logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Flu Singapura pada Orang Dewasa Ternyata Juga Bisa Terjadi

open-summary

Flu singapura pada orang dewasa juga mungkin terjadi. Penyakit ini tak hanya bisa menyerang anak-anak. Gejala flu singapura bisa berupa demam, munculnya sariawan, dll.


close-summary

20 Apr 2020

| Armita Rahardini

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Flu singapura pada orang dewasa juga bisa terjadi

Tidak enak badan bisa menjadi salah satu gejala flu singapura

Table of Content

  • Waspadai gejala flu singapura ini
  • Bedakan gejala flu singapura dan gejala herpangina
  • Kapan harus ke dokter?
  • Penularan flu singapura
  • Apa yang bisa dilakukan untuk mengobati flu singapura?

Flu singapura juga dikenal dengan nama hand foot and mouth disease (HFMD). Gejala flu singapura yang khas adalah munculnya sariawan di mulut dan ruam atau lepuhan di tangan serta kaki. Seperti apakah detailnya?

Advertisement

Waspadai gejala flu singapura ini

Flu singapura adalah penyakit yang umum menyerang anak-anak. Namun orang dewasa juga bisa terkena.

Beberapa gejala flu singapura yang biasa muncul ketika seseorang mengalaminya meliputi:

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Lemas dan tidak enak badan (malaise)
  • Sariawan dan lepuhan yang terasa perih di lidah, gusi serta pipi bagian dalam
  • Ruam yang tidak gatal serta lepuhan pada telapak tangan, telapak kaki, dan terkadang di bokong
  • Tidak nafsu makan
  • Khusus bayi dan anak-anak, mereka menjadi sangat rewel

Sejak terpapar virus coxsackie yang menjadi penyebabnya, waktu yang dibutuhkan hingga timbul gejala flu singapura adalah tiga hingga enam hari. Jeda inilah yang dikenal dengan masa inkubasi.

Gejala yang paling awal muncul biasanya adalah demam. Kemudian diikuti oleh sakit tenggorokan, malaise, dan penurunan nafsu makan.

Pada 1-2 hari setelah timbul demam, akan muncul sariawan yang terasa sakit di bibir, mulut, dan depan tenggorokan. Lalu 1-2 hari pascasariawan, penderita kemungkinan mengalami ruam dan luka melepuh di telapak tangan serta telapak kaki.

Bedakan gejala flu singapura dan gejala herpangina

Jika sariawan muncul hingga ke belakang rongga mulut dan tenggorokan, kemungkinan Anda mengidap herpangina. Gejala herpangina sangat mirip dengan flu singapura, dan sama-sama disebabkan oleh virus.

Selain lepuhan yang muncul hingga ke bagian belakang rongga mulut, gejala lain yang membedakan herpangina dan flu singapura adalah demam tinggi yang mendadak dan bisa mengakibatkan kejang.

Kapan harus ke dokter?

Anda sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter apabila:

  • Gejala penyakit tidak mereda setelah 7-10 hari
  • Demam sangat tinggi sampai penderita menggigil
  • Sedang hamil saat terkena flu singapura
  • Muncul gejala dehidrasi (seperti sangat jarang buang air kecil), terutama pada anak-anak

Penularan flu singapura

Penyebab paling umum dari flu singapura adalah infeksi oleh virus coxsackie A16. Virus coxsackie termasuk dalam kelompok enterovirus nonpolio. Namun jenis enterovirus selain coxsackie juga kadang-kadang bisa menyebabkan penyakit tangan kaki dan mulut ini.

Penularan lewat mulut adalah cara penyebaran infeksi virus coxsackie yang paling sering terjadi. Flu singapura akan menular ketika terjadi kontak fisik antara penderita dengan orang sehat melalui:

  • Lendir dari hidung
  • Dahak
  • Air liur
  • Cairan dari dalam luka lepuhan
  • Feses
  • Percikan air (droplet) yang tersebar ke udara saat penderita batuk maupun bersin

Flu singapura amat mudah menyebar di taman kanak-kanak dan tempat penitipan anak. Pasalnya, bayi dan anak-anak belum bisa menjaga kebersihan diri sendiri dan seringkali memasukkan tangan mereka ke mulut.

Minggu pertama kemunculan gejala flu sngapura merupakan masa paling menular dari penyakit ini. Tetapi virus bisa saja masih bersarang di tubuh penderita hingga beberapa minggu setelah semua gejala menghilang. Karena itu, penularan masih mungkin terjadi.

Orang dewasa dapat terjangkit virus pemicu flu singapura, tetapi tidak mengalami keluhan apapun dan tidak menampakkan gejala. Oleh sebab itu, mereka juga bisa tanpa sadar menularkannya pada orang lain.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengobati flu singapura?

Karena disebabkan oleh virus, flu singapura tidak bisa diobati dengan antibiotik atau obat lainnya. Penyakit ini akan sembuh sendiri dalam waktu 7-10 hari.

Namun untuk membantu dalam meringankan gejala flu singapura yang muncul, Anda bisa melakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Banyak minum untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Tapi sebisa mungkin hindari minuman yang bersifat asam.
  • Mengonsumsi makanan lunak atau cair, seperti sup
  • Menghindari makanan-makanan pedas.
  • Mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam dan mengurangi rasa sakit di mulut serta tenggorokan.

Dengan penanganan yang tepat, gejala flu singapura bisa berkurang dan penderita dapat berangsur-angsur pulih. Setelah sembuh, jangan lupa lakukan langkah-langkah pencegahan kekambuhan maupun penularannya.

Pencegahan flu singapura bisa Anda lakukan dengan senantiasa menjaga kebersihan. Contohnya, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir serta selalu menutup mulut dan hidung ketika batuk maupun bersin.

Advertisement

infeksi virussariawan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved