Galaktorea Melanda? Bisa Jadi Kanker Penyebabnya!

(0)
02 Nov 2020|Dedi Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Galaktorea memerlukan pemeriksaan payudara seacar saksamaWaspadai kondisi galaktorea dan gejala yang menyertainya
Keluar cairan dari puting payudara, padahal sedang tidak sedang menyusui atau tidak terkait produksi ASI dinamakan galaktorea. Pada perempuan, kondisi ini umum terjadi baik sebelum memiliki anak bahkan setelah menopause. Namun pria dan anak-anak juga bisa saja terkena gangguan ini.Meski banyak yang bisa menjadi penyebab terjadinya keluar cairan dari payudara, pemicunya bisa pula tidak diketahui dengan pasti. Terkadang, kondisi ini juga bisa hilang sendiri tanpa pengobatan khusus. Tapi bukan berarti Anda boleh membiarkannya terus terjadi.

Kenali aneka gejala galaktorea

Gejala utama galaktorea adalah keluarnya cairan dari puting susu, padahal tidak sedang menyusui. Kondisi ini bisa berupa:
  • Cairan puting susu yang keluar terus-menerus
  • Lokasi keluar cairan tidak hanya satu tempat
  • Cairan terkadang keluar secara tiba-tiba
  • Cairan hanya keluar dari salah satu atau kedua payudara
Sementara gejala penyerta yang mungkin muncul meliputi:

Apa saja penyebab galaktorea?

Terdapat beragam kondisi yang bisa menyebabkan galaktorea. Beberapa di antaranya meliputi:
  • Tumor jinak pada kelenjar pituitari
  • Sedang hamil
  • Meremas payudara terlalu sering atau terlalu keras
  • Kanker payudara
  • Kelainan kelenjar tiroid
  • Konsumsi pil KB
  • Konsumsi obat antidepresan
  • Konsumsi obat untuk mengelola tekanan darah
  • Penyakit ginjal kronis
  • Mengenakan pakaian terlalu ketat di bagian payudara

Kapan penderita galaktorea harus ke dokter?

Ada beberapa tanda yang harus diwaspadai ketika seseorang mengalami galaktorea. Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter bila mengalami kondisi-kondisi di bawah ini:
  • Cairan dari puting susu yang keluar terus-menerus padahal sedang tidak menyusui atau hamil
  • Payudara keluar cairan saat diberi rangsangan (misalnya, saat berhubungan intim), tapi cairan tidak kunjung berhenti
  • Cairan memiliki warna atau karakteristik tertentu, seperti berdarah, kekuningan, dan bening, serta berasal dari area payudara yang mengalami benjolan abnormal

Cara dokter mendiagnosis galaktorea

Untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi, beberapa pemeriksaan medis bisa dianjurkan oleh dokter. Jenis pemeriksaan akan tergantung pada kebutuhan pasien dan dugaan diagnosis.Adapun serangkaian pemeriksaan untuk memastikan penyebab galatokrea meliputi:
  • Tes kehamilan

Demi memastikan penyebab galaktorea, tes kehamilan mungkin akan dilakukan. Hasilnya akan menentukan ada tidaknya kaitan antara gejala payudara keluar cairan dengan proses laktasi.
  • Pemeriksaan fisik

Salah satu pemeriksaan yang disarankan adalah meremas payudara untuk melihat respons dan jumlah cairan yang keluar. Melalui tes ini, dokter juga akan mencari kemungkinan adanya tumor.
  • Tes darah

Tes darah bisa diakukan guna mengetahui kadar senyawa dalam tubuh Anda. Contohnya, kadar prolaktin dan tiroid agar makin memudahkan dokter dalam menemukan penyebab galaktorea.
  • Pemeriksaan cairan di laboratorium

Pada perempuan yang pernah hamil, sampel cairan yang keluar dari payudara akan diperiksa di laboratorium. Langkah ini bertujuan menentukan kandungan lemaknya.
  • CT scan atau MRI

Guna mendapatkan gambaran lebih jelas, dokter mungkin akan menyarankan CT scan atau MRI. Dengan ini, dokter bisa mengetahui apakah jaringan payudara normal atau memiliki kelainan tertentu.
  • USG atau mammogram

Untuk mencari kemungkinan benjolan atau pertumbuhan jaringan tak normal dalam payudara, dokter juga dapat akan menyarankan USG payudara atau mammogram.

Cara mengobati galaktorea berdasarkan penyebabnya

Setelah mengetahui akar masalah di balik galaktorea dengan jelas, dokter baru akan menyarankan langkah pengobatan yang diperlukan. Apa sajakah caranya?
  • Hentikan konsumsi obat penyebab galaktorea

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan galaktorea disebabkan oleh konsumsi obat tertentu, dokter akan menyarankan Anda untuk berhenti memakai obat tersebut. Bagi Anda yang harus mengonsumsi obat, dokter bisa memberikan obat pengganti dengan fungsi serupa.
  • Konsumsi pengecil tumor

Bila ditemukan tumor, dokter dapat meresepkan obat tertentu guna mengecilkan ukurannya. Misalnya, obat untuk menurunkan kadar prolaktin atau menjaga agar kadarnya tetap stabil dalam tubuh Anda.
  • Operasi

Jika menemukan tumor berukuran besar atau pasien tidak mungkin mengggunakan obat-obatan, operasi pengangkatan tumor menjadi jalan keluarnya.

Bisakah galaktorea dicegah?

Anda bisa melakukan serangkaian langkah di bawah ini sebagai cara mencegah galaktorea:
  • Tidak terlalu sering meremas payudara
  • Jangan meremas payudara secara berlebihan
  • Memeriksakan kesehatan payudara secara teratur ke dokter
  • Jangan memakai baju atau bra yang terlalu ketat sehingga bisa memicu cedera pada payudara
Siapapun yang mengalami galaktorea, baik perempuan, pria, maupun anak-anak, harus memeriksakan diri ke dokter. Ini merupakan langkah terbaik untuk memastikan penyebabnya, sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang galaktorea atau payudara keluar cairan, mari tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kelenjar tiroidgangguan ginjalpayudarakanker payudaratumor jinak payudara
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17924-galactorrhea/
Diakses pada 2 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/galactorrhea
Diakses pada 2 November 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/galactorrhea/symptoms-causes/syc-20350431
Diakses pada 2 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait