Gas Tawa, Zat Penenang yang Bikin Rileks Namun Tetap Aman


Dinitrogen oksida atau gas tawa adalah zat tanpa warna dan aroma yang bisa memberikan efek tenang saat dihirup. Efek ini bisa muncul karena fungsi gas tawa adalah memperlambat reaksi tubuh. Umum digunakan oleh dokter gigi sebagai penenang.

0,0
15 Aug 2021|Azelia Trifiana
Gas tawa digunakan oleh dokter gigi sebagai penenangGas tawa digunakan oleh dokter gigi sebagai penenang
Dinitrogen oksida atau gas tawa adalah zat tanpa warna dan aroma yang bisa memberikan efek tenang saat dihirup. Efek ini bisa muncul karena fungsi gas tawa adalah memperlambat reaksi tubuh.Di dunia medis, dinitrogen oksida atau gas tawa digunakan untuk meredakan rasa sakit. Selain itu, dokter gigi juga kadang memberikan gas tawa agar pasien lebih rileks sebelum prosedur dimulai.

Adakah efek sampingnya?

Tidak salah pula jika dinitrogen oksida dianalogikan seperti penenang dengan dosis ringan. Sebab, orang yang menghirupnya akan merasa rileks seketika. Namun berbeda dengan obat penenang lain, dinitrogen oksida aman digunakan. Sebagian besar orang yang menghirupnya tidak merasakan reaksi negatif atau komplikasi.Untuk menjadi catatan, tetap saja ada kemungkinan muncul efek samping dari penggunaan dinitrogen oksida. Biasanya, ini terjadi karena menghirup gas terlalu banyak atau terlalu cepat.Beberapa efek samping yang umum muncul di antaranya:
  • Keringat berlebih
  • Merinding
  • Mual
  • Muntah
  • Lelah
  • Sakit kepala
  • Halusinasi
  • Kekacauan mendengar suara
Pada anak-anak, terkadang mereka akan tampak sedikit linglung dan bingung setelah menghirup gas tawa. Namun, efek ini akan hilang dengan cepat dan tidak akan menimbulkan efek jangka panjang.Lebih jauh lagi, biasanya dalam kondisi medis, dokter akan memberikan dinitrogen oksida bersamaan dengan oksigen. Jika tidak bersamaan pun, mungkin diberikan lima menit kemudian setelah gas tawa selesai diberikan.Mengapa perlu diberikan oksigen? Sebab oksigen dapat membantu menghilangkan sisa dinitrogen oksida dari dalam tubuh. Dengan cara ini pula, kesadaran bisa kembali sepenuhnya setelah prosedur tuntas. Asupan oksigen cukup ini juga mencegah sakit kepala, yang merupakan salah satu efek samping gas tawa.

Larangan menghirup gas tawa

Pada beberapa situasi, seseorang tidak disarankan menghirup gas tawa. Biasanya, dokter akan menentukan hal ini berdasarkan riwayat medis. Contoh situasi ketika seseorang tidak direkomendasikan mendapat gas tawa adalah:
  • Sedang hamil trimester pertama
  • Riwayat penyakit paru obstruktif kronis
  • Mengalami defisiensi vitamin B-12 (cobalamin)
  • Riwayat gangguan mental
  • Riwayat penyalahgunaan obat
Risiko bisa meningkat apabila gas tawa diberikan kepada orang-orang dalam situasi di atas.

Tanda overdosis gas tawa

Orang yang terpapar gas tawa terus-menerus di lingkungan kerja juga bisa mengalami komplikasi jangka panjang. Paparan racun bisa menyebabkan defisiensi vitamin B12 atau anemia. Bukan tidak mungkin, ketika semakin parah maka bisa terjadi kerusakan saraf dan muncul sensasi kebas di sekujur tubuh.Memang benar gas tawa ini termasuk zat yang aman dan umum digunakan untuk keperluan medis. Meski demikian, tetap ada risiko overdosis akibat paparan jangka panjang atau dosisnya terlalu banyak.Tanda-tanda overdosis dinitrogen oksida di antaranya:
  • Iritasi di hidung, mata, tenggorokan
  • Kesulitan bernapas
  • Batuk
  • Dada terasa sesak
  • Kejang
  • Detak jantung cepat
  • Halusinasi
  • Tekanan darah naik
  • Jari tangan, jari kaki, dan bibir kebiruan
Apabila seseorang mengalami overdosis dinitrogen oksida tanpa diimbangi dengan oksigen yang cukup. Jika dibiarkan tanpa penanganan, overdosis bisa saja menimbulkan koma hingga kematian.Namun, tak perlu khawatir sebab overdosis ini hanya bisa terjadi apabila gas tawa yang diberikan jauh lebih banyak ketimbang dosis biasanya untuk keperluan medis.

Catatan dari SehatQ

Ketika mendengar gas tawa, itu sebenarnya adalah dinitrogen oksida. Zat tanpa warna dan tanpa aroma ini sebenarnya aman dan umum digunakan di dunia medis. Utamanya, untuk menenangkan pasien sebelum prosedur seperti perawatan gigi dilakukan.Setelah mendapatkan gas tawa, efeknya bisa hilang dengan cepat. Anda bisa langsung beraktivitas yang memerlukan fokus tinggi seperti menyetir, namun sebaiknya tunggu hingga 15 menit.Selain itu, sebaiknya makan dalam porsi kecil sebelum mendapatkan gas tawa sehingga tubuh pun lebih siap. Cara ini dapat mencegah terjadinya mual dan muntah. Tak kalah penting, hindari makan berat dalam rentang waktu tiga jam sebelum prosedur dimulai.Meski aman, tetap saja risiko munculnya efek samping itu ada. Namun cenderung ringan dan tidak menyebabkan masalah jangka panjang. Berbeda dengan paparan dalam waktu lama atau dosis terlalu tinggi yang bisa menimbulkan overdosis.Jika ingin berdiskusi lebih lanjut seputar aman tidaknya Anda mendapatkan gas tawa, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan gigihidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/nitrous-oxide-side-effects#shortterm-effects
Diakses pada 2 Agustus 2021
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-to-know-about-laughing-gas
Diakses pada 2 Agustus 2021
Alcohol and Drug Foundation. https://adf.org.au/drug-facts/nitrous-oxide/
Diakses pada 2 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait