Selain melindungi sel, fungsi membran sel adalah menyokong struktur sel
Bagian terluar yang melindungi sel tubuh manusia disebut sebagai membran sel

Sel merupakan unit terkecil yang membentuk manusia dan sangat berperan dalam setiap pertumbuhan dan perkembangan Anda. Serupa seperti tubuh, sel juga terdiri dari berbagai organ yang berfungsi untuk membantu kinerja dan kehidupan sel dalam menyokong kehidupan Anda.

Bila kulit adalah lapisan terluar dari manusia, maka membran sel adalah bagian lapisan sel paling terluar yang jarang dikenal kegunaannya. Meskipun sama-sama bagian terluar, fungsi membran sel berbeda dengan kulit manusia

Apa fungsi membran sel?

Membran sel merupakan membran tipis yang dapat dilewati oleh senyawa-senyawa tertentu dan berisi cairan dalam sel. Fungsi membran sel tidak hanya sekedar melingkupi sel, tetapi terdapat beragam fungsi membran sel, seperti:

  • Menyokong struktur sel

Fungsi membran sel yang paling utama adalah menjaga bentuk sel. Membran sel mencegah agar bentuk sel tidak berubah dan menjaga isi sel tubuh agar tidak keluar dari sel.

  • Tempat melekatnya sitoskeleton

Selain membentuk dan menyokong struktur sel, fungsi membran sel lainnya adalah menjadi tempat melekatnya sitoskeleton. Sitoskeleton merupakan rangka dari sel.

Membran sel menyeleksi senyawa apa saja yang boleh keluar-masuk sel tubuh
  • Pelindung sel 

Membran sel bersifat semi-permeabel dan karenanya fungsi membran sel adalah menjadi penyeleksi senyawa-senyawa tertentu saja yang boleh masuk dan keluar dari sel. Membran sel hanya memperbolehkan senyawa-senyawa, seperti oksigen, air, dan sebagainya.

  • Komunikasi sel

Fungsi membran sel adalah menjadi perantara komunikasi sel. Hal ini karena pada membran sel terdapat reseptor protein yang mengikat berbagai senyawa-senyawa dalam tubuh. 

Reseptor inilah yang memberikan sinyal pada sel untuk memasukkan senyawa-senyawa tersebut ke dalam organ sel yang sesuai maupun untuk menghentikan proses produksi senyawa protein tertentu.

Membran sel membantu perkembangan sel tubuh dengan cara memasukkan dan mengeluarkan senyawa sesuai kebutuhan
  • Berperan dalam perkembangan sel Fungsi membran sel lainnya untuk mengatur perkembangan sel melalui proses endositosis dan eksositosis. Pada proses endositosis, senyawa-senyawa untuk pertumbuhan sel akan dimasukkan ke dalam sel.

Sementara pada proses eksositosis, membran sel akan mengeluarkan senyawa-senyawa yang berlebih atau tidak dibutuhkan keluar dari sel.

Mengenal struktur membran sel

Selain mengenal fungsi membran sel, Anda juga perlu mengetahui struktur dari membran sel. Membran sel terdiri dari campuran senyawa protein dan lemak. Tergantung dari peran sel, membran sel bisa terdiri dari 20-80% lemak. 

Lemak dalam membran sel berfungsi untuk memberikan kelenturan pada sel. Protein berfungsi untuk mengawasi dan mengatur keadaaan serta transportasi senyawa dalam sel.

Jenis lemak dalam membran sel dapat berupa:

  • Fosfolipid, komponen lemak utama dalam membran sel dan berperan dalam proses masuknya dan keluarnya senyawa-senyawa ke dan dari sel.
  • Kolesterol, komponen lemak dalam membran sel yang berfungsi untuk mencegah membran sel menjadi kaku.
  • Glikolipid, melekat pada bagian permukaan membran sel dan berperan untuk mengenali sel lain dalam tubuh.

Sementara itu, protein dalam membran sel juga terdiri dari berbagai macam jenis, seperti:

  • Glikoprotein, membantu komunikasi antar sel dan transportasi senyawa-senyawa di dalam dan luar sel
  • Protein reseptor, berfungsi untuk membantu komunikasi antara sel dengan komponen lain di dalam tubuh, seperti hormon, dan molekul-molekul lainnya
  • Protein struktural, memberikan bentuk pada sel dan menyokong struktur sel
  • Protein transport, sebagai fasilitator dari proses masuk dan keluarnya senyawa-senyawa ke dalam atau keluar sel

Membran sel dan berbagai penyakit yang melanda manusia 

Virus HIV merupakan salah satu virus yang sulit ditangkal oleh membran sel

Membran sel adalah bagian dari sel yang sangat berperan penting untuk mencegah sel terinfeksi oleh virus, bakteri, ataupun mikroorganisme lainnya. Namun, terkadang terdapat virus atau mikroorganisme yang bisa mengakali fungsi membran sel dalam melindungi sel.

Salah satunya adalah penyakit HIV, virus penyebab HIV dapat mengikat dirinya pada reseptor di membran sel CD4 sehingga virus dapat masuk ke dalam sel.

Biology Dictionary. https://biologydictionary.net/cell-membrane/
Diakses pada 31 Oktober 2019

NCBI.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3405824/
Diakses pada 31 Oktober 2019

Thought Co. https://www.thoughtco.com/cell-membrane-373364
Diakses pada 31 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed