logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Ensiklopedia

Fungsi Gigi Taring, Ternyata Bukan Cuma Mencabik Makanan

open-summary

Fungsi gigi taring adalah untuk mencabik makanan agar hancur dan lebih mudah dicerna. Dokter gigi juga biasa menyebut gigi taring sebagai cuspids atau eyeteeth. Dari semua jenis gigi, taring merupakan yang paling panjang.


close-summary

10 Agt 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Gigi taring penting untuk menghancurkan makanan agar mudah dicerna

Gigi taring penting untuk menghancurkan makanan agar mudah dicerna

Table of Content

  • Definisi gigi taring
  • Fungsi gigi taring
  • Impaksi gigi taring

Manusia memiliki total empat gigi taring yang terletak persis di sebelah gigi seri. Fungsi gigi taring adalah untuk mencabik makanan agar hancur dan lebih mudah dicerna. Dokter gigi juga biasa menyebut gigi taring sebagai cuspids atau eyeteeth.

Advertisement

Dari semua jenis gigi, taring merupakan yang paling panjang. Baik anak-anak maupun orang dewasa memiliki empat gigi taring. Bayi sudah mulai memiliki gigi taring saat usianya antara 16-22 bulan, namun bisa berbeda-beda antara satu bayi dan lainnya.

Definisi gigi taring

Keempat gigi taring yang ada di rongga mulut adalah gigi yang paling tajam. Tugas utamanya adalah mencabik dan menghancurkan makanan saat proses mengunyah. Pada balita, gigi taring atas biasanya tumbuh lebih dulu dibandingkan dengan yang bawah, ketika mereka berusia antara 16-20 bulan.

Namun ketika gigi susu ini berganti menjadi gigi permanen, polanya berubah. Gigi taring bawah biasanya mulai tumbuh di usia 9 tahun. Sementara gigi taring atas muncul lebih lambat pada usia 11-12 tahun.

Dari seluruh gigi manusia, taring memiliki akar paling panjang dengan satu tonjolan. Gigi ini disebut taring karena mirip seperti taring milik anjing. Meski tidak sepanjang gigi taring anjing, posisinya sama dan lebih menonjol ketimbang gigi lainnya di dalam rongga mulut.

Tak kalah penting diingat, jaringan gusi di sekitar gigi taring lebih rentan mengalami erosi karena posisinya di mulut. Bahkan, Dental Press Journal of Orthodontics mencatat gigi taring atas dan bawah paling berisiko mengalami resesi gingiva. Ini adalah kondisi ketika akar gigi terekspos karena gusi merosot ke bawah.

Cukup logis. Sebab ketika menggosok gigi saja, gigi taring mendapat tekanan lebih karena posisinya paling menonjol. Untuk mengurangi risiko penurunan jaringan gusi di sekitar gigi taring, pastikan memilih sikat gigi dengan bulu halus sehingga gusi dan permukaan enamel terlindungi.

Fungsi gigi taring

Setiap gigi memiliki fungsinya masing-masing, termasuk gigi taring. Beberapa fungsi gigi taring yang paling utama adalah:

  • Menggigit
  • Mencabik makanan
  • Memandu rahang agar berada di posisi yang tepat
  • Memastikan posisi gigi lainnya tepat
  • Mengisi celah di antara gusi ketika gigi taring permanen tumbuh

Manusia memiliki empat gigi taring tajam sesuai dengan fungsinya seperti yang dipaparkan di atas. Gigi taring bagian atas sangat krusial dalam menentukan posisi gigi lainnya di rongga mulut.

Ketika gigi taring atas berada di posisi yang salah, maka akan muncul beragam masalah mulai dari kebiasaan menggertakkan gigi, dislokasi sendi temporomandibular, posisi gigi tak seimbang, serta meningkatnya risiko mengalami penyakit gusi dan gigi membusuk.

Untuk posisi mulut dan rahang secara keseluruhan, gigi taring juga memegang peran penting. Sebab, gigi taring atas adalah gigi yang pertama menyentuh makanan lalu menggigitnya.

Lebih jauh lagi, gigi taring atas juga merupakan gigi permanen yang tumbuh paling akhir, selain wisdom teeth. Tumbuh ketika remaja berusia sekitar 13 tahun, gigi taring akan mengisi celah yang selama ini kosong dan memberikan senyuman utuh yang indah.

Impaksi gigi taring

Faktanya, gigi taring atas adalah gigi permanen kedua yang paling rentan mengalami impaksi. Ini adalah kondisi gigi terpendam dan terjebak di dalam gusi. Posisi pertama tentu adalah gigi molar ketiga atau wisdom teeth.

Biasanya, ketika wisdom teeth seseorang mengalami impaksi, solusinya adalah dengan melakukan operasi cabut gigi atau odontektomi. Prosedur ini bukan masalah – bahkan dianjurkan – untuk meningkatkan kesehatan gigi secara keseluruhan. Terlebih, gigi moral ketiga tidak memiliki peran krusial.

Namun akan berbeda kasusnya apabila impaksi terjadi pada gigi taring. Solusinya tentu tak semudah melakukan operasi atau cabut gigi mengingat perannya yang penting.

Begitu pentingnya mendeteksi sejak dini kondisi impaksi gigi taring, dokter gigi biasanya menganjurkan pemeriksaan X-ray pada usia 7 tahun. Dari sini, bisa terlihat apakah ada risiko masalah gigi, termasuk impaksi gigi taring.

Kemudian penanganannya bisa dengan menempatkan kawat gigi khusus untuk menggeser gigi sekitarnya sehingga ada cukup ruang tempat tumbuhnya gigi taring. Kasus impaksi gigi taring pada anak-anak tidak selalu harus diatasi dengan operasi. Namun tentu ini bergantung pada kondisi struktur gigi lainnya.

Sebagai contoh ketika impaksi gigi terjadi pada orang dewasa, kecil kemungkinan gigi taring akan tumbuh dengan sendirinya. Oleh sebab itu, dokter akan melakukan prosedur untuk mencabut gigi yang mungkin menghalangi tumbuhnya taring.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu merawat kesehatan gigi mengingat perannya yang begitu penting. Bukan hanya untuk kesehatan di rongga mulut saja, namun berkaitan dengan kesehatan fisik secara keseluruhan. Hindari konsumsi makanan perusak gigi dan pastikan selalu menggosok gigi setiap harinya.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar peran gigi taring dan masalah yang mungkin muncul, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan gigisakit gigihidup sehat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved