Kebas di Jari Manis dan Kelingking, Mungkin Gejala Cedera Ulnar Nerve


Ulnar nerve adalah saraf yang memanjang dari pundak hingga jari-jari tangan. Inilah saraf yang berperan ketika Anda menggerakkan jari-jari, utamanya motorik halus. Jika Anda merasakan sensasi tersetrum ketika siku menghantam meja, itu terjadi karena ulnar nerve.

0,0
25 Aug 2021|Azelia Trifiana
Siku terasa seperti tersetrum saat terbenturSiku terasa seperti tersetrum saat terbentur
Ulnar nerve adalah saraf yang memanjang dari pundak hingga jari-jari tangan. Inilah saraf yang berperan ketika Anda menggerakkan jari-jari, utamanya motorik halus. Sebenarnya jika Anda merasakan sensasi tersetrum ketika siku menghantam meja, itu terjadi karena ulnar nerve.   Sayangnya, cedera nervus ulnaris lebih rentan terjadi karena saraf ini tidak terlindungi otot atau tulang. Ketika cedera terjadi, sensasi akan menjadi lebih lemah dan otot tangan pun berkurang kekuatannya.

Definisi dan gejala cedera nervus ulnaris

Disebut juga ulnar nerve palsy atau ulnar neuropathy, kondisi ini terjadi saat ulnar nerve mengalami cedera. Konsekuensinya, tentu berdampak pada kemampuan melakukan motorik halus dan kegiatan rutin sehari-hari.Bahkan jika sudah semakin parah, cedera nervus ulnaris bisa menyebabkan massa otot menurun sehingga jari-jari tampak seperti cakar.Lalu, apa saja gejala cedera nervus ularis?
  • Kehilangan sensasi di tangan, terutama di jari manis dan kelingking
  • Hilang kemampuan koordinasi di antara jari-jari tangan
  • Sensasi kebas dan terbakar di tangan
  • Rasa nyeri di tangan
  • Tangan melemah dan memburuk akibat aktivitas fisik
  • Kekuatan menggenggam menurun
Menurunnya kekuatan ini akan membuat kemampuan melakukan aktivitas seperti memegang gelas, menulis, atau mengetik menjadi lebih sulit. Aktivitas yang semula sangat mudah menjadi sangat sulit.Terlebih aktivitas yang memberikan tekanan pada tangan dan lengan bagian bawah seperti golf atau tenis bisa mengakibatkan rasa nyeri bertambah parah. Sifatnya progresif atau memburuk seiring dengan waktu.Lebih jauh lagi, hilangnya sensasi dan kendali ini akan membuat otot-otot tangan menegang. Akibatnya, jari tangan akan terlihat berbentuk seperti cakar. Namun, ini hanya terjadi pada kondisi yang sangat parah.

Penyebab cedera nervus ulnaris

Mengingat saraf ulnar nerve tidak terlindungi otot atau tulang, cedera cukup umum terjadi. Selain itu, beberapa penyebab lain terjadinya cedera ini adalah:
  • Menderita penyakit yang merusak saraf
  • Cedera pada saraf
  • Tekanan berlebihan pada saraf
  • Tekanan pada saraf karena pembengkakan
  • Dislokasi atau retak siku
Jika dianalogikan, cedera nervus ulnaris sama seperti memotong kabel telepon. Pesan dari otak tidak bisa tersampaikan dengan tepat ke target-target penerimanya yang ada di sekitar tangan dan lengan. Begitu pula sebaliknya.

Diagnosis dan penanganan cedera nervus ulnaris

Untuk diagnosis, dokter akan bertanya seputar gejala yang terjadi. Sampaikan kepada dokter apabila gejala muncul setelah ada insiden sebelumnya. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi dokter untuk menganalisis kondisinya secara akurat.Selain pemeriksaan fisik, dokter juga mungkin melakukan tes lain berupa:
  • Pemeriksaan darah
  • CT scan atau MRI
  • Tes saraf
  • X-ray
Tujuan dari rangkaian tes ini untuk mendeteksi ada tidaknya pembengkakan. Selain itu, juga untuk mengukur fungsi ulnar nerve. Lebih lanjut, beberapa penanganan yang mungkin diberikan pada kondisi cedera nervus ulnaris adalah:
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri
  • Mengonsumsi obat untuk mengurangi tegang otot
  • Mengonsumsi kortikosteroid untuk mengurangi peradangan
  • Memasang splint untuk membantu menopang tangan
  • Terapi fisik untuk meningkatkan kekuatan dan fungsi otot
  • Terapi okupasi untuk mengurangi cedera berkelanjutan
Apabila rasa nyeri sudah tidak tertahankan, dokter juga mungkin menyarankan prosedur operasi. Utamanya, apabila mustahil melakukan aktivitas sehari-hari yang dulunya mudah.Lebih jauh lagi, apabila dokter menilai saraf tidak akan bisa kembali ke fungsi semula, mungkin akan direkomendasikan operasi pemindahan tendon. Ini adalah prosedur memindahkan tendon dari tulang sebelumnya ke tulang baru. Tujuannya untuk mengembalikan fungsi otot seperti semula.Umumnya hasil dari operasi ini cukup sukses. Hanya saja, perlu waktu hingga saraf kembali sembuh yaitu hingga berbulan-bulan. Bahkan setelah operasi tuntas dilakukan, mungkin saja terjadi hilang sensasi dan kemampuan bergerak di tangan.

Bisakah cedera nervus ulnaris dicegah?

Demi menghindari potensi komplikasi, segera periksakan diri ketika ada gejala terjadinya cedera pada ulnar nerve. Penyebab paling umum terjadinya cedera adalah tekanan pada saraf di siku.Kenali apabila terjadi gejala seperti sensasi kebas, nyeri seperti ditusuk-tusuk, atau sakit di jari manis dan kelingking. Terapis okupasional juga dapat membantu menelusuri apakah ada kebiasaan aktivitas sehari-hari yang menimbulkan tekanan lebih pada ulnar nerve.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar gejala cedera pada ulnar nerve, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakithidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/ulnar-nerve-dysfunction
Diakses pada 10 Agustus 2021
Ortho Info. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/ulnar-nerve-entrapment-at-the-elbow-cubital-tunnel-syndrome/
Diakses pada 10 Agustus 2021
Pyshio-Pedia. https://www.physio-pedia.com/Ulnar_Nerve_Entrapment
Diakses pada 10 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait