Gejala Endokarditis dan Pilihan Pengobatan yang Bisa Diambil

(0)
08 Sep 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Endokarditis merupakan infeksi pada lapisan dalam jantungEndokarditis dapat menyebabkan bising jantung
Endokarditis adalah infeksi pada lapisan dalam jantung (endokardium). Kondisi ini umumnya terjadi ketika bakteri, jamur, atau kuman dari bagian tubuh lain, misalnya mulut, menyebar melalui aliran darah dan menempel pada katup jantung yang abnormal atau jaringan jantung yang rusak. Endokarditis bisa berkembang secara bertahap atau tiba-tiba.  Gejalanya yang mirip dengan flu membuat kondisi ini sering kali diabaikan dan tidak diketahui. Padahal jika tidak segera mendapat penanganan, endokarditis dapat merusak atau menghancurkan katup jantung hingga menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. 

Gejala endokarditis

Gejala penyakit ini dapat bervariasi pada setiap penderitanya. Akan tetapi, gejala endokarditis yang umum terjadi, yaitu:
  • Demam
  • Menggigil
  • Bising jantung, yaitu suara yang dihasilkan oleh darah yang mengalir deras melalui jantung
  • Kelelahan
  • Nyeri sendi dan otot
  • Kulit pucat
  • Mual atau nafsu makan menurun
  • Begah di bagian kiri atas perut
  • Berkeringat di malam hari
  • Sesak napas
  • Nyeri dada saat bernapas
  • Pembengkakan pada kaki, tungkai, atau perut.
Endokarditis juga bisa menyebabkan gejala yang lebih jarang terjadi, seperti berat badan turun tiba-tiba, darah dalam urine, nyeri pada limpa (di bawah tulang rusuk sisi kiri tubuh), bintik merah di telapak kaki atau telapak tangan, dan bintik-bintik ungu pada kulit, putih mata, atau dalam mulut.

Penyebab endokarditis

Sebagian besar kasus endokarditis disebabkan oleh pertumbuhan berlebih bakteri tertentu. Bakteri yang hidup di mulut, tenggorokan, atau bagian tubuh lain, seperti kulit dan usus, terkadang dapat menyebabkan endokarditis. Tak hanya itu, jamur dan mikroorganisme lain juga bisa menjadi penyebab kondisi ini. Kuman yang menyebabkan endokarditis dapat memasuki aliran darah dan menempel pada endokardium melalui beberapa hal berikut ini:
  • Makan dan minum

Tanpa disadari, makanan dan minuman yang Anda konsumsi bisa jadi telah terkontaminasi kuman. Akibatnya, kuman masuk ke dalam aliran darah dan dapat menyebabkan endokarditis.
  • Aktivitas oral

Aktivitas oral, seperti menyikat gigi atau aktivitas yang menyebabkan gusi berdarah, memungkinkan bakteri masuk ke aliran darah. Kondisi ini lebih mungkin terjadi apabila gigi dan gusi Anda tidak sehat.
  • Memiliki infeksi atau kondisi medis lain

Jika Anda memiliki infeksi, bakteri bisa menyebar dengan mudah dan memasuki aliran darah. Tak hanya itu, kondisi medis lain, seperti penyakit gusi, infeksi menular seksual, atau gangguan usus tertentu, juga bisa mendorong bakteri masuk ke aliran darah dan menempel pada endokardium.
  • Penggunaan kateter

Bakteri dapat memasuki tubuh melalui kateter, yakni tabung tipis yang terkadang digunakan dokter untuk menginjeksi atau mengeluarkan cairan dari tubuh. Kondisi ini lebih mungkin terjadi apabila kateter dipasang untuk waktu yang lama.
  • Jarum tato atau tindik

Bakteri penyebab endokarditis juga dapat memasuki aliran darah melalui jarum yang digunakan untuk membuat tato atau tindik di badan.
  • Suntikan narkoba

Penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi memungkinkan bakteri masuk ke dalam aliran darah. Hal ini lebih mungkin terjadi pada para pengguna narkoba.
  • Melakukan prosedur gigi tertentu

Beberapa prosedur perawatan gigi yang dapat melukai gusi dapat mengakibatkan bakteri masuk ke aliran darah.Kuman lebih mudah menempel pada lapisan jantung apabila permukaannya kasar. Anda juga lebih mungkin terkena endokarditis jika katup jantung bermasalah atau rusak. Akan tetapi, meski tergolong tidak umum, kondisi ini terkadang dapat terjadi pada individu yang jantungnya baik-baik saja.

Pengobatan endokarditis

Jika Anda merasakan gejala endokarditis, terutama bila memiliki riwayat masalah jantung, sebaiknya segera periksakan diri pada dokter. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat. Adapun pilihan pengobatan endokarditis yang umum digunakan, yaitu:
  • Antibiotik

Endokarditis yang disebabkan oleh bakteri umumnya diobati dengan terapi antibiotik intravena sampai Anda menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Anda juga mungkin dapat beralih ke antibiotik oral seiring waktu perawatan. Terapi antibiotik biasanya membutuhkan waktu 6 minggu untuk menuntaskannya.
  • Operasi

Endokarditis yang berkepanjangan atau kerusakan katup jantung mungkin memerlukan pembedahan untuk memperbaikinya. Pembedahan tersebut dilakukan untuk menghilangkan jaringan mati, jaringan parut, penumpukan cairan, atau puing-puing dari jaringan yang terinfeksi. Pembedahan juga dapat dilakukan untuk memperbaiki atau mengangkat katup jantung yang rusak, kemudian menggantinya dengan katup jantung buatan.Jika tak segera mendapat pengobatan, endokarditis dapat menyebabkan masalah besar pada jantung, bahkan memengaruhi organ tubuh lain. Oleh sebab itu, guna menghindari terjadinya hal tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter.
penyakit jantungendokarditiskatup jantung
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/endocarditis/symptoms-causes/syc-20352576
Diakses pada 25 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/endocarditis#complications
Diakses pada 25 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait