Fungsi dan Anatomi Lambung yang Wajib Anda Pahami


Bentuk anatomi lambung tampak seperti kantong berbentuk huruf J untuk menampung makanan. Sebagai dalah satu sistem pencernaan, lambung juga berfungsi untuk menghilangkan mikroba dan zat beracun.

0,0
13 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anatomi dan fungsi lambung dalam tubuh manusiaFungsi lambung untuk tubuh tidak hanya sekedar untuk menyimpan makanan
Lambung adalah organ berbentuk kantung kosong yang baru akan terisi saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.
Sebagai salah satu bagian dari sistem pencernaan, ada berbagai fungsi lambung untuk sistem tubuh.Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai anatomi, fungsi, hingga penyakit pada lambung yang perlu Anda ketahui.

Anatomi dan struktur lambung

Gambar anatomi dan bagian lambung
Gambar anatomi dan bagian lambung
Mengutip dari Cleveland Clinic, lambung adalah salah satu organ berotot yang mempunyai bentuk seperti huruf. Fungsi utamanya adalah untuk mencerna makanan.Letak lambung berada di perut bagian atas sisi kiri tubuh Anda. Bagian atas terhubung pada katup yang disebut sebagai sfingter esofagus (otot di ujung kerongkongan). Sedangkan, bagian bawah lambung terhubung pada organ usus kecil.Sebenarnya, ukuran lambung setiap orang pun berbeda-beda. Ini larena lambung dapat mengembang saat penuh serta mengempis saat kosongMari simak terlebih dahulu penjelasan anatomi dan bagian lambung dalam tubuh, seperti:

1. Kardia

Berada di bagian atas lambung, kardia mengelilingi pembukaan esofagus (kerongkongan) ke dalam lambung. Memounyai bentuk seperti tabung kecil yang sempit, berfungsi untuk mencegah makanan yang sudah masuk kembali ke kerongkongan.

2. Fundus

Fundus adalah bagian lambung yang letaknya berada di sebelah kardiak serta berada di bawah diafragma. Bentuknya melengkung seperti kubah di bagian atas.

3. Badan lambung

Tubuh atau badan lambung adalah anatomi lambung yang terbesar. Ini adalah tempat dimana lambung berkontraksi saat mulai mencampur makanan.

4. Antrum

Letak antrum berada di bagian bawah tubuh lambung. Bagian anatomi lambung ini berfungsi untuk menahan makanan hingga siap mengirimkannya ke organ usus kecil atau halus.

5. Pilorus

Menjadi bagian anatomi paling bawah atau terakhir lambung. Bentuknya seperti jaringan cincin yang berfungsi sebagai katup untuk mengontrol saat mengosongkan isi ke usus halus.Sementara itu, dalam anatomi tubuh manusia, struktur lambung terdiri dari empat lapisan otot dan jaringan lainnya, yaitu:

1. Mukosa

Mukosa adalah lapisan lambung yang paling dalam. Di lapisan ini, terdapat sel yang akan memproduksi enzim pencernaan serta zat-zat lain yang dibutuhkan untuk proses pencernaan.

2. Submukosa

Lapisan anatmoni lambung submukosa adalah lapisan yang mengelilingi mukosa. Lapisan ini terdiri dari jaringan ikat, pembuluh darah, serta saraf.Jaringan ikat pada submukosa lambung berfungsi untuk mengaitkannya dengan lapisan yang ada di bagian atas. Sementara itu, pembuluh darah berfungsi untuk memberikan nutrisi pada dinding lambung.Terakhir, bagian saraf yang akan mengawasi kerja lambung dan mengontrol kontraksi otot polos dan sekresi saat proses pencernaan sedang berlangsung.

3. Muskularis

Ada pula lapisan muskularis, yaitu otot utama pada lambung yang terdiri dari tiga lapisan.Muskularis adalah lapisan yang terdiri dari otot akan memberikan kemampuan kontraksi pada lambung. Fungsi lainnya adalah untuk menggerakkan makanan yang sudah dicerna ke organ pencernaan lainnya.

4. Serosa

Serosa adalah lapisan lambung paling luar, tipis, dan juga licin. Lapisan ini berfungsi sebagai lapisan untuk menutupi dan melindungi lambung. Selain itu, serosa juga mengeluarkan cairan yang dapat mengurangi gesekan.

Fungsi lambung dan cara kerjanya

Seperti paparan sebelumnya, lambung berfungsi untuk mencerna amkanan dan mengirimkannya ke bagian usus halus. Berikut adalah cara kerja anatomi lambung, yaitu:
  • Makanan yang sudah di tenggorokan, ada epiglotis yang mencegah agar tidak tersedak.
  • Lalu, turun ke kerongkongan dna juga masuk ke lambung.
  • Lambung akan membuat cairan pencernaan dan memecah makanan.
  • Turun ke usus halus, dinding usus menyerap nutrisi dan air dari makanan serta mengirim limbah ke usus besar.
  • Usus besar mengubah limbah menjadi kotoran tinja dan mendorong ke dalam rektum.
Setelah mengeahui cara kerjanya, berikut adalah beberapa fungsi lambung yang perlu Anda ketahui.

1. Mengolah makanan

Setelah makanan masuk ke lambung, asam dan enzim yang ada di dalamnya akan membantu memecah makanan menjadi partikel-partikel kecil.Lambung akan bergerak secara refleks untuk fungsinya dalam mencampur makanan dengan asam dan enzim. Gerakan ini dinamakan sebagai gerakan peristaltik.

2. Menyingkirkan zat berbahaya

Bagian lambung juga menghasilkan asam lambung yang berfungsi untuk memceah makanan serta membunuh mikroba berbahaya dalam makanan tersebut.Zat asam yang dihasilkan lambung bernama asam hidroklorik. Dengan begitu, tubuh pun terlindungi dari penyakit seperti gangguan pencernaan.

3. Menyimpan makanan

Tidak semua makanan akan langsung diolah sistem lambung. Fungsi lainnya dari lambung pada sistem pencernaan manusia adalah untuk menyimpan makanan.Bahkan, lambung dalam tubuh diklaim bisa menyimpan hingga sebanyak satu liter makanan dalam satu kali makan.

4. Menyerap zat yang baik untuk tubuh

Selain enzim dan asam, lambung juga memproduksi zat lainnya. Ini berfungsi mempermudah tubuh untuk menyerap kandungan baik untuk kesehatan, seperti vitamin B12.Lalu, lambung juga tidak akan langsung mencerna semua kandungan makanan. Sebagian makanan membutuhkan proses pencernaan yang lebih lama.Sebagai contoh, makanan yang tinggi kandungan lemak. Semakin tinggi kandungan lemaknya, maka akan semakin lama proses pencernaannya.

Hormon lambung dan fungsi fisiologisnya

Hormon memainkan peran penting dalam fungsi lambung, seperti untuk sekresi dan gerakan lambung. Produksi hormon yang tidak normal dapat menyebabkan berbagai penyakit lambung.Meski demikian, ada beberapa hormon dan peptida lain yang diproduksi oleh sel dalam lambung yang berfungsi untuk mengatur anatomi lambung, seperti:

1. Ghrelin, hormon pengatur nafsu makan

Produksi hormon ghrelin akan meningkat sebelum makan dan akan turun setelah makan. Pada lambung, ini adalah hormon yang berfungsi untuk mengatur rasa lapar serta mengatur asupan makanan.

2. Gastrin, hormon pengatur produksi asam lambung

Sejumlah besar gastrin diproduksi di antrum lambung dan berfungsi dalam mengatur produksi asam lambung. Ada beberapa penyebab terjadinya kelebihan jumlah gastrin, yaitu penyakit autoimun atau gastritis atropik kronik.Kemudian, bisa juga menyebabkan sindrom Zollinger-Ellison, yang ditandai oleh ulkus peptikum dan diare akibat peningkatan produksi asam lambung.

3. Somatostatin, hormon penghambat gastrin

Somatostatin adalah hormon yang menghentikan produksi gastrin. Dengan demikian, adanya hormon ini akan mencegah terjadinya penyakit kelebihan gastrin.Dungsi hormon somatostatin dalam lambung adalah untuk mengontrol konsentrasi gastrin dalam rentang normal.

Gangguan pada anatomi lambung

Anda perlu berhati-hati karena gangguan atau penyakit pada lambung dapat memengaruhi fungsinya, seperti:
  • Tukak lambung, erosi pada lapisan lambung sehingga terjadi rasa sakit dan perdarahan.
  • Gastritis, kondisi peradangan pada lapisan lambung.
  • GERD, saat isi perut naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan mulas atau batuk.
  • Gastroparesis, kerusakan saraf yang memengaruhi otot lambung.
  • Kanker lambung, sel kanker yang tumbuh tidak terkendali di bagian lambung.
Untuk menjaga kesehatan lambung, coba lakukan perubahan gaya hidu pagar sistem pencernaan tetap sehat.Sebagai contoh, rutin minum air putih, makan teratur, membatasi makanan olahan, hingga berolahraga secara teratur.Ingin berdiskusi lebih lanjut seputar fungsi dan anatomi lambung sebagai sistem pencernaan? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
asam lambungmaagsaluran pencernaanpencernaangangguan pencernaantukak lambungfungsi organanatomi manusia
Inner Body. https://www.innerbody.com/image_digeov/dige11-new.html
Diakses pada 13 Januari 2020
Live Science. https://www.livescience.com/52046-stomach-facts-functions-diseases.html
Diakses pada 13 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279304/
Diakses pada 13 Januari 2020
Web MD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/picture-of-the-stomach#1
Diakses pada 13 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4835810/
Diakses 20 Maret 2020
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/body/21758-stomach. Diakses pada 2 November 2021University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=34&contentid=17785-1. Diakses pada 2 November 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait