Fungsi Enzim Pepsin, Hanya Optimal Saat Pencernaan dalam Kondisi “Asam”

Fungsi enzim pepsin adalah memastikan penyerapan protein berlangsung optimal
Fungsi enzim pepsin hanya akan berjalan apabila kadar pH di lambung berada di kisaran 1,5 hingga 2

Enzim diproduksi secara alami oleh tubuh. Adanya enzim membantu tubuh menjalankan tugas-tugas penting. Salah satu yang penting adalah fungsi enzim pepsin untuk memecah struktur protein dalam makanan menjadi asam amino.

Enzim pepsin termasuk dalam enzim protease yang diproduksi di lambung, pankreas, dan usus halus. Enzim pepsin ini diproduksi sel kepala mukosa lambung atau pepsinogen. 

Fungsi enzim pepsin

Sebagai salah satu enzim pencernaan yang penting, fungsi enzim pepsin adalah memastikan penyerapan protein berlangsung optimal. Berkat enzim pepsin, struktur protein dari setiap makanan yang dikonsumsi bisa dipecah menjadi asam amino.

Ketika protein dipecah menjadi asam amino, maka penyerapan nutrisi dalam usus menjadi lebih mudah. Meski demikian, fungsi enzim pepsin hanya akan berjalan apabila kadar pH di lambung berada di kisaran 1,5 hingga 2. 

Ketika pH lambung berada di kisaran angka 5 atau lebih tinggi, maka fungsi enzim pepsin tidak bisa bekerja maksimal. Enzim pepsin akan menjadi netral dan tak bisa menjalankan fungsinya. Hal ini penting karena idealnya lambung manusia bersifat asam.

Beberapa fungsi enzim pepsin lainnya adalah:

  • Membantu penyerapan nutrisi dari makanan
  • Melindungi pencernaan dari alergi
  • Mengantisipasi pertumbuhan jamur berlebih
  • Membantu tubuh memecah protein yang sulit dipecah
  • Mengendalikan pankreatitis yang dapat mengintervensi produksi enzim
  • Membantu detoksifikasi hati
  • Mencegah kekurangan nutrisi seperti vitamin B12, zat besi, dan kalsium

Perut pada dasarnya merupakan lingkungan yang tidak mendukung bakteri untuk hidup (kecuali untuk H. pylori), mengingat asam lambung dapat bekerja sebagai "sterilisasi massal". Namun, tanpa Anda ketahui, manfaat kedua dari asam adalah aktivasi pepsinogen.

Penelitian pada asam lambung manusia telah membuktikan bahwa efek antibakteri dalam lambung sebenarnya berhubungan dengan kerja pepsin dalam memecah protein bakteri dan membunuhnya. 

Dampak negatif jika enzim pepsin tidak normal

Sakit perut akibat gangguan lambung pada wanita
Kelebihan atau kekurangan enzim pepsin dapat menyebabkan gangguan pada lambung

Tentunya enzim bekerja maksimal apabila berada dalam kadar normal. Apabila seseorang kelebihan atau kekurangan enzim pepsin, maka fungsinya tidak bisa berjalan maksimal.

Beberapa masalah yang mungkin terjadi di antaranya:

  • Penyerapan protein tak maksimal

Tentunya, fungsi enzim pepsin yang utama yaitu menyerap protein tak bisa berjalan maksimal apabila jumlahnya kurang dari yang diperlukan tubuh. Artinya, penyerapan nutrisi dari protein tidak berjalan dengan baik. Dalam jangka panjang, hal ini bisa mengakibatkan malnutrisi.

  • Risiko terserang penyakit

Ketika kadar enzim pepsin tidak normal, maka risiko terserang penyakit seperti radang lambung, gangguan tiroid, eksim, osteoporosis, hingga anemia meningkat. 

  • Masalah tukak lambung

Sebaliknya, ketika kadar enzim pepsin di pencernaan cenderung berlebih maka dinding lambung dan juga usus halus bisa terkikis. Hal ini menyebabkan penyakit tukak lambung. Gejalanya seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, nyeri perut, tidak nafsu makan, hingga perdarahan lambung.

Beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang mengalami kekurangan atau kelebihan enzim pepsin adalah:

  • Kekurangan nutrisi karena diet atau pembatasan asupan kalori
  • Kerap mengonsumsi antibiotik dan antasida
  • Makan terlalu banyak
  • Makan terburu-buru
  • Makan sembari merasa stres
  • Minum terlalu banyak sebelum dan saat makan
  • Kualitas tidur buruk sehingga nafsu makan dan pencernaan terganggu

Cara meningkatkan jumlah enzim pepsin

Enzim pepsin dalam lambung dan sistem pencernaan
Menjalani gaya hidup sehat akan membantu meningkatkan produksi enzim pepsin di lambung

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekurangan enzim pepsin. Hal ini perlu dilakukan apabila sudah terasa efek samping seperti yang disebutkan di atas. Beberapa caranya adalah:

  • Mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan enzim pepsin
  • Menjalani gaya hidup sehat
  • Tidak mengonsumsi alkohol
  • Rutin berolahraga
  • Diet khusus yang bisa menambah produksi enzim pepsin
  • Jika merasa terlalu banyak mengonsumsi enzim, perbanyak minum air putih

Mengonsumsi makanan yang secara alami kaya akan enzim seperti buah nanas, pepaya, mangga, pisang, alpukat, atau protein nabati seperti kedelai hingga cuka apel bisa jadi pilihan.

Selain itu, pastikan asupan makanan tetap seimbang antara protein, karbohidrat kompleks, dan juga lemak yang sehat. Makan perlahan-lahan atau mindful juga sangat baik untuk memaksimalkan produksi enzim. Contohnya dengan mengunyah sebanyak 30 kali sebelum menelan makanan.

Dr. Axe. https://draxe.com/nutrition/pepsin/
Diakses 20 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/why-are-enzymes-important#enzyme-supplements
Diakses 20 Januari 2020

Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/biochemistry-genetics-and-molecular-biology/pepsin
Diakses 20 Januari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3216344/
Diakses 20 Maret 2020

Microbiology society. https://www.microbiologyresearch.org/content/journal/jmm/10.1099/jmm.0.46611-0#tab2
Diakses 20 Maret 2020