logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Fungsi Tulang Betis alias Fibula Serta Bagian-bagiannya

open-summary

Fungsi tulang betis untuk tubuh adalah sebagai tulang penyangga yang sekaligus memperluas kemampuan gerak pergelangan kaki. Tulang ini sering juga disebut sebagai fibula, terletak di samping atau sebelah lateral dari tulang tibia.


close-summary

3.92

(25)

12 Jun 2020

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Fungsi tulang betis atau fibula adalah menyokong berat tubuh

Fungsi tulang betis adalah untuk bantu menyokong berat tubuh

Table of Content

  • Letak dan fungsi tulang betis
  • Anatomi tulang betis dalam tubuh manusia
  • Gangguan yang bisa terjadi pada tulang betis
  • Cara menjaga kesehatan tulang betis

Keberadaan tulang betis seringkali tidak disadari, karena tertutup oleh lapisan otot dan lemak yang tidak sedikit dalam anatomi tulang.

Advertisement

Ukurannya memang tidak sebesar tulang kering atau tibia, tetapi fungsi tulang betis untuk menjaga keseimbangan tubuh tidak kalah penting.

Bahkan, tulang ini juga bisa menjadi sumber jaringan bagi seseorang yang membutuhkan cangkok tulang di bagian tubuh lainnya.

Sebab, tulang betis umumnya memiliki kepadatan yang tepat, sehingga cocok untuk dijadikan “bibit” untuk menumbuhkan tulang di bagian tubuh jika cedera atau rusak.

Letak dan fungsi tulang betis

Tulang betis (fibula) terletak di bagian samping atau lateral tulang kering (tibula). Fibula memiliki panjang yang hampir sama dengan tibia, tapi ketebalannya jauh lebih tipis.

Perbedaan ketebalan inilah yang membuat tibia bertindak sebagai tulang utama di kaki bagian bawah yang menahan berat badan.

Sedangkan tulang betis fungsinya adalah sebagai pendukung tibia. Selain sebagai pendukung tulang kering, fungsi tulang betis yang utama adalah untuk menjaga keseimbangan kaki bagian bawah.

Selain itu, tulang ini juga befungsi sebagai pengikat untuk menopang berat tubuh dan memberikan kekuatan pada otot saat bergerak.

Ini dapat memperluas kemampuan pergerakan pergelangan kaki. Terutama pergerakan ke arah samping atau lateral dan medial.

Baca Juga

  • Manfaat Susu Almond untuk Kesehatan Tubuh, Lezat dan Tinggi Nutrisi
  • 9 Penyebab Anda Sering Lapar Tengah Malam dan Cara Mengatasinya
  • 5 Ide Menu Bekal Makan Siang untuk di Kantor yang Enak dan Mudah Dibuat

Anatomi tulang betis dalam tubuh manusia

anatomi tulang betis
Gambar anatomi tulang betis atau fibula

Dalam anatomi tubuh, tulang manusia dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu tulang panjang, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan.

Tulang betis atau fibula, termasuk ke dalam kelompok tulang panjang. Mengutip dari Verywell Health, ada tiga jenis bentuk tulang fibula, seperti segitiga, segiempat, dan tidak beraturan.

Ukuran tulang betis setiap orang bisa berbeda. Namun, rata-rata pada pria panjang tulang betis adalah 390 mm dan 360 mm bagi wanita.

Berikut ini adalah ciri khas anatomi tulang betis yang berfungsi menjaga keseimbangan tubuh, yaitu:

1. Kepadatan tulang betis

Umumnya, tulang yang termasuk ke dalam kelompok tulang panjang memiliki perbedaan konsistensi kepadatan di dua bagiannya.

Yaitu, padat di bagian tengah dan memiliki tekstur seperti spons di bagian ujung-ujungnya. Hal ini juga merupakan ciri tulang betis.

Tak hanya itu saja, di tengah-tengah tulang betis juga terdapat suatu saluran yang berisi sumsum tulang.

2. Bagian-bagian tulang betis

Secara garis besar, tulang betis sebagai sistem gerak bisa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

Bagian kepala atau ujung proksimal

Di bagian atas tulang betis ada tonjolan tulang yang akan menyatu dengan tulang tibia. Tulang tibia berada lebih ke dalam dibandingkan dengan fibula.

Itulah sebabnya, ujung kepala dari tulang betis dinamakan sebagai ujung proksimal. Proksimal adalah sebutan anatomis untuk suatu organ tubuh yang letaknya mendekati garis tengah tubuh.

Bagian tengah atau batang

Bagian tengah tulang fibula bisa juga disebut dengan batang tulang. Bagian tengah tulang betis memiliki tiga permukaan, yaitu depan (anterior), samping (lateral), dan bawah (posterior).

Bagian bawah atau ujung distal

Sama seperti di ujung atasnya, tulang betis bagian bawah juga memiliki bagian yang menonjol. Namun, kali ini tonjolan tersebut mengarah ke distal atau menjauhi garis tengah tubuh.

Kalau Anda meraba pergelangan kaki, di bagian samping luar akan terasa bagian yang menonjol, maka itulah ujung distal dari fibula.

Perlu Anda ketahui pula bahwa fungsi tulang betis atau fibia terhubung ke tibia melalui jaringan ikat yang membentang hampir sepanjang batang fibula.

Gangguan yang bisa terjadi pada tulang betis

Setelah mengetahui fungsi tulang betis atau fibula, ada pula beberapa gangguan yang bisa terjadi pada tulang betis, seperti:

1. Cedera

Kondisi gangguan yang paling umum terjadi pada fibula adalah fraktur (retak) dan patah tulang.

Cedera ini bisa terjadi akibat benturan keras seperti kecelakaan atau tekanan bertubi-tubi dalam jangka waktu lama, seperti yang biasa dialami pelari.

Lalu, bagian ujung distal dari tulang betis yang menonjol di sebelah luar kaki juga rentan terkena cedera. Umumnya, cedera ini terjadi saat pergelangan kaki terkilir dan membuat retak tulang betis bagian bawah.

2. Tumor

Gangguan atau penyakit pada tulang betis juga bisa terjadi akibat masalah pada tingkat sel atau jaringan, seperti tumor. Umumnya, tumor pada tulang fibula muncul di bagian ujung proksimal.

Pada tahap parah akan menyebabkan nyeri hebat yang menyebar ke area di sekitar tempurung lutut.

3. Kerusakan fungsi

Saat tulang betis dan tulang kering mengalami patah, bisa terjadi pertukaran fungsi antar keduanya.

Hal ini karena tulang betis akan tumbuh dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan tulang kering.

Akibatnya, tulang betis akan melakukan penyesuaian untuk menggantikan peran tulang kering. Ini juga bisa membuatnya tumbuh lebih besar dan tebal dari yang seharusnya.

Pada beberapa kasus, kondisi ini justru juga akan menghambat tulang kering tumbuh seperti semula. Kemungkinan, bisa membuat kaki bagian bawah hanya memiliki satu tulang panjang, yaitu tulang betis.

Cara menjaga kesehatan tulang betis

Melihat pentingnya fungsi tulang betis untuk tubuh, sebaiknya mulai menjaga kesehatan tulang. Sama seperti tulang-tulang lainnya, Anda bisa terus menjaga kesehatannya dengan:

  • Memenuhi kebutuhan kalsium harian.
  • Memperoleh asupan vitamin D.
  • Rutin berolahraga, seperti lari, jogging atau naik turun tangga.
  • Mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok.

Apabila Anda mulai merasakan suatu gangguan pada tulang betis maupun tulang lainnya di tubuh, jangan ragu untuk langsung berkonsultasi dengan dokter.

Untuk pemeriksaan atau perawatan lebih rinci, Anda juga bisa mengunjungi dokter tulang atau dokter spesialis ortopedi.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai fungsi tulang betis atau fibula? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan tulangfungsi organanatomi manusiamasalah tulanghidup sehatpenyembuhan tulang

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved