Kenali Penyebab Gangguan Tidur Seperti Penyakit Insomia dan Cara Mengatasinya

(0)
03 May 2019|Maria Yuniar
Salah satu penyebab gangguan tidur adalah insomnia.Insomnia menjadi salah satu penyebab gangguan tidur yang umum dijumpai.
Seperti yang diketahui, setiap orang tentu membutuhkan waktu tidur yang berkualitas selama 5-8 jam. Tanpa tidur yang cukup, sebagian besar aktivitas kehidupan Anda bisa terganggu. Sayangnya, tidak sedikit orang yang mengalami gangguan tidur seperti penyakit insomnia yang masih cuek dan tidak berusaha memperbaikinya. Padahal sulit tidur bisa berujung pada kurang konsentrasi saat berkendara, mengurangi daya ingat, menurunkan suasana hati, dan tentunya berdampak buruk pada pekerjaan atau produktivitas. Perubahan siklus tidur menjadi tidak teratur pun bisa menyebabkan hal serupa. Apabila Anda ingin mulai memperbaiki tidur Anda, ada beberapa hal yang bisa dilakukan baik secara alami maupun dengan mengonsumsi obat-obatan khusus yang diresepkan dokter. Namun sebelumnya, ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu gejala gangguan tidur agar tidak lagi ragu untuk menjalani perawatan.

Gejala gangguan tidur

Gejala gangguan tidur belum tentu disadari individu yang mengalaminya. Berikut ini beberapa gejala gangguan tidur yang penting untuk diperhatikan.
  • Merasa sangat mengantuk di siang hari
  • Sulit dibangunkan jika tidur
  • Mendengkur
  • Apnea atau gangguan pernapasan saat tidur
  • Gelisah dan sering menggerakkan kaki

Penyebab Gangguan Tidur

Ada banyak jenis penyebab gangguan tidur. Namun, kondisi yang paling umum menyebabkan gangguan tidur adalah insomnia, kebiasaan buruk, serta masalah kesehatan mental.

1. Insomnia

Bagi orang yang mengalami insomnia, tidur adalah kemewahan yang sulit didapatkan. Bahkan, insomnia adalah gangguan tidur paling umum di Amerika Serikat dan memengaruhi aktivitas sepertiga orang dewasa dalam rutinitas mereka.Insomnisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti stres, depresi, kegelisahan, pola tidur yang tak teratur, maupun pengobatan tertentu. Gejala insomnia sendiri masih sering disalahartikan oleh banyak orang. Tidak sedikit orang menganggap bahwa dengan tidur dini hari mereka sudah pasti mengalami insomnia.Padahal, kondisi ini lebih parah daripada sekedar tidur malam. Orang yang insomnia bisa saja tidak tidur berhari-hari atau kalaupun bisa tidur saat dini hari, biasanya durasinya tidak akan lama. Kondisi ini terjadi secara terus menerus dan bukan hanya sesekali. Pada orang yang insomnia kronis, gangguan tidur yang terjadi sudah semakin parah hingga ia perlu bantuan obat tidur untuk bisa memejamkan mata dengan tenang.

2. Kebiasaan Buruk sebelum Tidur

Dalam kebanyakan kasus, insomnia juga dikaitkan dengan kebiasaan buruk sebelum tidur. Misalnya, kebiasaan minum kopi di malam hari, merokok, dan mengonsumsi makanan berat menjelang tidur, hingga tidur di depan TV.

3. Masalah Kesehatan Mental

Gangguan tidur juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan mental. Misalnya, depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma. Untuk mengatasinya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli medis lain.

4. Penyebab Lain Gangguan Tidur

Kehamilan trimester pertama dan ketiga juga bisa menyebabkan gangguan tidur atau insomnia. Selain itu, wanita dalam masa menopause atau individu yang bekerja dengan shift malam, juga berisiko terhadap insomnia.

Bagaimana Cara Mengatasi Gangguan Tidur?

Setelah mengetahui penyebab gangguan tidur, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi medis yang tepat dan resep obat yang sesuai. Selain itu, beberapa gangguan tidur juga dapat diatasi dengan langkah-langkah berikut ini.

1. Terapi

Gangguan tidur yang disebabkan oleh depresi, kecemasan. atau pascatrauma, dapat dibantu dengan terapi untuk meredakan kecemasan. Sesi terapi latihan relaksasi atau pernapasan juga membantu meningkatkan suasana hati. Anda juga bisa menjalani terapi wicara dengan bantuan psikolog maupun psikiater.

2. Olahraga

Gaya hidup aktif akan membantu Anda tidur lelap, saat tubuh lelah. Anda bisa berolahraga di sore hari, selama 20-30 menit agar tubuh sedikit berkeringat.

3. Hindari Makanan Pemicu Gangguan Tidur

Beberapa jenis makanan dan minuman ini juga bisa menjadi mimpi buruk. Sebaiknya, hindari mengonsumsi makanan maupun minuman berikut ini 4-6 jam sebelum tidur.
  • Kafeina, termasuk kopi, teh, dan minuman bersoda
  • Makanan berat atau pedas
  • Minuman beralkohol

4. Mengonsumsi Makanan Pemicu Kantuk

Agar lebih mudah mengantuk dan tidur, cobalah camilan ringan di malam hari, seperti sereal susu atau muffin kecil. Makanlah minimal satu jam sebelum tidur. Selain itu, susu hangat dan teh chamomile juga menjaga tubuh tetap hangat, sehingga Anda merasa rileks dan mengantuk.

5. Mematikan TV

Menonton TV kerap menjadi hiburan tersendiri di malam hari. Namun, blue screen yang dipancarkan gawai seperti TV, laptop, atau handphone, dapat membuat Anda terjaga semalaman. National Sleep Foundation Amerika Serikat menyarankan Anda untuk memindahkan televisi dan komputer dari kamar tidur ke ruangan lain.Masih belum mengantuk di atas jam 9 malam? Cobalah mandi air hangat, membaca buku, atau teknik relaksasi lainnya. Jika masih kesulitan tidur, konsultasikan kondisi ini  dengan dokter. Dokter akan memberikan terapi yang tepat untuk mengatasi insomnia maupun gangguan tidur lain yang Anda alami. Terapi tersebut bisa berupa obat hingga terapi psikologis untuk membuat pikiran semakin tenang sehingga Anda bisa tidur tanpa banyak pikiran.
gangguan tidurmasalah tidurinsomnia
WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/guide/insomnia-symptoms-and-causes
Diakses pada Desember 2018
Kementerian Kesehatan RI.
http://yankes.depkes.go.id/read-waspadai-tandatanda-memiliki-gangguan-tidur-4444.html
Diakses pada 11 Maret 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait