Kupas Tuntas Tentang Fungsi Vitamin dan Jenis-jenisnya

Fungsi vitamin akan optimal ketika dikonsumsi dengan dosis yang sesuai
Fungsi vitamin sangat beragam, demikian pula jenisnya

Mengetahui jenis-jenis dan fungsi vitamin termasuk penting agar kinerja tubuh dapat terjaga dengan baik. Masalahnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin secara cukup.

Untuk mencukupi kebutuhan vitamin, Anda harus mendapatkannya dari luar lubuh. Misalnya dengan mengonsumsi bahan pangan yang menjadi sumbernya maupun suplemen.

Tiap vitamin akan memberikan fungsinya sendiri-sendiri. Mulai dari mempertahankan imunitas, menjaga kesehatan mata, mempertahankan kesehatan tulang, dan banyak lagi.

Vitamin larut dalam lemak vs vitamin larut dalam air

Ada dua kelompok vitamin, yaitu yang larut dalam lemak dan yang larut dalam air.

  • Vitamin yang larut dalam lemak

Vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan dalam jaringan lemak dan hati. Contohnya, vitamin A, D, E, dan K.

Penyerapan vitamin larut dalam lemak akan lebih maksimal jika dikonsumsi bersama makanan berlemak. Vitamin ini dapat bertahan di tubuh dalam hitungan hari hingga bulan.

Kekurangan maupun kelebihan kelompok vitamin ini sama-sama bisa merugikan kesehatan.

  • Vitamin yang larut dalam air

Peran vitamin yang larut dalam air tentu berbeda. Vitamin yang larut dalam air tidak bisa bertahan lama dalam tubuh.

Tubuh akan membuang vitamin ini saat Anda buang air kecil. Karena itu, Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin larut dalam air secara teratur. Vitamin C dan B kompleks merupakan contoh vitamin larut dalam air.

Fungsi vitamin berdasarkan ragam jenisnya

Ada 13 vitamin penting yang sebaiknya Anda penuhi setiap hari. Apa sajakah jenis vitamin tersebut?

  • Vitamin A (retinol)

Vitamin A berfungsi memelihara kesehatan gigi, tulang, jaringan lunak, dan kulit. Vitamin ini bisa diperoleh dari wortel, brokoli, kangkung, bayam, ubi jalar, labu, keju, telur, hati, minyak ikan cod, blewah, aprikot, serta susu.

  • Vitamin B (thiamine)

Vitamin B dapat membantu tubuh dalam mengolah karbohidrat menjadi energi, serta berperan dalam fungsi jantung. Anda bisa mendapatkannya dari hati, beras merah, gandum, biji bunga matahari, asparagus, kale, kembang kol, kentang, jeruk, dan telur.

  • Vitamin B2 (riboflavin)

Fungsi vitamin B2 adalah membantu pertumbuhan tubuh dan memproduksi sel-sel darah merah. Vitamin ini bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi susu, daging, telur, ikan, yoghurt, pisang, asparagus, serta buncis.  

  • Vitamin B3 (niacin)

Vitamin B3 membantu dalam menjaga kesehatan kulit dan saraf. Dalam dosis tinggi, vitamin ini juga dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi. Namun penggunaannya dalam dosis tinggi harus dengan dosis dokter.

Anda bisa mendapatkan vitamin B3 dari daging ayam, daging sapi, tuna, salmon, susu, telur, brokoli, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, wortel, tomat, jamur, kurma, serta alpukat.

  • Vitamin B5 (asam pantotenat)

Vitamin B5 dapat melancarkan proses metabolisme tubuh, serta memproduksi hormon dan kolesterol. Untuk mendapatkan vitamin ini, Anda bisa mengonsumsi brokoli, alpukat, daging-dagingan, gandum utuh, dan royal jelly.

  • Vitamin B6 (pyridoxine)

Vitamin B6 berfungsi menjaga fungsi otak dan memproduksi sel darah merah. Sumber vitamin ini meliputi daging-dagingan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, gandum utuh, serta pisang.

  • Vitamin B7 (biotin)

Fungsi vitamin B7 adalah untuk membantu penyerapan protein dan karbohidrat, serta membentuk hormon dan kolesterol. Guna memenuhi kebutuhan vitamin ini, Anda bisa mengonsumsi kuning telur, hati, buncis, kacang polong, lentil, wortel, kembang kol, jamur, dan biji bunga matahari.

  • Vitamin B9 (asam folat)

Siapa yang tak kenal dengan asam folat? Vitamin ini berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan produksi DNA. Karena itu, ibu hamil perlu mengonsumsinya agar janin berkembang dengan sehat.

Anda bisa mendapatkannya dari sayuran berdaun hijau, hati, biji bunga matahari, serta buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, dan limau gedang (grapefruit).

  • Vitamin B12 (cyanocobalamin)

Vitamin B12 termasuk vital untuk metabolisme tubuh dan menjaga fungsi sistem saraf pusat. Vitamin ini bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi daging merah, daging unggas, telur, susu dan produk susu, ikan, serta kerang.

Ada pula beberapa produk sereal dan produk kedelai yang sudah diperkaya dengan vitamin B12.

  • Vitamin C (asam askorbat)

Vitamin C berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi, serta membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Vitamin ini terkandung dalam paprika, jambu, kiwi, leci, jeruk, pepaya, kale, brokoli, dan banyak lagi.

  • Vitamin D (ergocalciferol)

Fungsi vitamin D adalah membantu tubuh dalam menyerap kalsium. Kalsium sendiri sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi serta tulang.

Untuk mendapatkan vitamin D, Anda bisa menerima paparan sinar ultraviolet dari cahaya matahari, serta mengonsumsi ikan berlemak, telur, hati sapi, dan jamur.

  • Vitamin E (tocopherol)

Vitamin E membantu dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Anda bisa memperolehnya dari kiwi, alpukat, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, minyak sayuran yang tidak dipanaskan, gandum utuh, dan telur.

  • Vitamin K (phylloquinone)

Vitamin K berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, kemampuan kognitif, dan kesehatan jantung. Vitamin ini bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi alpukat, kiwi, serta sayuran berdaun hijau.

Banyak sekali jenis dan fungsi vitamin bagi tubuh Anda, bukan? Penting untuk mencukupi kebutuhan vitamin-vitamin tersebut dalam keseharian agar kinerja tubuh Anda tetap optimal.

Bagi orang yang memiliki gangguan atau kondisi medis tertentu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis vitamin yang sebaiknya Anda dapatkan. Jangan sampai niat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh malah berbalik merugikan Anda.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/195878.php
Diakses pada 2 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320310.php#what-are-fat-soluble-vitamins
Diakses pada 2 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219867.php#benefits
Diakses pada 2 Desember 2019

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/002399.htm
Diakses pada 2 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/biotin-deficiency#side-effects
Diakses pada 2 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-folate-folic-acid
Diakses pada 2 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-foods
Diakses pada 2 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/all-about-vitamin-e
Diakses pada 2 Desember 2019

Artikel Terkait