logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Mengenal Fungsi Gendang Telinga dan Cara Merawatnya

open-summary

Fungsi gendang telinga adalah menerima getaran suara dari luar yang tersalur melalui liang telinga. Jika gendang telinga rusak, pendengaran dapat terganggu.


close-summary

2 Apr 2020

| Dessy Diniyanti

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Gangguan fungsi gendang telinga

Gendang telinga

Table of Content

  • Fungsi gendang telinga
  • Gangguan pada gendang telinga serta penyebabnya
  • Cara membersihkan telinga tanpa risiko cedera gendang telinga
  • Catatan dari SehatQ

Pada telinga kita, masing-masing memiliki gendang telinga (membran timpani) yang memisahkan saluran telinga luar dan tengah. Gendang telinga berperan penting untuk fungsi pendengaran.

Advertisement

Bagian telinga ini dapat merasakan gelombang suara yang bergetar dan mengubah getaran menjadi impuls saraf yang kemudian mengirimkan suara ke otak Anda. Fungsi gendang telinga juga dapat melindungi telinga bagian tengah dari bakteri seperti air dan benda asing yang dapat masuk ke telinga.

Fungsi gendang telinga

Gendang telinga memiliki bentuk yang bulat dengan diameter kurang lebih 10 mm. Tingkat ketegangan dari gendang telinga juga dapat berubah-ubah menyesuaikan getaran suara yang masuk. Terdapat dua bagian gendang telinga yaitu, gendang telinga bagian atas yang posisinya lebih tinggi dari cekungan maleus dan pars tensa yang merupakan bagian terbesar yang dari gendang telinga.

Gendang telinga berfungsi untuk melakukan hal-hal berikut:

  • Menerima getaran suara dari luar yang tersalur lewat liang telinga
  • Mengubah getaran suara secara mekanis
  • Menyalurkan getaran ke tulang-tulang pendengaran
  • Pembatas antara telinga luar dan tengah untuk mencegah benda asing masuk ke telinga.

Jika gendang telinga Anda pecah, maka lebih mudah masuk ke telinga tengah dan menyebabkan infeksi yang dikenal dengan otitis media atau radang telinga tengah. 

Gangguan pada gendang telinga serta penyebabnya

Seringkali banyak dari kita yang secara rutin membersihkan lubang telinga menggunakan cotton bud. Padahal menurut dokter, cara satu ini cukup berbahaya bagi gendang telinga. Pasalnya, lubang telinga punya kemampuan membersihkan dirinya sendiri. Membersihkan telinga dengan korek kuping malah berpotensi mendorong kotoran telinga lebih dalam dan menyebabkan gangguan pada gendang telinga. Jadi hindarkan cara tersebut untuk membersihkan telinga Anda. Selain dari mengorek kuping, ada juga beberapa penyebab lain yang dapat merusak gendang telinga. Beberapa di antaranya adalah:

  • Otitis media (radang gendang telinga tengah)

Infeksi telinga ini biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri dan dapat menimbulkan gejala seperti nyeri telinga, keluar cairan dari telinga hingga gangguan pendengaran.

  • Infeksi telinga

Hal ini merupakan penyebab umum dari gendang telinga pecah, terutama pada anak-anak. Membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud terlalu dalam dapat merusak gendang telinga anak karena infeksi. Saat mengalami infeksi telinga, cairan yang menumpuk di belakang gendang telinga akan keluar dan tekanan penumpukan cairan tersebut bisa menyebabkan gendang telinga pecah.

  • Barotrauma (perubahan tekanan)

Barotrauma merupakan cedera telinga yang menyebabkan perubahan tekanan di telingan dan dapat menyebabkan gendang telinga pecah. Kondisi ini dapat terjadi ketika adanya tekanan di luar telinga secara drastis berbeda dari tekanan di dalam telinga.

  • Cedera akibat traumatis

Cedera atau trauma juga dapat merusak gendang telinga dan membuat gendang telinga pecah. Pukulan langsung di telinga dapat menyebabkan cedera yang menjadi pemicu pecahnya gendang telinga. Selain itu, memasukkan benda ke telinga yang sering dilakukan oleh anak-anak juga bisa menyebabkan trauma di telinga.

  • Trauma akustik

Gendang telinga bisa rusak dan pecah akibat mendengar suara yang terlalu keras. Namun, kondisi ini sangat jarang terjadi.

Baca Juga

  • Olahraga untuk Menaikkan Berat Badan, Apa Saja Jenisnya?
  • 7 Manfaat Ceri Acerola untuk Kesehatan Tubuh Anda
  • Ternyata Ini Waktu Berjemur yang Baik di Bawah Sinar Matahari

Cara membersihkan telinga tanpa risiko cedera gendang telinga

  • Gunakan kain basah untuk membersihkan daun telinga hingga bagian depan lubang telinga.
  • Teteskan pelunak serumen (kotoran telinga) bila serumen cukup banyak dan menumpuk di luar lubang telinga. Teteskan cairan ke lubang telinga dan tunggu beberapa saat sebelum Anda membersihkan telinga. Biasanya cairan ini adalah gliserin.
  • Gunakan alat suntik yang tidak dipasangi jarum, semprotkan air hangat atau larutan saline ke dalam liang telinga untuk mengeluarkan kotoran. Cara ini paling efektif jika Anda sudah menggunakan obat tetes pelunak serumen sebelumnya.

Catatan dari SehatQ

Untuk lebih amannya, selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu mengenai cara membersihkan telinga agar gendang telinga tidak pecah. Jika perlu dibersihkan, dokter akan menggunakan alat khusus untuk membersihkannya atau menganjurkan cara membersihkan telinga yang efektif dan aman.

Advertisement

kebersihan telingagendang telinga pecahhidup sehat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved