Tulang tempurung lutut
Tulang tempurung lutut berfungsi melindungi persendian lutut

Selain siku, tulang di bagian lutut adalah salah satu tulang yang cukup keras pada tubuh manusia. Fungsi dari tulang tempurung pada lutut melindungi persendian lutut serta membantu pergerakan.

Apa fungsi tulang tempurung lutut?

Tulang tempurung lutut merupakan tulang kecil yang berada di antara tulang paha dan tulang kering. Tulang tempurung lutut memiliki panjang kurang lebih lima centimeter dan dilapisi oleh tulang rawan yang kuat dan lentur.

Tulang tempurung lutut dibungkus oleh tendon yang menghubungkan otot paha dengan tulang kering yang berada di bawah persendian lutut. Berikut adalah beberapa fungsi tulang tempurung lutut:

  • Membentuk persendian lutut

Tulang tempurung lutut turut serta dalam membentuk persendian lutut bersama dua tulang lainnya, yaitu tulang paha dan tulang kering.

  • Membantu lutut untuk bisa menekuk dan bergerak

Tulang tempurung lutut memiliki fungsi utama untuk membuat lutut bisa menekuk dan bergerak, serta berperan dalam setiap pergerakan yang membutuhkan penggunaan paha.

  • Membantu dan menyeimbangkan pergerakan persendian lutut

Fungsi tulang tempurung lutut yang utama lainnya adalah membantu persendian lutut untuk bergerak. Tulang tempurung lutut memampukan persendian lutut untuk bisa merentang secara optimal.

Tidak hanya itu, tulang tempurung lutut juga menyeimbangkan kaki dan paha saat bergerak dengan menyesuaikan arah, tekanan, dan panjang dari tendon di paha dan lutut. 

  • Melindungi persendian lutut

Meskipun bukan fungsi utamanya, tetapi tulang tempurung lutut tetap berperan sebagai pelindung persendian lutut dari cedera luar.

  • Menyambungkan otot paha dan tulang kering

Tulang tempurung lutut memiliki fungsi sebagai penyambung otot paha bagian depan dengan tulang kering.

  • Meningkatkan kekuatan otot paha

Tulang tempurung lutut dapat meningkatkan kekuatan otot paha dengan mengoptimalkan pergerakan dari lutut. Dengan adanya tulang tempurung lutut, kekuatan otot paha bisa meningkat 33-50 persen.

  • Menjaga tendon di paha

Tulang tempurung lutut bertindak sebagai penengah antara tulang kering dan tendon yang dapat mengurangi gesekan dan tekanan dari tulang kering pada tendon dan membagi tekanan-tekanan tersebut secara merata pada tulang kering.

Masalah pada tulang tempurung lutut

Gangguan-gangguan tertentu dapat mengurangi fungsi tulang tempurung lutut dan membuat Anda kesulitan untuk berjalan, berlari ataupun melakukan aktivitas lainnya yang membutuhkan kaki dan paha.

Dislokasi tulang tempurung lutut merupakan salah satu cedera yang umum dialami oleh orang-orang yang aktif berolahraga. Saat seseorang mengalami dislokasi tulang tempurung lutut, maka tulang tempurung lututnya perlu dikembalikan ke tempat semula.

Namun, tidak hanya dislokasi saja yang bisa mengganggu fungsi tulang tempurung lutut, terdapat beberapa masalah lainnya, seperti:

1. Prepatellar bursitis

Gangguan prepatellar bursitis ditandai dengan adanya peradangan dan pembengkakan pada bagian depan tulang tempurung lutut. Biasanya masalah ini dialami oleh orang-orang yang beraktivitas dengan banyak berlutut dalam jangka waktu yang lama, misalnya tukang kebun.

2. Patellar subluxation

Gangguan ini juga dikenal sebagai tulang tempurung lutut yang tidak stabil. Penderita kondisi ini memiliki tulang tempurung lutut yang tidak terpasang dengan benar di bagian ujung tulang paha.

3. Chondromalacia patellae

Selain dislokasi, gangguan lain yang umum terjadi adalah chondromalacia patellae. Kondisi ini terjadi ketika terdapat peradangan pada tulang rawan yang melapisi tulang tempurung lutut atau pada bagian bawah tulang tempurung lutut.

4. Tulang tempurung lutut retak

Sama seperti tulang lainnya, tulang tempurung lutut juga bisa mengalami patah atau retak saat mengalami cedera, seperti kecelakaan kendaraan, jatuh dengan lutut menumbuk lantai dan sebagainya.

Jika tulang tempurung lutut retak, penderitanya akan kesulitan atau bahkan tidak dapat merentangkan lutut dan berjalan. Keretakan pada tulang tempurung lutut bisa patah menjadi dua bagian atau retak menjadi banyak pecahan.

Keretakan pada tulang tempurung lutut bisa terjadi di bagian atas, bawah, ataupun tengah dari tulang. Terkadang, keretakan bisa terjadi di lebih dari satu daerah tulang tempurung lutut.

Anda perlu mengunjungi dokter jika mengalami:

  • Pembengkakan yang terjadi mendadak atau berlangsung lebih dari 48 jam
  • Adanya suara ‘pop’ yang besar pada saat cedera terjadi
  • Nyeri lutut terasa sangat menyakitkan atau berlangsung lebih dari 48 jam
  • Lutut berbentuk tidak normal
  • Lutut tidak bisa digerakkan atau terkunci di satu posisi yang sama
  • Lutut tidak stabil atau tidak bisa menopang berat tubuh

Penanganan dari tiap gangguan pada tulang tempurung lutut sangat bergantung pada penyebabnya. Oleh karenanya, konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami keluhan di bagian lutut Anda atau mengalami kondisi-kondisi di atas.

Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/patella-bone#1
Diakses pada 12 Desember 2019

Medicinenet. medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=4795
Diakses pada 12 Desember 2019

Orthoinfo. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/patellar-kneecap-fractures/
Diakses pada 12 Desember 2019

Physiopedia. https://www.physio-pedia.com/Patella
Diakses pada 12 Desember 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/patella-injuries-2548745
Diakses pada 12 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed