logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Mengenal Fungsi Uterus atau Rahim dalam Sistem Reproduksi Wanita

open-summary

Uterus atau rahim adalah bagian organ reproduksi wanita berbentuk seperti kantung yang terlihat seperti buah pir terbalik dengan panjang sekitar 8 cm. Fungsi uterus adalah sebagai tempat berkembangnya janin, berperan melindungi janin, hingga mendukung persalinan.


close-summary

3 Des 2021

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Fungsi uterus atau rahim adalah sebagai tempat berkembangnya janin

Fungsi uterus atau rahim adalah sebagai tempat berkembangnya janin

Table of Content

  • Fungsi uterus atau rahim pada sistem reproduksi wanita
  • Ciri rahim bermasalah
  • Makanan yang baik untuk kesehatan rahim

Uterus adalah salah satu organ reproduksi wanita yang sering juga disebut sebagai rahim. Fungsi uterus yang utama adalah sebagai tempat menerima sel telur yang telah dibuahi dan mendukung pertumbuhannya selama kehamilan.

Advertisement

Uterus merupakan organ berotot berbentuk seperti kantung yang terlihat seperti buah pir terbalik dengan panjang sekitar 8 cm. Organ ini terletak di perut bawah pada area panggul wanita di belakang atas kandung kemih.

Uterus disangga oleh otot, ligamen, dan jaringan fibrosa agar tetap berada di tempatnya. Organ ini dihubungkan dengan vagina oleh leher rahim atau serviks.

Fungsi uterus atau rahim pada sistem reproduksi wanita

Fungsi uterus adalah menjaga kehamilan dari implantasi hingga janin lahir
Gambar lokasi uterus atau rahim di tubuh wanita

Uterus memegang peranan penting untuk sistem reproduksi wanita. Berikut bebrapa fungsi uterus yang perlu Anda ketahui:

1. Sebagai tempat implantasi

Sel telur yang berhasil dibuahi akan menempel pada dinding rahim yang disebut endometrium. Proses ini disebut sebagai implantasi dan merupakan tahap awal kehamilan.

Saat proses implantasi terjadi, jaringan dindin rahim sebagian bisa meluruh, membuat ibu hamil mengalami perdarahan ringan atau bercak yang kerap dikira sebagai menstruasi, padahal darah tersebut merupakan hasil dari perdarahan implantasi.

2. Memelihara janin

Setelah proses implantasi terjadi, maka sel telur yang telah dibuahi akan berkembang di dalam rahim menjadi janin. Janin akan mendapatkan nutrisi dari pembuluh darah yang tersambung dengan ibu. Janin akan terus berkembang hingga masa persalinan tiba.

Di masa kehamilan ini, rahim dapat membesar hingga 1 cm per minggu untuk memberi ruang tumbuh kembang bayi hingga siap dilahirkan.

3. Melindungi janin

Rahim yang terus membesar selama kehamilan tidak hanya mengakomodasi janin yang tumbuh, tapi juga menyediakan tempat untuk cairan ketuban yang fungsinya untuk melindungi janin. Seiring tumbuhnya janin, nantinya rahim juga akan menjadi tempat untuk menampung urine dan sekresi cairan paru-paru dari janin.

4. Mendukung proses menstruasi

Dalam siklus menstruasi yang normal, setiap bulannya dinding rahim akan menebal untuk mempersiapkan kehamilan. Ini adalah mekanisme alami tubuh untuk berjaga-jaga jika ada sel telur yang berhasil dibuahi.

Namun jika pembuahan tidak terjadi, dinding rahim yang menebal tadi akan meluruh dan keluar lewat vagina dalam bentuk darah. Inilah yang disebut sebagai proses menstruasi.

5. Memudahkan persalinan

Pada saat waktunya melahirkan, atau mengeluarkan janin, maka rahim akan berkontraksi. Kontraksi ini akan membantu melebarkan serviks serta membantu persalinan bayi agar dapat keluar lebih mudah.

6. Menyangga saluran kemih

Fungsi uterus lainnya adalah untuk menyangga berbagai organ di sekitarnya sepetri kandung kemih, usus dan tulang panggul. Uterus juga berfungsi memisahkan kandung kemih dan usus.

7. Mendukung respon seksual

Pada rahim terdapat pembuluh darah dan saraf yang mengarahkan aliran darah ke panggul dan alat kelamin luar termasuk ovarium, vagina, labia, dan klitoris sehingga dapat memberikan respon seksual. Uterus juga berperan dalam terjadinya orgasme.

Baca Juga: Variasi Bentuk Rahim Abnormal yang Perlu Diketahui

Ciri rahim bermasalah

Ciri rahim bermasalah salah satunya adalah haid tidak teratur
Haid tidak teratur salah satu ciri uterus bermasalah

Fungsi uterus dapat terganggu jika rahim mengalami masalah. Ada beberapa gejala umum yang dapat menjadi ciri-ciri rahim bermasalah, yaitu:

  • Haid tidak teratur atau ada perubahan pada pola menstruasi
  • Keputihan yang tidak biasa seperti mendadak banyak, terjadi perubahan pada warna atau aroma.
  • Nyeri atau ketidaknyamanan pada panggul
  • Nyeri di punggung bawah
  • Kesulitan buang air kecil
  • Gangguan kesuburan atau sulit hamil

Baca Juga: Letak Rahim yang Normal dan Kelainan yang Bisa Terjadi

Makanan yang baik untuk kesehatan rahim

Makanan yang baik untuk rahim salah satunya buah beri
Buah beri baik untuk kesehatan uterus

Mengingat pentingnya fungsi uterus, ada baiknya Anda mulai mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan rahim. Beberapa jenis makanan tersebut antara lain adalah:

1. Makanan kaya vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam kesehatan ovarium dengan mengatur fungsi hormon, pertumbuhan sel telur dan folikel. Makanan sumber vitamin D antara lain termasuk salmon, kuning telur, jamur, dan susu yang diperkaya vitamin D.

2. Makanan kaya antioksidan

Melengkapi diet dengan makanan kaya antioksidan dapat membantu meningkatkan kesehatan organ reproduksi wanita. Contoh antioksidan yang bisa Anda konsumsi termasuk vitamin A, C dan E, selenium juga beta karoten.

Konsumsi buah-buahan dan sayuran untuk meningkatkan asupan antioksidan, terutama asupan buah beri.

3. Makanan dengan kandungan asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 berperan dalam fluiditas membran, kesehatan sel dan dapat memberikan perlindungan terhadap kerusakan oksidatif pada rahim. Selain itu, omega-3 mungkin juga penting untuk implantasi embrio.

Untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 Anda bisa mendapatkannya dari ikan berlemak seperti salmon dan makarel. Selain itu, biji rami, kenari, kedelai, minyak kedelai, dan biji labu juga kaya akan omega-3.

4. Sumber asam folat

Asam folat merupakan makanan penting untuk menjaga kesehatan dan fungsi rahim selama tahun-tahun reproduksi. Sumber asam folat termasuk di antaranya adalah jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan serta roti dan sereal yang diperkaya.

Baca Juga

  • Kontraksi Setelah Berhubungan Intim Saat Hamil, Apakah Aman?
  • Apakah Boleh Menyusui saat Hamil? Ketahui Tips Aman serta Kemungkinan Bahayanya
  • Gestasi Adalah Periode Penting bagi Bumil, Ini Penjelasan Lengkapnya

Itulah fungsi uterus yang perlu Anda ketahui. Selama siklus menstruasi, fungsi rahim dapat mengalami perubahan dan menyebabkan muncul gejala-gejala yang bervariasi.

Untuk memastikan apakah gejala yang dirasakan berkaitan dengan masalah rahim atau hanya perubahan hormon biasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Khususnya jika muncul gejala baru yang dirasa cukup mengganggu.

Advertisement

menjaga kehamilanpenyakit rahimorgan intim wanita

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved