Gangguan Perilaku Anak yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

(0)
11 Feb 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada banyak jenis gangguan perilaku anak, misalnya suka berbohong dan impulsif.Agresif dan suka marah-marah adalah gangguan perilaku anak yang harus segera diatasi orangtua.
Salah satu tantangan terbesar dalam menjadi orangtua adalah menghadapi gangguan perilaku anak usia dini. Sebab, Sebagai orangtua, Anda harus bijak dalam mengatasi perilaku anak yang buruk supaya mereka tak mengulanginya lagi di kemudian hari.Supaya bisa segera diatasi, mari kita pahami berbagai jenis gangguan perilaku anak yang sering terjadi beserta solusi yang bisa dilakukan.

Gangguan perilaku anak yang sering terjadi beserta solusinya

Pengertian perilaku anak adalah tindakan, reaksi, dan fungsi mereka dalam menanggapi lingkungan dan situasi sehari-hari. Anak-anak akan belajar untuk berperilaku baik jika mereka mendapatkan panduan dan dukungan yang positif dan konsisten dari kedua orangtuanya.Maka dari itu, cobalah untuk berkenalan dulu dengan berbagai jenis gangguan perilaku anak sebelum mencari solusinya.

1. Berbohong

Terdapat tiga alasan mengapa anak suka berbohong, yakni ingin mendapatkan perhatian, menyembunyikan masalah, dan merasa baik terhadap dirinya sendiri.Jika memang Anda mencurigai perkataan anak, cobalah tanyakan kepadanya "Apakah benar ini yang terjadi?" guna memastikan apa yang dilontarkan dari mulut anak memang benar.Berikan konsekuensi atau hukuman jika anak berbohong. Namun, jangan lupa untuk memuji keberaniannya jika Si Kecil berani mengatakan kejujuran.

2. Tidak mau patuh

Sebagai orangtua, tentunya Anda harus membuat peraturan di rumah agar anak-anak bisa disiplin. Namun, kadang ada kalanya Si Kecil tidak mau patuh.Tentunya, ini menjadi salah satu gangguan perilaku anak yang harus segera diatasi. Untuk menanganinya, Anda dapat memberikan hukuman yang tidak terlalu berat, tapi harus tegas dan konsisten.Misalnya, anak tidak mau merapikan mainan setelah menggunakannya. Sebagai konsekuensinya, larang mereka menonton televisi.Jika ia tetap tidak mau patuh, konsistenlah terhadap peraturan yang telah dibuat. Dengan begitu, anak Anda akan mulai mematuhi peraturan di rumah demi kebaikannya sendiri.

3. Terlalu sering bermain gawai (gadget)

Terlalu sering bermain gadget adalah gangguan perilaku anak yang harus diatasi
Jangan biarkan Si Kecil terlalu sering bermain gadget!
Gangguan perilaku anak yang cukup serius adalah terlalu sering bermain gawai, seperti ponsel atau televisi. Terkadang, mereka dapat berteriak dan membentak jika kita melarangnya. Menurut sebuah riset, terlalu sering menatap layar tidaklah baik untuk kesehatan mereka baik secara fisik maupun mental.Cobalah buat peraturan ketat mengenai penggunaan gawai di rumah. Jika memang anak Anda tak bisa lepas dari gawai, buatlah peraturan yang lebih ketat lagi.Segera ambil gawai dari genggaman mereka jika anak-anak tidak mau mematuhi peraturan. Sebagai orangtua, Anda juga harus menjadi panutan yang baik dengan tidak bermain gawai di depan mereka.Buatlah waktu khusus di mana Anda dan anak-anak melepaskan diri dari gawai dan berbincang empat mata untuk meningkatkan komunikasi.

4. Masalah terkait makanan

Suka pilih-pilih makanan, sering merasa lapar setiap 10 menit, atau mengonsumsi camilan tidak sehat dianggap sebagai gangguan perilaku anak yang tidak boleh diremehkan.Sebagai orangtua, bantulah anak-anak untuk membiasakan diri menjalani pola makan sehat. Beri tahu mereka bahwa makanan adalah sumber energi, bukan untuk membuat mereka nyaman saat sedang sedih atau menyenangkan mereka saat sedang bosan.Hindari mengucapkan "sayuran sangatlah menyehatkan" karena anak-anak cenderung berpikir bahwa makanan sehat memiliki rasa yang tak lezat. Lebih baik jelaskan pada mereka seberapa lezatnya sayuran dan makanan bernutrisi lainnya.

5. Tidak sopan

Sering mengejek, melempar benda, dan memanggil orang lain dengan sebutan yang tak sopan, adalah tingkah laku anak yang buruk dan harus dicari solusinya. Jika tidak segera ditangani, perilaku buruk ini bisa semakin menjadi-jadi.Jika memang perilaku tidak sopan ini bertujuan untuk mencari perhatian Anda, abaikan mereka. Jika mereka mengejek Anda atau orang lain, beri tahu mereka untuk menggunakan kata yang lembut. Buatlah peraturan untuk tidak menggunakan kata kotor di dalam maupun luar rumah.

6. Merengek

Suka merengek adalah gangguan perilaku anak yang harus diatasi
Merengek adalah gangguan perilaku anak yang harus diatasi
Merengek adalah perilaku yang buruk, terutama jika anak-anak menggunakannya untuk mendapatkan apa yang ia mau. Penting bagi orangtua untuk mengatasi masalah ini sebelum hal ini menjadi isu yang lebih besar lagi.Satu hal yang penting dilakukan orangtua saat anak merengek adalah mengabaikannya. Tunjukan pada ia bahwa merengek tidak akan membuat anak mendapatkan apa yang ia mau. Kemudian, jika Si Kecil sudah berhenti merengek, berikan ia perhatian positif.

7. Impulsif

Impulsif, atau melakukan suatu hal tanpa memikirkannya terlebih dahulu, merupakan gangguan perilaku yang sering dijumpai pada anak-anak. Sebagian anak, umumnya yang berusia 4 tahun, biasanya akan memukul orang lain tanpa bepikir terlebih dahulu. Sedangkan anak lainnya akan mengucapkan hal buruk tanpa memikirkan perasaan orang lain.Satu cara sederhana untuk mengatasi sikap impulsif pada anak adalah menasehatinya saat mereka berpikir matang-matang sebelum melakukan suatu hal.

8. Susah tidur

Anak Anda tidak mau tidur? Atau mereka tidak bisa tidur tanpa keberadaan orangtuanya? Hal ini juga dianggap sebagai gangguan perilaku pada anak Jika tidak segera ditangani, Si Kecil bisa menjadi kurang tidur.Ditambah lagi, kurangnya jam tidur anak dapat menyebabkan masalah perilaku dan mengundang penyakit.Buatlah peraturan yang tegas dan jelas mengenai jam tidur. Konsistensi adalah kunci untuk membuat anak memiliki kebiasaan tidur sehat.

9. Agresif

Perilaku agresif anak dapat Anda identifikasi, misalnya saat ia sedang frustrasi dengan tugas sekolahnya, Ia dapat melempar buku atau memukul saudara kandungnya ketika sedang marah.Namun, jangan cepat-cepat menghakiminya. Beberapa anak tidak tahu cara mengontrol perasaan mereka dengan benar.Berikanlah konsekuensi tegas jika anak masih bersikap agresif. Batasi haknya di rumah jika ia masih bersikap kasar terhadap keluarga atau temannya di sekolah. Dengan begitu, diharapkan Si Kecil akan memperbaiki perilakunya. Jika tidak kunjung membaik, mintalah bantuan kepada psikolog.

10. Tantrum

Tantrum atau sering marah-marah adalah gangguan perilaku pada anak yang harus segera ditangani. Jika tidak, sikap ini bisa bertahan hingga dewasa.Mengabaikan perilaku tantrum dipercaya sebagai cara terbaik untuk mengatasinya. Beri tahu juga anak Anda bahwa berteriak, menghentakkan kakinya, atau melempar tubuhnya ke lantai tidak akan membantu mereka mendapatkan apa yang mereka mau.Tunjukan juga kepada mereka cara yang lebih baik untuk mengekspresikan apa yang mereka mau.

Catatan dari SehatQ

Jika Ayah dan Bunda pernah atau sedang menghadapi berbagai gangguan perilaku anak di atas, janganlah putus asa dan terus berusaha. Jika perlu, mintalah bantuan ahli untuk membantu Anda atasi masalah ini.Jika Anda khawatir dengan kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
tips parentingkesehatan anakparenting stress
Child Mind. https://childmind.org/article/managing-problem-behavior-at-home/
Diakses pada 28 Januari 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/common-child-behavior-problems-and-their-solutions-1094944
Diakses pada 28 Januari 2021
Child Development. https://childdevelopment.com.au/areas-of-concern/behaviour/challenging-behaviour/#:~:text=Behaviour%20refers%20to%20how%20a,with%20a%20child's%20daily%20life.
Diakses pada 28 Januari 2021
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/toddlers/behaviour/encouraging-good-behaviour/good-behaviour-tips
Diakses pada 28 Januari 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait