Sederet Gejala Asam Urat yang Perlu Anda Waspadai


Gejala asam urat bisa muncul di berbagai tempat dan waktu. Nyeri asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi akibat kadar asam urat berlebih.

(0)
16 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Fridawati
Gejala asam urat di telapak tanganNyeri secara mendadak pada persendian, merupakan salah satu gejala asam urat
Saat asam urat kambuh, Anda pasti merasa terganggu dan menjadi sulit untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Gejala asam urat memang bisa muncul di berbagai tempat dan waktu. Karena itu, menjaga kadar asam urat di tubuh merupakan langkah yang penting dilakukan, terutama pada lansia.Mengenali gejala asam urat dapat membantu Anda menjalani perawatan yang sesuai untuk meredakan kondisi ini. Dengan begitu, akan semakin cepat pula Anda dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa.

Gejala asam urat

Gejala asam urat yang muncul pertama kali, umumnya berupa rasa sakit yang teramat sangat, dan pembengkakan di area jempol kaki. Kondisi ini juga dapat terjadi pada persendian di tubuh bagian bawah lainnya, seperti lutut atau pergelangan kaki. Meski dapat terjadi di banyak area, kondisi ini umumnya hanya terjadi pada satu area saat terjadi kekambuhan. Namun, apabila tidak segera diatasi, dapat menyebar ke area lainnya seperti lengan, pergelangan tangan, hingga siku. Secara umum, gejala asam urat dapat berupa:
  • Rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba di area persendian, umumnya saat tengah malam atau pagi hari
  • Melunaknya area persendian, dan terlihat seperti memar yang terasa hangat apabila disentuh
  • Kekakuan pada persendian
  • Tekstur kulit yang licin dan memerah pada sendi
  • Pembengkakan
  • Kondisi kulit yang kering dan mengelupas, setelah pembengkakan mereda
Rasa nyeri yang dirasakan pada gejala asam urat, membuat penderitanya menjadi sulit untuk bergerak. Bahkan, tekanan ringan dari selimut atau bantal, dapat menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan.Gejala dapat bertahan dalam waktu 3 hingga 10 hari. Setelah itu, sendi yang sakit akan berangsur-angsur kembali normal. Namun, gejala asam urat dapat dirasakan lebih lama apabila perawatan tidak dilakukan sejak awal. Mengabaikan gejala asam urat juga akan membuat kondisi ini menjadi lebih sering kambuh. Selain itu, kandungan asam urat dalam darah yang berlebih dan dibiarkan dalam jangka waktu lama, akan membuat asam urat mengkristal dan membentuk benjolan di bawah kulit pada area sekitar persendian.Benjolan tersebut dinamakan tofi, dan tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, tofi akan berpengaruh pada penampakan dari sendi tersebut. Kristal tersebut juga dapat menyebabkan terjadinya batu ginjal, apabila terbentuk di saluran kemih.

Diagnosis penyakit asam urat

Dokter akan melakukan beberapa langkah diagnosis untuk memastikan apakah gejala yang Anda alami merupakan indikasi penyakit asam urat atau bukan. Dokter mungkin akan menanyakan riwayat penyakit Anda, seberapa sering gejala asam urat Anda alami, dan memeriksa lokasi sendi yang terasa sakit.Pemeriksaan lebih lanjut juga umumnya akan dilakukan untuk memastikan diagnosis asam urat, antara lain:

1. Tes Darah

Tes darah diperlukan untuk mengukur kadar asam urat dan kreatinin dalam darah. Penderita asam urat umumnya memiliki kreatinin hingga 7 mg/dL.Perlu diketahui, tes ini belum tentu memastikan penyakit asam urat, karena beberapa orang diketahui memiliki kadar asam urat tinggi, tetapi tidak menderita penyakit asam urat.

2. Tes urine 24 jam

Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memeriksa kadar asam urat dalam urine yang dikeluarkan pasien selama 24 jam terakhir.

3. Tes cairan sendi

Prosedur pemeriksaan ini akan dilakukan dengan cara mengambil cairan sinovial pada sendi yang terasa sakit, kemudian akan diperiksa di bawah mikroskop untuk menentukan kondisi pasti seseorang.

4. Tes pencitraan

Pemeriksaan foto Rontgen perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab radang pada sendi. Tak hanya itu saja, USG juga bisa dilakukan untuk mendeteksi kristal asam urat pada sendi.

Cara mengobati asam urat

Jika Anda merasakan gejala asam urat seperti di atas, segera hubungi dokter. Terutama apabila rasa nyeri dan pembengkakan yang muncul, dirasa sangat parah, serta disertai demam. Kedua kondisi tersebut bisa menjadi tanda Anda menderita infeksi di persendian, yang disebut sebagai septic arthritis.

1. Penanganan oleh dokter

Jika sebelumnya Anda sudah pernah berobat ke dokter dan obat yang diberikan oleh dokter tidak juga meredakan gejala setelah beberapa hari, Anda disarankan untuk kembali menghubungi dokter.

2. Pencegahan asam urat

Selain itu, sebagai langkah pencegahan agar asam urat tidak kembali kambuh, Anda disarankan untuk banyak minum air putih sebanyak 2 hingga 4 liter per harinya. Menghindari alkohol dan menjaga berat badan ideal juga dapat membantu Anda untuk terhindar dari asam urat.Mengenali gejala asam urat merupakan langkah awal pengobatan. Semakin cepat diobati, maka penyembuhan akan semakin cepat tercapai. Jangan lupa untuk senantiasa menjalani gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan olahraga yang teratur.
gangguan lansiakesehatan lansiaasam urat
Arthritis Foundation. https://www.arthritis.org/about-arthritis/types/gout/symptoms.php
Diakses pada 9 April 2019
WebMD. https://www.webmd.com/arthritis/understanding-gout-symptoms
Diakses pada 9 April 2019
NHS Inform. https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/muscle-bone-and-joints/conditions/gout#symptoms-of-gout
Diakses pada 9 April 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/144827.php
Diakses pada 9 April 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5512152/
Diakses pada 11 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait