Bagaimana Gangguan Pita Suara Seperti yang Dialami Raffi Ahmad Bisa Terjadi?

Gangguan pita suara terjadi ketika pita suara tidak bekerja dengan baik
Gangguan pita suara disebabkan oleh beberapa hal

Baru-baru ini, kabar mengejutkan datang dari artis sekaligus presenter terkenal, Raffi Ahmad. Raffi mengatakan bahwa di sekitar lehernya terdapat benjolan. Selain itu, suaranya sering serak dan hilang secara tiba-tiba. Banyak netizen yang menganggap bahwa benjolan di leher Raffi sama dengan benjolan yang pernah dialami sahabatnya, Alm. Olga Syahputra.

Raffi pun angkat bicara. Ia mengatakan bahwa luka dan benjolan di pita suaranya disebabkan karena terlalu sering digunakan. Pekerjaan Raffi yang padat, mengharuskan dirinya untuk selalu berbicara sepanjang hari. Keadaan inilah yang kemudian menjadi penyebab dari gangguan pita suara.

Gangguan pita suara

Gangguan pita suara terjadi ketika pita suara tidak bekerja dengan semestinya. Untuk menghasilkan suara, udara harus keluar dari paru-paru dan melewati pita suara. Ketika udara melewatinya, lipatan pita suara akan bergetar dan menimbulkan suara. Akan tetapi, pada penderita gangguan pita suara, kondisi tersebut tidak dapat terjadi.

Pita suara yang harusnya terbuka ketika udara keluar dari paru-paru, malah menutup sehingga hanya sedikit suara yang dapat dihasilkan atau bahkan tidak ada sama sekali. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh penggunaan suara yang berlebihan dan terlalu sering.

Penggunaan suara yang berlebihan tidak hanya menyebabkan suara hilang, namun dapat menumbuhkan benjolan di area pita suara. Benjolan yang dapat muncul di area pita suara terbagi menjadi dua, di antaranya:

  • Nodul pita suara

Nodul pita suara adalah benjolan di pita suara akibat terlalu sering mengeluarkan suara secara berlebihan. Kondisi ini biasanya terjadi di titik tengah lipatan pita suara. Benjolan di pita suara ini tergolong jinak dan bukan termasuk kanker. Ketika Anda menggunakan suara secara berlebihan, maka bisa menyebabkan lipatan pita suara menjadi bengkak. Selain itu, benjolan juga bisa menjadi lebih besar dan keras.

  • Polip pita suara

Polip pita suara terjadi di salah satu atau kedua lipatan pita suara. Benjolan pada polip lebih besar dibandingkan benjolan pada nodul. Benjolan ini berisi cairan dan mampu membuat leher menjadi bengkak kemerahan. Polip pita suara memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi

Profesi yang mengharuskan seseorang banyak mengeluarkan suara, seperti penyanyi dan presenter dalam kasus Raffi Ahmad, sangatlah berisiko untuk mengalami gangguan pita suara. Selain penggunaan suara yang berlebih, gangguan pita suara juga bisa disebabkan oleh menghirup zat yang dapat mengiritasi saluran napas, mengalami ISPA, atau berolahraga terlalu keras.

[[artikel-terkait]]

Gejala gangguan pita suara

Gangguan pita suara bisa menimbulkan beberapa gejala tertentu. Berikut gejala yang mungkin Anda rasakan ketika mengalami kondisi ini:

  • Suara serak
  • Perubahan suara
  • Batuk
  • Mengi
  • Sesak tenggorokan
  • Sulit bernapas

Pada kasus Raffi Ahmad, ia mengalami dua gejala gangguan pita suara di atas, yaitu serak dan perubahan suara. Gejala-gejala ini tidak boleh diabaikan dan perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jika Anda merasakan gejala tersebut dan merasa terganggu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Mengobati gangguan pita suara

Gangguan pita suara bisa terjadi secara tiba-tiba dan parah. Jika gangguan pita suara yang parah tidak ditangani secara cepat dan tepat, kondisi pita suara akan semakin memburuk. Bahkan di masa tua, penderitanya dapat kehilangan suara secara permanen.

Dalam mengobati gangguan pita suara, jika dokter mendapati adanya benjolan di pita suara, maka dokter kemungkinan akan merekomendasikan pembedahan untuk menghilangkan benjolan tersebut. Benjolan di pita suara perlu segera diatasi agar tidak semakin besar, dan membuat penderitanya semakin terganggu.

Selain itu, agar dapat segera pulih dari gangguan pita suara, Anda akan dianjurkan untuk melakukan terapi wicara. Dalam melakukan terapi wicara, Anda dapat mempelajari teknik pernapasan agar mampu mengendalikan pita suara dengan baik. Selain itu, Anda juga dapat melakukan relaksasi untuk mengendurkan otot-otot tenggorokan. Hal ini dapat membantu Anda terhindar dari gangguan pita suara berulang.

Sebagai langkah pencegahan terjadinya penyakit yang diderita Raffi Ahmad ini, Anda dianjurkan untuk melakukan beberapa cara, seperti:

  • Tidak menggunakan suara secara berlebihan dan sering
  • Tidak merokok
  • Mulai melakukan pola hidup sehat
  • Minum air putih dan beristirahat dengan cukup

Dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk pita suara, menjadi tanggung jawab diri Anda sendiri. Apabila Anda merasakan adanya ketidakwajaran pada pita suara, sebaiknya segera periksakan kondisi Anda kepada dokter.

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17623-vocal-cord-dysfunction. Diakses pada Juli 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15424-vocal-cord-lesions-nodules-polyps-and-cysts
Diakses pada Juli 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/asthma/expert-answers/vocal-cord-dysfunction/faq-20058019
Diakses pada Juli 2019

Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/vocal-cord-disorders
Diakses pada Juli 2019

Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/otolaryngology/specialty_areas/voice_center/conditions/vocal_cord_dysfunction.html
Diakses pada Juli 2019

ASHA. https://www.asha.org/public/speech/disorders/Vocal-Cord-Nodules-and-Polyps/
Diakses pada Juli 2019

AAAAI. https://www.aaaai.org/conditions-and-treatments/related-conditions/vocal-cord-dysfunction
Diakses pada Juli 2019

Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/service/ear-nose-throat/conditions/vocal-cord-dysfunction
Diakses pada Juli 2019

Banner Telemed