logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Sulit Menerima Kenyataan Pahit, Bisa Jadi itu Gangguan Penyesuaian

open-summary

Gangguan penyesuaian adalah kondisi psikologis yang membuat seseorang sulit menerima kenyataan pahit. Kenyataan pahit tersebut dapat beragam, mulai dari putus cinta, pemutusan hubungan kerja, hingga keluarga yang meninggal dunia. Gangguan penyesuaian dapat ditangani dengan terapi serta konsumsi obat-obatan.


close-summary

4.27

(11)

15 Jul 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Gangguan penyesuaian adalah gangguan psikologis yang membuat penderitanya sulit menerima kenyataan hidup

Gangguan penyesuaian membuat penderitanya sulit menerima kenyataan hidup

Table of Content

  • Gangguan penyesuaian, saat menerima kenyataan begitu sulit dilakukan
  • Kenyataan pahit yang berisiko picu gangguan penyesuaian
  • Gejala gangguan penyesuaian yang beragam
  • Penanganan gangguan penyesuaian untuk penderitanya
  • Catatan dari SehatQ

Dalam menjalani perjalanan hidup yang berliku, beberapa orang mungkin akan sulit menerima kenyataan pahit di hadapannya. Pada beberapa orang, sulit menerima kenyataan ini dapat menjadi gejala kondisi kejiwaan yang disebut dengan gangguan penyesuaian atau adjustment disorder. Seperti apa gejala dan tanda-tanda gangguan penyesuaian?

Advertisement

Gangguan penyesuaian, saat menerima kenyataan begitu sulit dilakukan

Seperti namanya, gangguan penyesuaian adalah masalah kejiwaan saat seseorang merasakan stres yang tak biasanya dalam menghadapi masalah dan beban hidup. Masalah tersebut dapat beragam, mulai dari orang terdekat yang meninggal dunia, putus cinta, hingga menerima pemutusan hubungan kerja.

Gangguan penyesuaian atau adjustment disorder membuat penderitanya terus-menerus stres, bersedih, dan berduka. Ia mungkin juga akan mengalami penurunan minat dari aktivitas yang ia suka dan menarik diri dari kehidupan sosial.

Ciri-ciri di atas mungkin cenderung mirip dengan gejala depresi, sehingga gangguan penyesuaian kerap disebut juga dengan depresi situasional. Namun, gangguan penyesuaian dapat berbeda dengan depresi mayor karena gejala depresi yang mungkin lebih banyak.

Gangguan penyesuaian juga berbeda dengan gangguan stres pascatrauma atau PTSD. Sebab, PTSD cenderung dipicu oleh kejadian yang mengancam nyawa dan dialami setidaknya 1 bulan setelah kejadian. Gejala PTSD juga dapat lebih lama dibandingkan gangguan penyesuaian.

Kenyataan pahit yang berisiko picu gangguan penyesuaian

Pada dasarnya, masing-masing individu di muka bumi memiliki respons yang berbeda dalam menghadapi permasalahan hidupnya. Oleh sebab itu, kejadian pahit penyebab gangguan penyesuaian pun dapat beragam, misalnya:

  • Masalah perceraian atau perkawinan
  • Hubungan atau masalah pertemanan dan percintaan
  • Perubahan status sosial, seperti pensiun, memiliki anak atau akan menjalani pendidikan bagi anak-anak
  • Situasi yang merugikan, seperti kehilangan pekerjaan atau memiliki masalah keuangan
  • Orang terdekat yang meninggal dunia
  • Masalah di sekolah atau di tempat kerja
  • Kejadian yang mengancam nyawa, seperti serangan fisik, pertempuran atau bencana alam
  • Masalah yang masih berlangsung, seperti memiliki penyakit medis atau tinggal di lingkungan yang tidak aman

Menurut Mayo Clinic, kejadian di masa kecil atau momen pahit lain juga meningkatkan risiko memicu gangguan penyesuaian.

Gejala gangguan penyesuaian yang beragam

Gejala gangguan penyesuaian dapat bervariasi bergantung pada kenyataan yang dihadapi. Berikut ini gejala umum dari gangguan penyesuaian:

  • Merasa sedih, putus asa, atau tidak menikmati hal-hal yang dulu disukai
  • Sering menangis
  • Merasa cemas, gugup, gelisah, khawatir, atau stres
  • Sulit tidur
  • Kurangnya nafsu makan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Mudah merasa kewalahan
  • Sulit menjalani aktivitas sehari-hari
  • Menarik diri dari aktivitas sosial
  • Menghindari urusan penting seperti bekerja
  • Terbesitnya keinginan untuk bunuh diri
Orang menangis
Menderita gangguan penyesuaian membuat penderitanya sering menangis dan merasa putus asa

Gangguan penyesuaian mungkin juga akan memicu munculnya gejala fisik, selain dengan gejala psikologis di atas. Gejala fisik tersebut termasuk:

  • Insomnia
  • Kelelahan
  • Sakit di badan
  • Gangguan pencernaan
  • Otot berkedut

Gejala gangguan penyesuaian biasanya muncul dalam tiga bulan setelah masalah terjadi. Setelahnya, gejala yang dirasakan cenderung tidak lebih dari enam bulan. Namun, jika penyebab stres yang Anda hadapi masih terjadi dan terus berlanjut, gejala yang dialami bisa lebih dari enam bulan.

Penanganan gangguan penyesuaian untuk penderitanya

Apabila Anda atau orang terdekat menunjukkan gejala di atas, terutama setelah ada momentum pahit yang memicu keterpurukan, menemui psikolog akan sangat disarankan. Psikolog dapat memberikan terapi untuk menangani gangguan penyesuaian atau mungkin akan memerlukan intervensi lain dari psikiater.

1. Terapi

Penanganan utama untuk mengatasi gangguan penyesuaian adalah terapi oleh psikolog. Jika pasien membutuhkan obat-obatan, campur tangan psikiater mungkin akan diperlukan. Terapi akan dilakukan secara berkala untuk memberikan dukungan emosional untuk pasien dalam memahami penyebab gangguan penyesuaian yang dialami.

Terdapat beberapa jenis terapi untuk menangani gangguan penyesuaian, misalnya:

  • Psikoterapi, disebut juga dengan terapi konseling atau terapi bicara
  • Intervensi krisis atau perawatan psikologis darurat
  • Terapi keluarga dan kelompok
  • Terapi perilaku kognitif atau CBT. Terapi ini akan berfokus pada pemecahan masalah dengan mengubah pemikiran penderita dan perilakunya yang tidak produktif.
  • Psikoterapi interpersonal atau IPT, yakni psikoterapi jangka pendek

2. Obat-obatan

Beberapa pasien gangguan penyesuaian mungkin juga akan membutuhkan obat-obatan untuk pulih dari adjustment disorder. Obat-obatan tersebut diberikan untuk mengatasi gejala dari gangguan ini, seperti insomnia, depresi, dan rasa cemas. Obat tersebut termasuk:

  • Benzodiazepine, seperti lorazepam dan alprazolam
  • Ansiolitik nonbenzodiazepine, seperti gabapentin
  • obat antidepresan golongan selective serotonine reuptake inhibitor (SSRIs), seperti sertraline

Baca Juga

  • Thalassophobia atau Fobia Laut: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
  • Phobia Ketinggian Muncul Akibat Trauma, Begini Cara Mengatasinya
  • Interpretasi Gambar dalam Kartu, Ini Cara Kerja Thematic Apperception Test (TAT)

Catatan dari SehatQ

Gangguan penyesuaian membuat seseorang mengalami kesulitan berlebihan dalam menerima kenyataan. Apabila Anda melihat orang terdekat yang terus-menerus bersedih setelah adanya kenyataan pahit, bantulah ia untuk menemui ahli kejiwaan. Mendapatkan bantuan profesional dengan segera dapat menghindari kemungkinan buruk dari gangguan ini, termasuk bunuh diri.

Advertisement

gangguan mentalkesehatan mental

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved