logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Fungsi Vesikula Seminalis untuk Kesuburan Pria

open-summary

Fungsi vesikula seminalis yang berada di bawah kandung kemih pria adalah memproduksi dan menyimpan air mani yang berguna untuk menjaga kualitas sperma.


close-summary

9 Jul 2019

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Fungsi vesikula seminalis adalah tempat menyimpan sperma

Fungsi vesikula seminalis adalah memproduksi dan menyimpan air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi

Table of Content

  • Fungsi vesikula seminalis pada pria
  • Masalah pada vesikula seminalis
  • Tips menjaga kesehatan vesikula seminalis

Vesikula seminalis merupakan organ yang penting bagi sistem reproduksi pria. Organ ini terletak di bawah kandung kemih pria, di atas kelenjar prostat. Diameternya sekitar lima sentimeter.

Advertisement

Tabung vesikula seminalis ini terdiri dari tiga lapisan berbeda. Bagian terdalam adalah sel yang khusus memproduksi cairan vesikula seminalis. Lapisan tengah adalah jaringan otot yang lembut. Sementara lapisan terluarnya adalah jaringan penghubung.

Baca Juga

  • Pap Smear, Pemeriksaan Penting untuk Deteksi Kanker Serviks
  • Beragam Obat Penyubur Sperma, Benarkah Bisa Atasi Masalah Ketidaksuburan pada Pria?
  • Testis Membesar dan Memerah, Waspadai Radang Testis

Fungsi vesikula seminalis pada pria

Sebagai salah satu organ reproduksi pria, vesikula seminalis memiliki sejumlah fungsi, yaitu sebagai berikut:

1. Memproduksi air mani

Fungsi vesikula seminalis yang utama adalah memproduksi sekaligus menyimpan cairan yang nantinya akan menjadi cairan mani pria. Sekitar 70% cairan yang keluar saat ejakulasi berasal dari sini.

Cairan ini sangat penting dalam menjamin fungsi dan kualitas sperma. Semakin baik kinerja vesikula seminalis, semakin baik pula sperma yang dihasilkan seorang pria.

2. Mengeluarkan air mani

Organ reproduksi pria yang satu ini juga berperan dalam membantu air mani untuk keluar melalui saluran kemih (uretra) pria saat hendak berejakulasi.

3. Sumber energi bagi sperma

Air mani yang dihasilkan oleh vesikula seminalis mengandung sejumlah komponen zat, salah satunya fruktosa. Fruktosa, yang merupakan salah satu jenis gula, berperan sebagai sumber energi bagi sel sperma (spermatozoa). Dengan begitu, sel sperma dapat bergerak dengan baik saat menuju sel telur.

4. Pelindung sperma

Fungsi vesikula seminalis lainnya adalah untuk melindungi sperma. Hal ini dikarenakan air mani yang diproduksi mengandung protein, salah satunya semenogelin. Protein ini berbentuk seperti gel yang akan menyelubungi sperma saat masuk ke saluran reproduksi wanita. 

5. Menetralkan pH di vagina

Saluran reproduksi wanita memiliki tingkat keasaman (pH) yang cukup tinggi, sehingga bersifat asam. Agar sperma tidak rusak atau mati saat berenang menuju sel telur, vesikula seminalis memproduksi air mani yang mengandung alkaline, yang bersifat basa. Alkaline berfungsi untuk menetralkan pH vagina wanita tersebut.

Masalah pada vesikula seminalis

Ada beberapa masalah kesehatan yang dapat menimpa organ ini apabila tidak dijaga dengan baik, seperti:

1. Infeksi dan abses

Kondisi ini terjadi ketika ada bakteri menginfeksi vesikula seminalis. Bakteri biasanya berasal dari uretra dan kelenjar prostat. Untuk mengatasi infeksi bakteri ini, dokter akan memberikan antibiotik.

2. Kista

Penyakit reproduksi pria pada organ ini dapat berupa kista. Kista di vesikula seminalis biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun. Kondisi ini dapat terkadi karena bawaan atau adanya luka terbuka setelah operasi prostat.

3. Batu di vesikula seminalis

Meski jarang, adanya batu di vesikula seminalis terjadi karena ada peradangan. Selain itu, urine yang tidak terbuang sempurna juga dapat membentuk batu ini.

4. Kanker

Kanker di vesikula seminalis sangat jarang terjadi. Justru yang lebih sering terjadi adalah kanker prostat yang berpengaruh pada fungsi vesikula seminalis mengingat posisi keduanya cukup dekat. Kanker prostat dapat menyebabkan saraf-saraf yang berhubungan rusak sehingga vesikula seminalis tidak dapat memproduksi air mani.

Hal tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami orgasme, tapi tidak mengeluarkan cairan mani, alias dry orgasm. Kondisi ini dapat berpengaruh pada kesuburan pria.

Tips menjaga kesehatan vesikula seminalis

Mengingat pentingnya fungsi vesikula seminalis, penting untuk memastikannya tetap sehat. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Melakukan hubungan seks yang aman dengan menggunakan kondom
  • Tidak bergonta-ganti pasangan seks
  • Konsumsi sayur dan buah-buahan serta hindari lemak dan gula berlebih
  • Rutin berolahraga untuk menjaga berat badan ideal
  • Berhenti merokok karena bisa menurunkan kualitas sperma

Tak kalah penting, ketika terasa ada gangguan pada vesikula seminalis, segera konsultasikan kepada dokter. Anda bisa chat dokter secara online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang juga di App Store dan Google Play

Advertisement

kanker prostathormon seksprostatmasalah reproduksireproduksi pria

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved