Menghasilkan energi termasuk salah satu fungsi mitokondria yang terdapat dalam sel-sel tubuh
Mitokondria terdapat dalam sel-sel tubuh

Fungsi mitokondria menjadi salah satu materi pelajaran biologi di sekolah tingkat atas. Bagian yang terdapat dalam sel-sel tubuh ini memang memiliki aneka fungsi yang sangat penting untuk menjaga kita tetap hidup.

Mengenal apa itu mitokondria

Setiap makhluk hidup terbentuk dari sel-sel tubuh yang mampu mereproduksi diri. Sel ini berukuran sangat kecil, namun memiliki banyak unsur penyusun.

Di dalam sel, terletak unsur penyusun yang ukurannya lebih kecil lagi, yaitu organel. Organel-organel melakukan fungsi yang beragam, dan semuanya sangat penting bagi kelangsungan hidup sel.

Salah satu organel yang terdapat dalam sel tubuh manusia adalah mitokondria. Memproduksi energi yang dibutuhkan oleh sel tubuh untuk terus hidup termasuk fungsi mitokondria yang paling utama.

Untuk menghasilkan energi tersebut, mitokondria membutuhkan asupan oksigen. Jika sampai kekurangan atau tidak mendapatkan oksigen, mitokondria tidak akan bisa bekerja alias tidak bisa menghasilkan energi. Akibatnya, sel tubuh akan rusak atau mati.

Apa saja fungsi mitokondria?

Beberapa fungsi mitokondria yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup tubuh manusia meliputi:

  • Memproduksi energi

Mitokondria mengubah energi kimia yang terkandung dalam makanan yang kita konsumsi menjadi bentuk energi lain, yang mudah digunakan oleh sel tubuh. Proses ini disebut fosforilasi oksidatif.

Fosforilasi oksidatif akan menghasilkan adenosine trifosfat (ATP), yaitu satuan molekuler yang memberi energi untuk proses metabolisme. ATP dihasilkan oleh mitokondria dalam sebuah siklus bernama siklus Krebs.

Siklus Krebs menghasilkan zat kimiawi yang disebut NADH. Zat ini kemudian digunakan oleh enzim-enzim yang berada dalam membran sel untuk memproduksi ATP.

Di dalam molekul ATP tersebut, terdapat simpanan energi dalam bentuk ikatan kimia. Energi ini digunakan dengan cara memutus ikatan kimia ini.

  • Mengatur kematian sel

Salah satu proses penting dalam keberlangsungan hidup tubuh manusia adalah kematian sel atau apoptosis. Sel-sel tubuh yang sudah menua atau rusak harus dihancurkan dan dibuang dari tubuh.

Di situlah, fungsi mitokondria berperan penting. Organel ini akan menentukan dan mengatur sel-sel tubuh yang harus dihancurkan.

Mitokondria mengatur kematian sel dengan menghasilkan sitokrom C. Zat ini akan mengaktifkan caspase, yaitu enzim yang bertanggung jawab untuk menghancurkan sel dalam proses apoptosis.

Proses apoptosis sangat penting untuk menjaga keseimbangan jumlah sel-sel normal dalam jaringan tubuh, sehingga tubuh kita dapat berfungsi dengan normal.

  • Menyimpan kalsium

Kalsium merupakan salah satu unsur penting dalam proses-proses selular di tubuh kita. Pelepasan kalsium ke dalam sel akan memicu sel saraf atau sel endokrin untuk menghasilkan neurotransmiter.

Kalsium juga berperan penting dalam proses pembekuan darah, proses pembuahan, pembentukan sel tulang, dan fungsi-fungsi otot.

Begitu penting peran kalsium bagi tubuh sehingga sel-sel tubuh mengatur penggunaannya secara ketat. Dalam hal ini, fungsi mitokondria adalah menyerap ion-ion kalsium dan menyimpannya sampai dibutuhkan dalam proses selular.

  • Memproduksi panas tubuh

Salah satu cara tubuh untuk menghasilkan panas saat kedinginan adalah dengan menggunakan jaringan lemak yang disebut lemak cokelat.

Lemak cokelat paling banyak terdapat dalam tubuh bayi karena bayi masih sangat rentan terhadap udara dingin. Jumlah lemak ini akan makin berkurang dalam tubuh seiring dengan pertambahan usia.

Saat kita kedinginan, mitokondria menghasilkan panas tubuh dari lemak cokelat sehingga badan tidak sampai menggigil. Organel ini akan membocorkan proton agar bisa menghasilkan panas.

Saking pentingnya fungsi mitokondria, kelainan atau gangguan pada organel ini akan berdampak pada munculnya penyakit atau kelainan tubuh. Sayangnya, DNA pada mitokondria termasuk yang paling rentan rusak.

Kerentanan mitokondria tersebut disebabkan oleh radikal bebas yang berefek merusak sel. Radikal bebas juga dihasilkan dalam proses sintesis ATP.

Selain itu, gangguan pada mitokondria juga bisa muncul karena mutasi DNA yang diturunkan maupun terjadi secara spontan.

Cambridge MRC. http://www.mrc-mbu.cam.ac.uk/what-are-mitochondria
Diakses pada 8 April 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320875
Diakses pada 8 April 2020

Artikel Terkait