Kenali Penyebab Gangguan Tidur Seperti Insomia dan Cara Mengatasinya

Salah satu penyebab gangguan tidur adalah insomnia.
Insomnia menjadi salah satu penyebab gangguan tidur yang umum dijumpai.

Seperti yang diketahui, setiap orang tentu membutuhkan waktu tidur yang berkualitas selama 5-8 jam. Tanpa tidur yang cukup, sebagian besar aktivitas kehidupan Anda bisa terganggu.

Gangguan tidur dapat membuat Anda kurang konsentrasi saat berkendara, mengurangi daya ingat, menurunkan suasana hati, dan tentunya berdampak buruk pada pekerjaan atau produktivitas.

Gejala Gangguan Tidur

Gejala gangguan tidur belum tentu disadari individu yang mengalaminya. Berikut ini beberapa gejala gangguan tidur yang penting untuk diperhatikan.

  • Merasa sangat mengantuk di siang hari
  • Sulit dibangunkan jika tidur
  • Mendengkur
  • Apnea atau gangguan pernapasan saat tidur
  • Gelisah dan sering menggerakkan kaki

Penyebab Gangguan Tidur

Ada banyak jenis penyebab gangguan tidur. Namun, kondisi yang paling umum menyebabkan gangguan tidur adalah insomnia, kebiasaan buruk, serta masalah kesehatan mental.

1. Insomnia

Bagi penderita insomnia, tidur adalah kemewahan yang sulit didapatkan. Bahkan, insomnia menjadi gangguan tidur paling umum di Amerika Serikat dan memengaruhi aktivitas sepertiga orang dewasa dalam rutinitas mereka.

Stres, depresi, kegelisahan, pola tidur yang tak teratur, maupun pengobatan tertentu, bisa menimbulkan insomnia.

2. Kebiasaan Buruk sebelum Tidur

Dalam kebanyakan kasus, insomnia juga dikaitkan dengan kebiasaan buruk sebelum tidur. Misalnya, kebiasaan minum kopi di malam hari, merokok, dan mengonsumsi makanan berat menjelang tidur, hingga tidur di depan TV.

3. Masalah Kesehatan Mental

Gangguan tidur juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan mental. Misalnya, depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma. Untuk mengatasinya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli medis lain.

4. Penyebab Lain Gangguan Tidur

Kehamilan trimester pertama dan ketiga juga bisa menyebabkan gangguan tidur atau insomnia. Selain itu, wanita dalam masa menopause atau individu yang bekerja dengan shift malam, juga berisiko terhadap insomnia.

Bagaimana Cara Mengatasi Gangguan Tidur?

Setelah mengetahui penyebab gangguan tidur, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi medis yang tepat dan resep obat yang sesuai. Selain itu, beberapa gangguan tidur juga dapat diatasi dengan langkah-langkah berikut ini.

1. Terapi

Gangguan tidur yang disebabkan oleh depresi, kecemasan. atau pascatrauma, dapat dibantu dengan terapi untuk meredakan kecemasan. Sesi terapi latihan relaksasi atau pernapasan juga membantu meningkatkan suasana hati. Anda juga bisa menjalani terapi wicara dengan bantuan psikolog maupun psikiater.

2. Olahraga

Gaya hidup aktif akan membantu Anda tidur lelap, saat tubuh lelah. Anda bisa berolahraga di sore hari, selama 20-30 menit agar tubuh sedikit berkeringat.

3. Hindari Makanan Pemicu Gangguan Tidur

Beberapa jenis makanan dan minuman ini juga bisa menjadi mimpi buruk. Sebaiknya, hindari mengonsumsi makanan maupun minuman berikut ini 4-6 jam sebelum tidur.

  • Kafeina, termasuk kopi, teh, dan minuman bersoda
  • Makanan berat atau pedas
  • Minuman beralkohol

4. Mengonsumsi Makanan Pemicu Kantuk

Agar lebih mudah mengantuk dan tidur, cobalah camilan ringan di malam hari, seperti sereal susu atau muffin kecil. Makanlah minimal satu jam sebelum tidur. Selain itu, susu hangat dan teh chamomile juga menjaga tubuh tetap hangat, sehingga Anda merasa rileks dan mengantuk.

5. Mematikan TV

Menonton TV kerap menjadi hiburan tersendiri di malam hari. Namun, blue screen yang dipancarkan gawai seperti TV, laptop, atau handphone, dapat membuat Anda terjaga semalaman. National Sleep Foundation Amerika Serikat menyarankan Anda untuk memindahkan televisi dan komputer dari kamar tidur ke ruangan lain.

Masih belum mengantuk di atas jam 9 malam? Cobalah mandi air hangat, membaca buku, atau teknik relaksasi lainnya. Jika masih kesulitan tidur, konsultasikankondisi ini  dengan dokter.

WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/guide/insomnia-symptoms-and-causes
Diakses pada Desember 2018

Kementerian Kesehatan RI.
http://yankes.depkes.go.id/read-waspadai-tandatanda-memiliki-gangguan-tidur-4444.html
Diakses pada 11 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed