukoma akut terjadi peningkatan tekanan dalam bola mata secara mendadak.

Berikut adalah gejala awal glaukoma akut:

  • penglihatan tiba-tiba buram
  • sensasi melihat pelangi ketika melihat lampu atau cahaya terang
  • sakit kepala
  • nyeri pada mata

Ketika kondisi glaukoma akut semakin parah, gejalanya adalah:

  • nyeri parah pada mata dan sekitar dahi
  • mata merah
  • penurunan penglihatan mendadak
  • sakit kepala berat
  • mual dan muntah

Lebih dari 90% kasus glaukoma akut terjadi pada satu mata. Gejala glaukoma akut dipicu dan diperburuk oleh kondisi yang menyebabkan pembesaran pupil mata.

Hal yang dapat memicu dan memperburuk gejala glaukoma akut adalah berada di ruang gelap, stres emosional atau senang berlebihan, dan menggunakan obat yang memperbesar pupil.

Glaukoma akut merupakan sebuah kondisi darurat yang harus mendapat penanganan. Jika terlambat mendapat penanganan yang tepat, glaukoma akut dapat menyebabkan kebutaan permanen. Apabila mengalami gejala glaukoma akut, segeralah mencari pertolongan medis.

Berbeda dengan glaukoma sudut terbuka yang tidak menyebabkan gejala namun menimbulkan kebutaan perlahan, glaukoma sudut tertutup atau glaukoma akut menmbulkan gejala yang jelas dan cepat menimbulkan kerusakan serius pada mata.

Pengobatan glaukoma

Glaukoma hanya dapat ditangani oleh dokter mata atau dokter mata ahli glaukoma. Pengobatan glaukoma hanya bisa dilakukan untuk mencegah kebutaan total dan mengurangi gejala yang terjadi.

Pengobatan glaukoma dapat berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi penderitanya. Metode pengobatan glaukoma yang bisa Anda lakukan adalah:

1. Menggunakan obat tetes

Obat tetes mata dapat menurunkan produksi cairan di mata Anda dengan meningkatkan alirannya dan menurunkan tekanan mata.Sayangnya, obat tetes mata bisa memberikan efek samping seperti alergi, kemerahan, perih, penglihatan kabur, dan iritasi mata.

2. Terapi laser

Terapi laser dapat meningkatkan aliran cairan dari mata jika Anda menderita glaukoma sudut terbuka. Tindakan ini dapat menghentikan penyumbatan cairan jika Anda menderita glaukoma sudut tertutup. Prosedurnya meliputi:

  • Trabeculoplasty: membuka area drainase.
  • Iridotomi: membuat lubang kecil di iris mata untuk membiarkan cairan mengalir lebih bebas.
  • Siklofotokoagulasi: merawat area lapisan tengah mata untuk menurunkan produksi cairan.

3. Operasi

Dalam prosedur yang disebut trabekulektomi, dokter Anda membuat saluran baru untuk mengalirkan cairan dan mengurangi tekanan mata. Bentuk operasi ini mungkin perlu dilakukan lebih dari satu kali.

Dokter Anda mungkin menanamkan tabung untuk membantu mengalirkan cairan. Operasi ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan sementara atau permanen, serta pendarahan atau infeksi.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda mengenai gejala glaukoma akut sehingga Anda dapat mengenali gejalanya lebih awal dan mendapat penanganan yang tepat secara cepat.

Advertisement

kesehatan mataglaukomapenyakit matapenglihatan kabur

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved