Gejala awal herpes kelamin sering disalahartikan sebagai kondisi lain
Rasa gatal pada area kelamin adalah gejala awal herpes kelamin.

Sebagai salah satu penyakit menular seksual yang umum terjadi, herpes kelamin sering kali muncul tanpa kita sadari. Pasalnya, gejala awal herpes kelamin yang terjadi umumnya hanya kondisi ringan, dan sering disalahartikan sebagai kondisi lain.

Bahkan, pada beberapa orang, gejala herpes kelamin sama sekali tidak muncul. Maka dari itu, Anda perlu mengenali lebih rinci mengenai gejala infeksi virus yang satu ini. Baik pada pria maupun wanita, berikut ini kondisi yang bisa dilihat sebagai gejala herpes kelamin.

[[artikel-terkait]]

Gejala awal herpes kelamin pada pria maupun wanita

Pada pria dan wanita, gejala herpes kelamin bisa terlihat seperti kondisi di bawah ini.

  • Muncul ruam kemerahan, kadang kering, kadang terlihat seperti luka yang basah, di alat kelamin, tanpa disertai rasa gatal maupun nyeri.
  • Rasa gatal bisa juga muncul di area kelamin ataupun area anus.
  • Muncul bisul kecil di sekitar area kelamin, area anus, maupun paha yang akan terasa nyeri, dan menimbulkan luka saat pecah.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil, karena luka di kelamin yang tersiram urine.
  • Sakit kepala.
  • Sakit punggung.
  • Gejala yang menyerupai flu seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan tubuh terasa lelah.

Gejala herpes kelamin bisa muncul mulai dari 2-30 hari setelah Anda terinfeksi penyebab virus. Namun, gejala bisa saja baru muncul dalam hitungan tahun, setelah Anda terinfeksi.

Gejala umumnya akan terasa lebih parah, jika muncul segera setelah infeksi terjadi. Kondisi ini juga berada pada fase paling menularnya, yaitu saat terdapat luka di alat kelamin akibat bisul-bisul di kelamin yang pecah.

Meski begitu, seseorang masih tetap dapat menularkan virus ini walau belum memasuki fase tersebut.

Apakah ada perbedaan gejala awal herpes kelamin pada pria dan wanita?

Beberapa gejala herpes kelamin yang lebih cederung terjadi pada pria atau wanita adalah sebagai berikut.

1. Gejala herpes kelamin pada pria

Pada pria, kemungkinan terjadinya kekambuhan gejala, lebih besar. Kondisi ini dapat ditAndai dengan munculnya benjolan-benjolan kecil berisi cairan di penis, skrotum, atau anus. Gejala lain yang dapat muncul yaitu luka pada area benjolan yang pecah, dan keluarnya nanah atau cairan lain dari penis.

2. Gejala herpes kelamin pada wanita

Pada wanita yang sudah terinfeksi, menstruasi dapat memicu timbulnya gejala herpes kelamin. Gejala yang muncul juga sering disalahartikan sebagai infeksi jamur atau infeksi saluran kemih.

Luka yang muncul akibat herpes kelamin, dapat muncul di area vagina, kelamin bagian luar, dan leher rahim. Wanita yang sedang hamil juga bisa menularkan herpes ke bayi yang dikandungnya, melalui proses persalinan.

Pada bayi yang baru lahir, ulkus atau luka dapat terjadi tidak hanya di kelamin, tapi juga di seluruh tubuh. Herpes pada bayi juga dapat menimbulkan komplikasi berbahaya seperti kebutaan, kerusakan otak, hingga kematian.

Setelah mengenali berbagai gejala herpes kelamin di atas, Anda diharapkan untuk segera menghubungi dokter, apabila mengalami kondisi serupa. Terutama bagi Anda yang sedang hamil, pemeriksaan sedini mungkin, bisa membantu melindungi bayi dari virus berbahaya ini.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/genital-herpes/symptoms-causes/syc-20356161
Diakses pada 13 Mei 2019

Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/std/herpes/stdfact-herpes.htm
Diakses pada 13 Mei 2019

WebMD. https://www.webmd.com/genital-herpes/common-symptoms#1
Diakses pada 13 Mei 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323934.php
Diakses pada 13 Mei 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/std/genital-herpes
Diakses pada 13 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed