logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Kesehatan Pria

Mengenal Fungsi Hormon Androgen pada Pria dan Wanita

open-summary

Hormon androgen adalah hormon laki-laki. Namun, wanita juga punya hormon androgen meski tak sebanyak laki-laki. Hormon androgen ini berfungsi untuk memberikan karakteristik seksual hingga mengatur sejumlah fungsi organ.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Anandika Pawitri

15 Jan 2023

fungsi hormon androgen

Hormon androgen berfungsi untuk membentuk otot

Table of Content

  • Apa itu hormon androgen?
  • Fungsi hormon androgen pada pria
  • Fungsi hormon androgen pada wanita
  • Cara menyeimbangkan hormon androgen

Hormon androgen sering kali disebut sebagai hormon seks pria. Padahal, hormon ini ada dalam tubuh wanita dan punya peran yang tak kalah penting. 

Advertisement

Fungsi hormon androgen adalah  untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi. Pada wanita, fungsi hormon androgen ini memengaruhi pertumbuhan rambut di bagian tubuh tertentu hingga gairah seksual.

Apa itu hormon androgen?

Sebagai pembawa pesan kimiawi, tubuh membutuhkan hormon untuk berbagai proses seperti pertumbuhan, reproduksi, serta fungsi lainnya.

Mengutip dari Better Health, hormon androgen adalah kelompok hormon seks yang memberikan karakteristik pada pria. Testosteron adalah hormon androgen yang paling dikenal.

Selain testosteron, beberapa jenis hormon androgen lainnya adalah:

  • Androstenedion
  • Dehydroepiandrosterone (DHEA)
  • DHEA sulfat (DHEA-S)
  • Dihidrotestosteron (DHT)

Hormon androgen pada pria, seperti testosteron, diproduksi di testis. Sementara itu, hormon androgen pada wanita dihasilkan oleh ovarium, kelenjar adrenal, dan juga sel lemak. Jumlahnya pada wanita tentu jauh lebih sedikit.

Kelebihan atau kekurangan androgen adalah salah satu gangguan hormonal yang lebih umum pada wanita. Meski demikian, baik pria ataupun wanita tetap dapat terdampak akibat jumlah hormon androgen yang tidak seimbang.

Baca Juga

  • 7 Penyebab Vagina Sakit Saat Hamil dan Cara Mengatasinya
  • Mengapa saat Cuaca Dingin Seseorang Cepat Merasa Lapar?
  • Wanita Berjenggot Jangan Dianggap Sepele, Bisa Pertanda Penyakit

Fungsi hormon androgen pada pria

Secara umum, fungsi hormon androgen pada pria adalah menentukan karakter seksual dan membantu perkembangan organ reproduksi.

Secara rinci, berikut adalah beberapa fungsi hormon androgen pada pria:

1. Membantu produksi sperma

Salah satu hormon androgen, yakni testosteron, berperan penting dalam pembentukan sperma.

Jika kadar hormon tersebut kurang atau berlebihan, kualitas sperma bisa terganggu dan berujung pada gangguan kesuburan.

2. Memberikan karakteristik fisik

Hormon androgen berperan penting untuk memberikan karakteristik khas pada pria, seperti suara yang berat dan pertumbuhan jenggot serta kumis. Saat produksi testosteron mulai meningkat di masa puber, Anda akan melihat sejumlah perubahan pada pria termasuk suara yang lebih berat.

Selain itu, androgen berperan dalam pertumbuhan tulang dan massa otot serta metabolisme.

3. Mengatur gairah seksual

Kadar hormon androgen yang tidak seimbang, dalam hal ini testosteron, juga bisa berdampak pada gairah seksual. Kekurangan hormon laki-laki bisa menyebabkan penurunan gairah seksual bahkan dapat berujung disfungsi ereksi (impotensi) alias lemah syahwat.

4. Mengatur perilaku

Hormon reproduksi laki-laki, terutama testosteron, tidak hanya berfungsi untuk perkembangan fisik, tapi juga mental dan perilaku. Semakin tinggi kadar hormon androgen dalam tubuh seseorang, perilaku agresif dan dominasi akan semakin kentara.

5. Menjaga kesehatan rambut

Fungsi lainnya dari hormon androgen adalah berperan penting dalam proses tumbuhnya rambut.

Pria yang kekurangan kadar hormon ini biasanya akan mengalami kerontokan rambut di hampir seluruh bagian tubuhnya. Selain itu, terlalu banyak hormon DHT juga dapat menyebabkan kebotakan berpola pada pria.

6. Membangun tulang dan otot

Androgen juga berfungsi dalam pembentukan otot dan tulang. Hormon ini bisa memicu terjadinya pertumbuhan jaringan dan meningkatkan kadar hormon pertumbuhan di tubuh. Itu sebabnya, hormon ini bisa membuat otot lebih mudah terbentuk.

Itulah sebabnya, pria lebih mudah berotot ketimbang wanita karena kadar hormon androgennya yang lebih banyak.

Fungsi hormon androgen pada wanita

Pada wanita, fungsi hormon androgen mulai tampak saat memasuki usia pubertas. Hormon androgen akan menstimulasi pertumbuhan rambut di area genital dan ketiak. 

Pada wanita dewasa, hormon ini juga berfungsi untuk produksi hormon estrogen dan mencegah kerusakan tulang. Androgen juga berperan dalam kadar gairah serta kepuasan seksual.

Berikut adalah fungsi hormon androgen pada wanita:

1. Meningkatkan fungsi organ tubuh

Androgen dapat mengatur fungsi beberapa organ di tubuh, seperti:

  • Organ reproduksi
  • Tulang
  • Ginjal
  • Hati
  • Otot
  • Otak
  • Jantung
  • Payudara
  • Endometrium

Peran androgen pada fungsi organ bisa memengaruhi risiko kanker prostat, payudara, ovarium, pankreas, hingga defisiensi anabolik dan osteoporosis. 

2. Memengaruhi fungsi reproduksi wanita

Androgen memegang peranan penting untuk secara langsung mengatur fungsi reproduksi pada wanita, khususnya untuk membentuk koordinasi antara ovarium dan tingkat kesuburan, stimulasi sel granulosa, dan oosit untuk mendukung perkembangan folikel.

Apabila hormon androgen, misalnya testosteron, terlalu banyak dibandingkan dengan hormon wanita, beberapa masalah reproduksi bisa muncul, salah satunya PCOS.

3. Memengaruhi kondisi endometrium

Menurut penelitian, androgen dapat memengaruhi kondisi fisiologis dan patofisiologis endometrium. Hormon ini secara tidak langsung juga bisa membantu sintesis estrogen pada wanita.

4. Meningkatkan aktivitas seksual

Fungsi androgen pada wanita juga bisa meningkatkan aktivitas seksual. Dari embrio hingga dewasa, vagina adalah organ seksual yang sangat bergantung pada hormon. Bahkan, pembeda aktivitas seksual wanita dan pria juga bergantung pada respon hormon androgen. 

Cara menyeimbangkan hormon androgen

Tingkat androgen yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa berdampak pada kesehatan, salah satunya gangguan kesuburan. 

Jika memiliki kadar hormon androgen rendah, beberapa cara berikut ini dapat dilakukan untuk menyeimbangkannya kembali:

  • Mengonsumsi suplemen vitamin D
  • Rutin olahraga
  • Minum teh herbal
  • Hindari prebiotik

Sedangkan jika kadarnya tinggi, berikut cara mengurangi hormon androgen yang bisa dilakukan:

  • Mengonsumsi makanan penurun testosteron, seperti kacang, ikan, dan jamur
  • Mengonsumi obat anti-androgen seperti flutamide, spironolactone, dan cyproterone

Selain itu, untuk menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh, Anda juga bisa menerapkan gaya hidup sehat, seperti:

  • Cukup istirahat dan tidur
  • Hindari beraktivitas yang menggunakan terlalu banyak cahaya di malam hari 
  • Kelola stres dengan baik
  • Rutin olahraga
  • Hindari konsumsi gula berlebih
  • Makan lemak sehat
  • Konsumsi lebih banyak serat
  • Makan banyak ikan berlemak 
  • Hindari terlalu banyak makan
  • Konsumsi lebih banyak teh hijau
  • Hindari merokok

Jika Anda mengalami gangguan keseimbangan hormon androgen yang memengaruhi fungsi tubuh, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai kadar hormon androgen, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

hormon sekshormon

Ditulis oleh Nina Hertiwi Putri

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved