Gatal hingga Bercak Darah, Ini Ciri-Ciri Kutu Kelamin pada Pria dan Wanita

Kutu kelamin dapat menyebabkan gatal-gatal pada area genital
Gatal-gatal merupakan ciri khas dari kutu kelamin

Kutu sering diasosiasikan dengan parasit pada rambut di kulit kepala. Padahal, kutu pada dasarnya bisa terdapat pada rambut manapun di tubuh Anda. Termasuk kutu di rambut kemaluan atau disebut juga sebagai kutu kelamin.

Apa itu kutu kelamin?

Seperti namanya, kutu kemaluan atau pubic lice adalah serangga yang hidup pada rambut yang tumbuh di sekitar area genital. Anda tidak akan menemukan kutu ini di kulit kepala.

Namun dalam beberapa kasus yang langka, kutu-kutu kemaluan bisa pula ditemukan di bulu mata, bulu ketiak, dan rambut yang tumbuh di wajah (seperti kumis atau jenggot).

Kutu kelamin berukuran sangat kecil, yakni hanya sekitar 2 mm untuk kutu dewasa dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Kutu ini biasanya berwarna abu-abu kecokelatan dan memiliki kaki belakang yang besar, sehingga kerap terlihat seperti kepiting.

Sementara itu, telur kutu kelamin berukuran lebih kecil lagi dengan bentuk oval dan warna putih kekuningan. Seperti telur kutu pada umumnya, telur kutu kelamin menempel sangat kuat di dasar rambut kemaluan Anda dan relatif sulit untuk dilihat atau dihilangkan.

Dibanding kutu rambut (pediculus humanus capitis) dan kutu badan (pediculus humanus corporis), ukuran kutu kelamin relatif lebih kecil.

Tetapi ketiganya memiliki karakterikstik yang sama. Kutu-kutu ini merupakan parasit yang makan dengan cara menghisap darah manusia dan menimbulkan rasa gatal pada area yang menjadi tempat tinggalnya.

Apa saja ciri-ciri seseorang terkena kutu kelamin?

Kutu kelamin biasanya menyebar di antara manusia lewat kontak tubuh. Cara penularan kutu kelamin yang paling sering adalah melalui hubungan seksual.

Namun keberadaan kutu kemaluan tidak akan langsung diketahui setelah Anda melakukan kontak dengan pemilik kutu kelamin. Butuh waktu lima hari hingga tiga minggu setelah kontak sampai Anda merasakan gejala tertentu.

Ketika telah bersarang di tubuh Anda, kutu kemaluan akan memicu gejala-gejala kutu kelamin berikut:

 

  • Gatal di sekitar area kelamin

 

Rasa gatal adalah gejala utama dari kutu kelamin. Gejala ini bukan timbul karena gigitan kutu, melainkan reaksi alergi terhadap air liur maupun feses kutu yang terdapat di rambut kemaluan Anda.

Intensitas rasa gatal akibat kutu kelamin biasanya terasa makin parah pada malam hari. Akibatnya, kualitas tidur Anda pun bisa terganggu.

 

  • Gatal di luar area kelamin

 

Rasa gatal juga bisa menyebar hingga ke perut, pangkal paha, dada, kumis, maupun jenggot.

 

  • Bintik merah dan lesi pada kulit

 

Bintik-bintik yang muncul bisa mirip biang keringat dan berwarna merah. Terkadang benjolan-benjolan juga dapat terbentuk. Jika digaruk, bintik-bintik merah ini akan menyisakan bekas.

 

  • Bercak biru

 

Bercak-bercak biasanya akan terlihat pada paha atau perut bagian bawah.

 

  • Serbuk-serbuk cokelat hingga hitam

 

Ini adalah warna feses kutu kelamin. Serbuk ini biasanya terdapat di celana dalam Anda atau kulit di sekitar genital.

 

  • Bercak darah

 

Bercak darah umumnya muncul jika Anda terlalu sering menggaruk kulit di sekitar area kelamin, sehingga menimbulkan luka.

 

  • Gejala lainnya

 

Gejala lain yang mungkin muncul ketika Anda terkena kutu kelamin meliputi demam dengan suhu tidak terlalu tinggi, iritasi, dan tubuh yang lemas. 

Kutu kelamin dan anak-anak

Pada anak-anak yang terkena kutu kelamin, rasa gatal maupun munculnya lesi pun bisa terjadi di sekitar alis. Sementara gejala lainnya cenderung sama seperti orang dewasa.

Namun ada satu hal yang perlu Anda ingat. Kutu kelamin pada anak-anak bisa jadi menandakan bahwa anak tersebut sedang atau pernah mengalami tindak kekerasan seksual. Oleh sebab itu, perlu pemeriksaan medis maupun kejiwaan secara saksama.

Lakukan ini untuk mengobati kutu kelamin

Kutu kelamin sebetulnya bisa diatasi dengan menggunakan obat-obatan antikutu yang dijual bebas. Ini berarti, Anda tidak perlu resep dokter untuk membelinya.

Anda cukup mengunjungi apotek dan meminta obat kutu yang mengandung permethrin atau pyrethrins dan piperonyl butoxide. Kandungan ini bisa memberantas kutu-kutu kelamin yang mendera Anda.

Obat-obatan tersebut biasanya aman dan efektif selama Anda menggunakannya sesuai anjuran yang terdapat pada kemasan. Namun jika kutu kelamin masih tetap tinggal di rambut kemaluan Anda dalam 9-10 hari, periksakan diri ke dokter untuk meminta obat yang lebih ampuh.

Selain memberi Anda obat kutu, dokter bisa juga menyarankan Anda untuk menjalani serangkaian tes. Tujuannya adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya penyakit menular seksual.

Kutu kelamin memang tidak selalu menjadi pertanda adanya penyakit menular seksual. Tapi pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk berjaga-jaga.

Healthline. https://www.healthline.com/health/std/pubic-lice
Diakses pada 30 Agustus 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pubic-lice/
Diakses pada 30 Agustus 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/173681.php
Diakses pada 30 Agustus 2019

Medline Plus. https://medlineplus.gov/pubiclice.html
Diakses pada 30 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed