Fungsi Enzim Tripsin untuk Sistem Pencernaan

Fungsi enzim tripsin dipercaya juga bisa mencegah kanker, tapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
Fungsi enzim tripsin sangatlah penting, terutama untuk sistem pencernaan.

Fungsi enzim tripsin sangatlah penting, layaknya 1.300 enzim lain yang ada di dalam jaringan tubuh manusia. Fungsi enzim tripsin sangatlah penting untuk tubuh, terutama dalam proses pencernaan. Mari kenali fungsi enzim tripsin dan kondisi medis yang dapat mengganggu fungsinya.

Fungsi enzim tripsin

Sebelum mengetahui fungsi yang sebenarnya, pahamilah dulu enzim tripsin ini. Enzim tripsin adalah enzim yang membantu tubuh dalam mencerna protein.

Selain itu, enzim tripsin juga memiliki dua sebutan lain, yakni proteinase atau enzim proteolitik.

Fungsi enzim tripsin yang utama adalah mencerna protein. Di dalam usus halus, fungsi enzim tripsin akan memecah protein, sekaligus melanjutkan proses pencernaan yang dimulai sejak dari lambung.

Enzim tripsin diproduksi oleh pankreas, sesaat setelah tripsinogen (zat yang ada di dalam pankreas) masuk ke dalam usus halus dan "berubah" bentuk menjadi tripsin di sana.

Fungsi enzim tripsin tidak akan optimal tanpa bantuan enzim pepsin dan juga kimotripsin. Ketiga enzim ini kemudian akan memecah protein menjadi asam amino dan peptida, yang membantu tubuh Anda untuk pertumbuhan otot, hingga melancarkan produksi hormon.

Fungsi enzim tripsin lainnya disebut dapat memperbaiki kerusakan pada jaringan tulang, otot, kulit, dan darah. Bahkan, ketika bekerja sama dengan kimotripsin, enzim tripsin dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

Itulah sebabnya fungsi enzim tripsin sangat penting untuk tubuh. Selain membantu perkembangan otot, fungsi enzim tripsin juga berguna dalam proses produksi hormon.

Fungsi enzim tripsin bisa terganggu dengan berbagai hal ini

Fungsi enzim tripsin dapat terganggu, jika kadarnya menurun di pankreas. Di saat kadar enzim tripsin menurun, maka akan muncul berbagai macam penyakit yang menyerang tubuh, seperti:

  • Malabsorpsi

Fungsi enzim tripsin dapat terganggu jika tubuh mengalami malabsorpsi. Malabsorpsi terjadi saat pankreas tidak memproduksi enzim tripsin yang cukup. Kurangnya enzim tripsin dalam tubuh dapat merusak proses pencernaan nutrisi dari makanan, kemudian menyebabkan malnutrisi hingga anemia.

  • Pankreatitis

Fungsi enzim tripsin juga bisa terganggu jika tubuh terserang pankreatitis. Pankreatitis adalah peradangan yang menyerang pankreas, dan berisiko menyebabkan munculnya rasa nyeri di bagian perut, demam, detak jantung cepat, dan mual.

Kasus pankreatitis ringan biasanya akan sembuh dalam waktu beberapa hari. Namun, kasus pankreatitis yang parah dapat merusak fungsi enzim tripsin dan mampu menyebabkan infeksi, gagal ginjal, bahkan kematian.

  • Fibrosis kistik

Pada orang dewasa, rendahnya kadar enzim tripsin dalam tubuh, bisa menjadi pertanda dari penyakit fibrosis kistik. Fibrosis kistik adalah penyakit bawaan yang menyebabkan kerusakan parah terhadap paru-paru, sistem pencernaan, dan organ lainnya di dalam tubuh.

Fungsi enzim tripsin dapat terganggu dengan keberadaan tiga penyakit di atas. Maka dari itu, mengetahui kadar enzim tripsin di dalam tubuh sangatlah penting.

Enzim tripsin dan kanker

Enzim tripsin disebut-sebut memiliki kaitan dengan penyakit kanker. Beberapa penelitian juga menyatakan kalau enzim tripsin dapat merangsang berbagai macam kanker di dalam tubuh. Namun, penelitian lain malah menyebutkan kalau fungsi enzim tripsin memiliki peran sebagai penekan tumor dalam perkembangan kanker.

Kesimpulan ini dapat diambil dari fakta bahwa enzim tripsin ternyata tidak hanya diproduksi di pankreas, tapi juga di jaringan tubuh. Tidak heran kalau enzim tripsin dianggap terlibat dalam pertumbuhan sel kanker ganas. Meski demikian, penelitian masih berlanjut dan belum memiliki kesimpulan yang final.

Catatan dari SehatQ:

Melihat dan mengenal lebih dalam tentang tripsin, membuat kita sadar betapa pentingnya fungsi enzim tripsin, baik untuk proses pencernaan ataupun fungsi tubuh lainnya. Bahkan, ketika bekerja sama dengan kimotripsin, enzim tripsin disebut dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

Selain itu, mengetahui jumlah enzim tripsin di dalam tubuh juga bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap beberapa gangguan medis.

Enzy Science. https://enzyscience.com/pages/enzyme-faq
Diakses pada 3 Mei 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/trypsin-function
Diakses pada 3 Mei 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cystic-fibrosis/symptoms-causes/syc-20353700
Diakses pada 3 Mei 2020

Artikel Terkait