GnRH adalah Hormon Gonadotropin yang Berperan Penting untuk Kehamilan


GnRH adalah gonadotropin releasing hormone, yakni salah satu hormon reproduksi yang berperan penting dalam produksi sperma pada pria dan proses ovulasi pada wanita.

0,0
21 Nov 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
GnRH adalah gonadotropine releasing hormone yang berperan penting dalam reproduksiGnRH berpengaruh penting terhadap kesuburan
GnRH adalah gonadotropin releasing hormone, yakni salah satu hormon yang berperan penting dalam kesehatan reproduksi serta kesuburan. GnrH diproduksi oleh bagian otak yang disebut hipotalamus dan dilepaskan ke pembuluh darah kecil untuk menuju kelenjar hipofisis.
Kehadiran GnRh memicu kelenjar hipofisis (atau disebut juga kelenjar pituitari) di otak untuk mensekresi luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH). Kedua hormon ini kemudian akan memainkan perannya dalam fungsi reproduksi manusia. Maka dari itu, GnRH juga disebut dengan LH-RH, LHRH, atau luteinizing hormone-releasing hormone.Untuk lebih memahami mengenai fungsi hormon gonadotropin dan bagaimana kaitannya dengan kesuburan, mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Fungsi gonadotropin releasing hormone (GnRH)

Fungsi GnRH adalah memicu kelenjar hipofisis untuk mengsekresikan hormon LH dan FSH. Pada saat masa kanak-kanak, kadar hormon GnRH masih rendah. Namun saat memasuki masa pubertas, kadar GNRH mulai mengalami peningkatan dan mempengaruhi organ reproduksi pria dan wanita.Ketika testis dan ovarium telah berkembang dan berfungsi sepenuhnya, GNRH, LH, dan produksi FSH dikendalikan oleh hormon reproduksi, yaitu testosteron pada pria serta estrogen dan progesteron pada wanita. Jika kadar hormon reproduksi naik, maka produksi GnRH akan berkurang dan sebaliknya.LH dan FSH juga berperan dalam memulai dan memelihara fungsi reproduksi pada testis dan ovarium. Kedua hormon ini akan mengendalikan;
  • Kadar hormon yang diproduksi oleh testis dan ovarium
  • Produksi sperma pada pria
  • Pematangan serta pelepasan sel telur pada setiap siklus menstruasi wanita.

Fungsi hormon gonadotropin pada wanita

Pada wanita, hormon GnRH akan merangsang produksi FSH yang kemudian akan mendorong sel telur tumbuh di ovarium. Saat sel telur tumbuh, maka akan ada produksi hormon estrogen. Peningkatan kadar estrogen ini menjadi penanda pada kelenjar hipofisis untuk mengurangi pelepasan FSH dan menghasilkan lebih banyak LH.Penurunan FSH dan kenaikan LH menyebabkan terjadinya ovulasi. Setelah terjadinya ovulasi, maka tingkat hormon FSH dan LH akan mengalami penurunan.Setelah itu, folikel kosong di ovarium mulai menghasilkan hormon progesteron, yakni hormon yang diperlukan untuk mempertahankan kehamilan.Jika telur tidak dibuahi, atau tidak terjadi kehamilan maka wanita akan mengalami menstruasi dan siklus akan kembali ke awal.

Fungsi hormon gonadotropin pada pria

Pada pria, hormon GnRH akan merangsang hipofisis untuk memproduksi LH. Hormon ini lantas menempel pada sel reseptor dalam testis, yang kemudian memulai produksi sel sperma.Baca Juga: Mengenal Hormon Seks Pria dan Wanita Serta Pengaruhnya pada Tubuh

Akibat kadar gnrh tidak seimbang

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kadar GnRH tidak seimbang. Pada akhirnya hal ini juga dapat menyebabkan gangguan fungsi hormon gonadotropin.Berikut ini akibat jika kadar gnrh dalam tubuh tidak seimbang.

1. Akibat GnRH terlalu banyak

Belum diketahui pasti apa efek terlalu banyak kadar hormon GnRH pada tubuh. Akan tetapi, meskipun sangat jarang, kadar GnRH terlalu banyak berpotensi menyebakan berkembangnya tumor yang disebut pituitary adenoma. Kondisi ini yang meningkatkan produksi gonadotropin yang menyebabkan kelebihan produksi testosteron atau estrogen.

2. Akibat GnRH terlalu sedikit

Kondisi GnRH terlalu sedikit disebut dengan hipogonadisme. Saat seseorang mengalami kekurangan hormon GnRH pada masa kanak-kanak, maka kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang tidak mengalami pubertas.Salah satu contoh dari kondisi ini adalah pada pengidap sindrom Kallmann. Ini adalah sindrom genetik langka yang menyebabkan hilangnya perkembangan sel saraf penghasil hormon GnRh. Akibatnya, individu tersebut kehilangan perkembangan masa pubertas dan tidak mengalami pematangan seksual.Kondisi ini dapat menyebabkan testis pada pria dan ovarium pada wanita juga tidak berkembang. Sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan.

Hubungan GnRH dengan kesuburan

Dari pembahasan mengenai fungsi hormon gonadotropin di atas, dapat disimpulkan bahwa GnRH adalah hormon yang memiliki peranan penting dalam kesuburan dan reproduksi.Untuk dapat menghasilkan keturunan, seorang pria utamanya harus bisa memproduksi sperma dan wanita menghasilkan sel telur matang yang siap dibuahi. Namun, gangguan pada fungsi hormon gonadotropin dapat menghambat kedua proses tersebut dan menyebabkan infertilitas atau kemandulan.Jika gangguan fungsi hormon gonadotropin dicurigai sebagai penyebab kemandulan, Anda mungkin akan disarankan untuk melakukan tes dengan gonadorelin. Ini adalah obat yang dapat bertindak seperti hormon gnrh di tubuh.Selain untuk pengujian medis, gonadorelin juga bisa digunakan sebagai terapi pengobatan untuk infertilitas atau pubertas yang tertunda.
merencanakan kehamilanhormonpemeriksaan kehamilan
Gnrh adalah hormon gonadotropin
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait