Jaringan epitel melapisi kulit dan melindunginya dari kerusakan dan infeksi mikroorganisme
Fungsi jaringan epitel salah satunya adalah melapisi kulit Anda

Kulit adalah salah satu organ terbesar yang melapisi tubuh manusia. Kulit membantu Anda untuk merasakan berbagai sensasi yang terjadi di sekitar serta mengeluarkan keringat untuk mengatur suhu tubuh dan mengeluarkan racun dari tubuh.

Tahukah Anda bahwa terdapat jaringan tipis yang melapisi kulit yang dikenal sebagai jaringan epitel? Jaringan epitel tidak hanya melapisi kulit bagian luar, tetapi juga terdapat di permukaan mulut, saluran pencernaan, kelenjar, mata, jantung, dan organ tubuh lainnya.

Apa fungsi jaringan epitel?

Jaringan epitel merupakan jaringan pelapis yang tidak memiliki saraf ataupun pembuluh darah serta disokong oleh jaringan ikat yang berperan untuk mengikat atau menyokong jaringan lainnya. Jaringan ikat yang menyokong jaringan epitel dikenal sebagai membran basal.

Fungsi jaringan epitel tidak hanya untuk melapisi tubuh dan organnya, tetapi terdapat berbagai macam fungsi jaringan epitel yang mungkin belum Anda ketahui.

  • Melapisi tubuh dan organnya

Fungsi jaringan epitel yang paling utama adalah melapisi tubuh, organ tubuh, celah dalam tubuh, serta pembuluh darah dan limpa. Tergantung dari apa yang dilapisi, jaringan epitel bisa berbeda-beda.

Bagian atas jaringan epitel biasanya terpapar dengan cairan atau udara, sementara bagian bawahnya tertempel dengan jaringan dasar.

  • Pelindung tubuh

Fungsi jaringan epitel yang berikutnya adalah sebagai pelindung. Terdapat berbagai jenis jaringan epitel dengan fungsi yang berbeda-beda. Misalnya, fungsi jaringan epitel yang melapisi kulit adalah untuk melindungi bagian dalam tubuh dari dehidrasi dan kerusakan.

Jaringan epitel yang berfungsi sebagai pelindung umumnya lebih tebal dan terbentuk dari lapisan-lapisan sel yang mengandung keratin yang kuat dan tahan lama. Namun, tidak semua jaringan epitel pelindung terdiri dari keratin.

Fungsi jaringan epitel pelindung tidak hanya melindungi tubuh dari kerusakan dan dehidrasi, tetapi juga menjaga tubuh dari infeksi mikroorganisme, seperti virus dan bakteri.

  • Berperan dalam proses pencernaan makanan

Salah satu fungsi jaringan epitel lainnya adalah untuk menyerap nutrisi dari makanan serta memproduksi hormon dan enzim. Jaringan epitel yang memiliki fungsi demikian berada di sistem pencernaan.

Jaringan epitel berperan dalam meningkatkan luas daerah organ pencernaan untuk menyerap nutrisi dari makanan, serta memproduksi enzim yang berperan dalam pemilihan penyerapan nutrisi dari makanan.

  • Memproduksi senyawa kimia dalam tubuh

Selain memproduski enzim pencernaan, fungsi jaringan epitel adalah untuk mengeluarkan enzim, hormon, dan senyawa lain yang penting untuk tubuh. Jenis jaringan epitel ini terletak pada kelenjar tubuh.

  • Mengeluarkan racun atau kotoran dari tubuh

Fungsi jaringan epitel tidak hanya untuk menyerap nutrisi dan memproduksi senyawa kimia dalam tubuh, tetapi juga berperan dalam mengeluarkan kotoran atau senyawa beracun dari tubuh melalui ginjal dan kelenjar keringat.

Jaringan epitel pada bronkiolus di organ paru memiliki silia atau rambut-rambut halus dan kecil yang dapat mengeluarkan dahak dan meningkatkan sistem imun tubuh.

  • Penting untuk organ intim wanita

Jaringan epitel yang memiliki silia atau rambut-rambut halus tidak hanya di bagian bronkiolus paru-paru, tetapi juga terdapat pada bagian organ intim wanita. Fungsi jaringan epitel yang memiliki silia pada organ intim wanita adalah untuk membantu proses reproduksi dan menjaga kebersihan organ intim.

Silia pada jaringan epitel membantu proses reproduksi dengan mengeluarkan sel telur dari ovarium atau tempat produksi sel telur menuju ke uterus atau rahim.

Silia pada jaringan epitel juga berperan menjaga kebersihan organ intim dengan membantu mengeluarkan partikel debu atau sel gamet atau sel reproduksi yang tidak terpakai dari organ intim.

  • Memiliki fungsi sensorik

Fungsi jaringan epitel yang berada pada telinga, hidung, kulit, dan lidah adalah untuk membantu penerimaan sensasi dari luar. Dalam hal ini, jaringan epitel membantu panca indera dalam merasakan sensasi-sensasi di sekitarnya.

Apa saja jenis-jenis jaringan epitel?

Fungsi jaringan epitel tergantung dari jenis-jenisnya. Terdapat berbagai macam jaringan epitel yang berbeda-beda dan melingkupi bagian tubuh yang berbeda-beda pula. Berikut adalah beberapa jenis jaringan epitel dalam tubuh manusia:

  • Jaringan epitel pipih selapis (simple squamous epithelium)

Jaringan epitel pipih selapis terdiri dari satu lapis sel yang pipih dan tipis. Fungsi jaringan epitel ini adalah untuk memudahkan difusi atau masuknya zat atau senyawa ke dalam organ.

Jaringan epitel pipih selapis dapat ditemukan di pembuluh darah, kantung udara pada paru-paru, dan organ ginjal.

  • Jaringan epitel pipih berlapis (stratified squamous epithelium)

Berbeda dengan jaringan epitel pipih selapis, jaringan epitel pipih berlapis memiliki lebih dari satu lapis sel yang berbentuk pipih. Fungsi jaringan epitel ini adalah sebagai pelindung dari kerusakan.

Jaringan epitel pipih berlapis yang keras dan kuat mengandung keratin dan dapat ditemukan pada kulit. Sedangkan jaringan epitel pipih berlapis tanpa keratin dapat ditemukan pada dubur, saluran kandung kemih, bagian dalam mulut, kerongkongan, dan vagina.

  • Jaringan epitel silindris selapis (simple columnar epithelium)

Jaringan epitel silindris selapis memiliki satu lapis sel yang berbentuk silindris. Fungsi jaringan epitel ini adalah untuk membantu proses penyerapan nutrisi dan produksi senyawa kimia dengan silia dan lendir atau dahak.

Jaringan epitel silindris selapis dapat ditemukan di kelenjar tubuh, rahim atau uterus, organ pencernaan, dan pada beberapa daerah di organ paru.

  • Jaringan epitel silindris berlapis (stratified columnar epithelium)

Jaringan epitel silindris berlapis terdiri lebih dari satu lapis sel yang berbentuk silindris. Fungsi jaringan epitel silindris berlapis adalah membantu melindungi dan memproduksi senyawa kimia.

Jaringan epitel silindris berlapis jarang ditemukan dalam tubuh dan hanya ada di kelenjar tubuh tertentu dan pada saluran kandung kemih atau uretra pria.

  • Jaringan epitel silindris pseudostratifikasi (pseudostratified columnar epithelium)

Jaringan epitel silindris pseudostratifikasi hanya memiliki satu lapis sel dan memiliki panjang silindris yang berbeda-beda. Fungsi jaringan epitel yang satu ini adalah untuk membantu pergerakan lendir atau dahak dan produksi senyawa kimia dalam tubuh.

Jaringan epitel silindris pseudostratifikasi terdapat pada saluran sperma, kelenjar tubuh, dan saluran pernapasan bagian atas.

  • Jaringan epitel kubus selapis (simple cuboidal epithelium)

Jaringan epitel kubus selapis terdiri dari satu lapis sel yang berbentuk seperti kubus. Fungsi jaringan epitel kubus selapis adalah untuk penyerapan nutrisi dan produksi senyawa kimia dalam tubuh.

Jaringan epitel ini dapat ditemukan di berbagai kelenjar dalam tubuh, tempat produksi sel telur atau ovarium, dan organ ginjal.

  • Jaringan epitel kubus berlapis (stratified cuboidal epithelium)

Jaringan epitel kubus berlapis memiliki lebih dari satu lapis sel yang berbentuk kubus. Fungsi jaringan epitel ini adalah untuk melindungi kelenjar dalam tubuh. Jaringan epitel kubus berlapis terdapat pada kelenjar keringat, kelenjar air liur, dan kelenjar payudara.

  • Jaringan epitel transisional (transitional epithelium)

Jaringan epitel transisional terdiri lebih dari satu lapis sel dan hampir serupa dengan jaringan epitel pipih berlapis dan jaringan epitel kubus berlapis. Jaringan epitel ini dapat merenggang dan berfungsi untuk memberikan ruang untuk penyimpanan urine.

Sesuai dengan perannya, jaringan epitel transisional dapat ditemukan sistem saluran kandung kemih, terutama pada bagian kandung kemih.

Catatan dari SehatQ

Jaringan epitel merupakan jaringan yang melapisi tubuh dan organnya. Fungsi jaringan epitel beragam, mulai dari melindungi tubuh hingga mengeluarkan racun dari tubuh.

Tiap jaringan epitel memiliki fungsi yang berbeda-beda, tergantung dari jumlah lapisan sel, bentuk sel, dan tempat di mana jaringan epitel melekat.

Biology Dictionary. https://biologydictionary.net/epithelial-tissue/
Diakses pada 08 Oktober 2019

Study.com. https://study.com/academy/lesson/types-of-epithelial-tissue-diseases.html#/partialRegFormModal
Diakses pada 08 Oktober 2019

ThoughtCo. https://www.thoughtco.com/animal-anatomy-epithelial-tissue-373206
Diakses pada 08 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed