logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Gejala Chikungunya Hampir Sama dengan DBD, Kenali Perbedaannya!

open-summary

Ada perbedaan dari gejala chikungunya dan DBD. Penyebab keduanya adalah virus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes. Namun, gejala chikungunya yang dominan adalah nyeri sendi. Ini bisa menetap beberapa bulan bahkan tahunan setelah infeksi terjadi.


close-summary

25 Feb 2022

| dr. Adelina Haryono

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

perbedaan chikungunya dan dbd

Gejala chikungunya menyerupai gejala demam berdarah dengue

Table of Content

  • Apa itu chikungunya?
  • Gejala penyakit chikungunya
  • Perbedaan gejala chikungunya dan DBD
  • Pengobatan chikungunya

Walaupun serupa, ada perbedaan dari gejala penyakit chikungunya dan DBD.  Chikungunya adalah salah satu penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui nyamuk, serupa dengan demam berdarah dengue. Apa saja perbedaan gejalanya? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Advertisement

Apa itu chikungunya?

Virus chikungunya pertama ditemukan menyebabkan penyakit di Tanzania, kemudian penyakit chikungunya ditemukan di Afrika, Eropa Selatan, dan Asia Tenggara.

Namun, penyakit ini ditemukan di Amerika Serikat (2013). Diperkirakan terbawa oleh warga yang berpergian ke daerah endemis. Di Indonesia, selama tahun 2017, dilaporkan terdapat 126 kasus chikungunya di Aceh dan Sulawesi Tengah.

Mengutip Medical News Today, chikungunya adalah penyakit demam yang disebabkan oleh virus dengue. Jarang berakibat fatal, tetapi gejalanya bisa parah, tahan lama, dan melemahkan penderita.

Virus chikungunya sebagian besar penularannya adalah melalui gigitan nyamuk betina yang terinfeksi. Dalam kasus yang jarang terjadi, virus juga dapat ditularkan melalui kontak darah.

Baca Juga

  • Mengenal Obat Antikoagulan yang Penting untuk Mencegah Gumpalan Darah
  • Bisa Terpapar Tanpa Terasa, Ini Penyebab Keracunan Arsenik
  • Tak Cuma Droplet, Ilmuwan Sebut Corona Juga Menular Lewat Udara

Gejala penyakit chikungunya

Gejala chikungunya yang paling dominan adalah nyeri sendi (atralgia). Ini membuat sebagian besar penderitanya tampak membungkukkan badan akibat seluruh sendi tubuh yang sakit.

Ciri-ciri ini menjadi asal mula nama chikungunya, sebuah kata dari bahasa Kimakonde, Tanzania.

Umumnya, gejala muncul setelah beberapa hari digigit nyamuk. Berikut adalah beberapa ciri-ciri penyakit chikungunya lainnya, seperti:

  • Demam tinggi.
  • Nyeri sendi parah.
  • Terlihat kelelahan.
  • Nyeri otot.
  • Sakit kepala.
  • Timbul ruam pada tubuh.

Ada gejala lainnya yang jarang terjadi, seperti ruam yang mirip campak, konjungtivitis, merasa mual, dan muntah.

Gejala chikungunya timbul 3-7 hari setelah seseorang digigit oleh nyamuk yang terinfeksi virus Chikungunya. Ciri-ciri paling umum adalah demam lebih dari 38°C yang muncul mendadak.

Kondisi ini pun disertai nyeri sendi, yang menyerang lutut, pergelangan tangan, jari kaki, jari tangan, dan tulang belakang. Selain itu, gejala lainnya yang timbul adalah sendi bengkak, nyeri otot seluruh badan, mual, lemas, dan ruam pada kulit.

Terlihat serupa dengan gejala dengue, sehingga seringkali salah didiagnosis sebagai dengue. Padahal, ada perbedaan dari gejala penyakit chikungunya dan DBD.

Belum ada laporan kematian akibat chikungunya di Indonesia. Umumnya, chikungunya akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus.

Akan tetapi, Anda pun tidak boleh lengah, karena dalam beberapa kasus terjadi nyeri sendi kronis.

Penelitian yang dilakukan oleh Chang AY, et al pada tahun 2015, menemukan bahwa satu dari empat penderita chikungunya terus mengalami nyeri sendi hingga 20 bulan pasca infeksi.

Orang-orang dengan kondisi khusus lebih rentan terhadap infeksi yang berat, seperti pada orang lanjut usia, penderita tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit jantung.

Perbedaan gejala chikungunya dan DBD

Nyamuk yang menjadi penyebar (vektor) penyakit chikungunya sama dengan demam berdarah dengue (DBD), yaitu nyamuk Aedes albopticus dan Aedes aegepty.

Gejala atau ciri-ciri awal DBD juga demam tinggi, nyeri sendi, sakit kepala, dan nyeri otot. Akan tetapi, ada perbedaan gejala chikungunya dan DBD.

Berikut adalah beberapa gejala demam berdarah lainnya yang membedakan dengan chikungunya, di antaranya adalah:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Ruam kulit yang muncul 2-5 hari setelah demam awal.
  • Sakit perut serta perut terasa lunak.
  • Perdarahan ringan dari hidung atau gusi.
  • Muntah darah atau feses berdarah.
  • Kerusakan pada sistem limfatik.
  • Gangguan pada sistem peredaran darah.

Demam berdarah adalah kondisi yang lebih serius dan parah dari demam dengue. Saat melakukan pemeriksaan darah, dapat ditemukan adanya penurunan nilai leukosit dan limfosit, yang biasanya tidak ditemukan pada gejala penyakit chikungunya.

Konfirmasi pasti penyakit DBD atau chikungunya hanya dapat dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium, seperti prosedur tes darah.

Pengobatan chikungunya

Setelah mengetahui apa perbedaan penyakit chikungunya dan DBD, Ana juga perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi serta perawatan chikungunya.

Sampai saat ini belum ada pengobatan antivirus untuk membasmi infeksi virus chikungunya. Pengobatan ditujukan untuk mengatasi berbegai gejala, seperti:

  • Obat antinyeri untuk mengurangi nyeri sendi
  • Obat penurun panas untuk menurunkan demam, serta
  • Mengonsumsi asupan cairan yang cukup.
  • Beristirahat agar sistem imun kembali.

Apabila rasa nyeri bertahan cukup lama, dokter mungkin akan merekomendasikan fisioterapi.

Upaya pencegahan tetap lebih efektif daripada pengobatan. Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk, misalnya dengan menggunakan kelambu, kawat anti nyamuk pada pintu rumah, atau obat anti nyamuk.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai perbedaan gejala penyakit chikungunya dan DBD, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

gigitan nyamukchikungunyapenyakitdemam berdarah dengueinfeksi virus

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved