Kembali Merebak, Ini Gejala Campak pada Bayi yang Perlu Dikenali

Bercak merah campak pada bayi berbentuk menonjol, dan terasa gatal.
Bercak merah campak pada bayi, akan muncul 3-5 hari setelah gejala timbul.

Campak merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan, dan dapat menimbulkan bercak-bercak merah di kulit penderitanya. Pada bayi, penyakit yang belakangan kembali merebak ini dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti pneumonia, kerusakan otak, tuli, bahkan kematian.

Karena itu, penting bagi orangtua untuk mengenali gejala campak pada bayi, sebelum terlambat. Langkah ini juga dapat dilakukan sebagai bagian dari pencegahan campak, sebagai pendamping pemberian vaksin.

Kenali Berbagai Gejala Campak pada Bayi Berikut Ini

Awalnya, gejala campak akan terlihat sebagai flu berat yang muncul disertai demam, batuk, ingus, dan kemerahan pada mata. Ciri utama dari campak adalah bercak merah di kulit.

Kondisi ini bisa diawali oleh koplik’s spot, yang merupakan bintik merah berukuran kecil dan memiliki inti berwarna putih kebiruan di dalam mulut, pada lapisan dalam pipi.

Bercak merah akan muncul 3-5 hari setelah gejala mulai dirasakan. Bercak tersebut awalnya akan muncul di kepala, lalu menyebar turun ke seluruh tubuh. Tak jarang, anak-anak yang terserang campak, juga menderita infeksi telinga.

Bercak yang muncul tersebut akan sedikit menonjol dan menimbulkan rasa gatal. Kondisi ini dapat bertahan sektiar 5 hari. Kemudian, umumnya bercak akan mereda dan berubah warna menjadi kecokelatan, dan membuat kulit menjadi kering.

Bersamaan dengan munculnya bercak merah, biasanya anak akan menjadi rewel. Sebab, kondisi ini dapat menimbulkan nyeri di otot. Selain itu, gejala campak juga membuat bayi menjadi susah makan, dan batuk yang terjadi pun terus bertambah parah, terutama saat malam hari.

Lakukan Langkah Ini Saat Muncul Gejala Campak pada Bayi

Apabila bayi mengalami gejala campak seperti di atas, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah membuatnya tetap merasa nyaman hingga kondisinya membaik. Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus, karena itu, penyakit ini tidak dapat diatasi dengan antibiotik. Umumnya, bayi dapat membaik dalam waktu kurang lebih satu minggu.

Berikut ini langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk membuat Si Kecil tetap merasa nyaman, dan mempercepat penyembuhannya

  • Pastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup.
  • Untuk sementara, jangan biarkan bayi berkumpul dengan bayi lain, hingga setidaknya 4 hari setelah bercak merah muncul.
  • Pastikan anak Anda tidak dehidrasi. Berikan banyak ASI, atau jika bayi mengonsumsi susu formula, berikan susu seperti biasa serta air matang dengan suhu ruangan.
  • Untuk meredakan batuk yang dialami bayi, Anda dapat menempatkan semangkuk air panas di kamarnya, untuk menghadirkan kelembapan udara.
  • Anda juga dapat memberikan paracetamol maupun ibuprofen khusus bayi, untuk membantu meredakan nyeri dan demam yang dirasakan.

Perlu diingat, paracetamol khusus bayi dapat diberikan pada bayi yang berusia di atas dua bulan dan tidak lahir prematur, serta memiliki berat badan lebih dari 4 kilogram. Sementara itu, ibuprofen khusus bayi hanya dapat diberikan pada bayi, yang telah berusia lebih dari 3 bulan dan memiliki berat badan lebih dari 5 kilogram.

Konsultasikan kepada dokter sebelum Anda memberikan obat kepada Si Kecil apabila Anda ragu mengenai jenis dan dosis yang tepat. Anak yang menderita campak harus diawasi secara ketat oleh dokter. Sebab pada beberapa kasus, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi lain seperti:

  • Infeksi telinga
  • Infeksi saluran pernapasan
  • Diare
  • Pneumonia (infeksi paru-paru)
  • Ensefalitis (radang otak)

Jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter, apabila gejala campak mulai muncul. Semakin cepat perawatan dimulai, maka tingkat keberhasilan perawatan juga akan semakin baik. Campak pada bayi merupakan infeksi yang dapat dicegah. Oleh karena itu, lengkapi jadwal imunisasi wajib, anak agar kesehatannya senantiasa terjaga.

Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a1014746/measles-in-babies
Diakses pada 24 April 2019

Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/vaccines/parents/diseases/child/measles.html
Diakses pada 24 April 2019

Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/immunizations/Pages/Protecting-Your-Baby-from-a-Measles-Outbreak-FAQs.aspx
Diakses pada 24 April 2019

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/measles.html
Diakses pada 24 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed