logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Fungsi Diafragma, Cara Kerja, dan Masalah Kesehatan yang Berisiko Menyerang

open-summary

Diafragma adalah otot yang memisahkan antara rongga perut dan rongga dada. Diafragma berperan penting dalam proses pernapasan, yang disebut dengan pernapasan perut. Cegukan menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada diafragma.


close-summary

3 Nov 2021

| Rena Widyawinata

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

fungsi diafragma adalah untuk pernapasan

Diafragma akan melengkung ke bawah saat menarik napas dan menciptakan ruang yang lebih besar di rongga dada

Table of Content

  • Apa itu diafragma?
  • Anatomi dan struktur diafragma
  • Fungsi diafragma
  • Cara kerja diafragma
  • Gangguan pada diafragma
  • Gejala saat fungsi diafragma terganggu

Diafragma adalah salah satu bagian dari anatomi paru-paru manusia. Ini adalah otot besar yang memisahkan dada dengan perut. Sebenarnya, apa saja struktur, fungsi, cara kerja, hingga gangguan yang memengaruhi diafragma? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Advertisement

Apa itu diafragma?

Diafragma adalah otot utama yang digunakan dalam pernapasan, sehingga berperan dalam proses pernapasan manusia. Otot berbentuk kubah ini letaknya tepat di bawah paru-paru dan jantung.

Ini melekat pada tulang dada, bagian bawah tulang rusuk, serta di belakang tulang belakang.

Peran otot diafragma terhadap proses pernapasan manusia adalah terus berkontraksi dalam membantu menghirup dan mengeluarkan napas.

Anatomi dan struktur diafragma

Menjadi bagian dari organ pernapasan, diafragma terdiri dari otot dan jaringan fibrosa. Berikut adalah beberapa saraf, jaringan lunak, dan pembuluh darah yang melewatu diafragma, seperti:

  • Aorta, arteri besar yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh.
  • Kerongkongan, tabung berongga yang menghubungkan tenggorokan ke perut.
  • Vena cava inferior, vena yang membawa darah ke jantung.
  • Saraf frenikus, mengontrol gerakan diafragma.
  • Saluran toraks, pembuluh darah yang membawa cairan getah bening melalui tubuh.
  • Saraf vagus, membantu mengontrol sistem pencernaan.

Baca Juga

  • Berbagai Penyebab Batuk Berdarah, dari Infeksi Paru Hingga Kanker
  • Bahaya Merokok Setelah Makan, Bisa Sebabkan Penyakit Jantung?
  • 7 Manfaat Humidifier untuk Kesehatan Keluarga Anda

Fungsi diafragma

Fungsi diafragma adalah membantu sistem pernapasan
Fungsi diafragma adalah membantu sistem pernapasan

Seperti penjelasan sebelumnya, fungsi utama diafragma adalah membantu proses pernapasan manusia. Sebagian besar, diafragma bergerak tanpa sadar.

Pada saat diafragma menjalankan fungsinya, seperti menarik napas, ini akan berkontraksi dan menjadi rata. Akan terjadi efek vakum yang menarik udara ke paru-paru.

Tak hanya berfungsi dalam sistem pernapasan, diafragma toraks juga berperan dalam membantu meningkatkan tekanan serta pergerakan otot ketika:

  • Melahirkan
  • Buang air besar dan kecil
  • Mengangkat benda berat
  • Menjaga cairan limfatik ke seluruh tubuh

Otot ini juga berperan memberikan tekanan pada esofagus (kerongkongan), sehingga asam lambung tidak sampai naik ke kerongkongan.

Cara kerja diafragma

Diafragma akan melengkung ke bawah untuk memperbesar ruang di rongga paru
Diafragma akan melengkung ke bawah untuk memperbesar ruang di rongga paru

Melansir dari Cleveland Clinic, ketika menghirup napas, diafragma akan berkontraksi. Ini membuat volume rongga dada membesar, diafragma pun bergerak ke bawah menuju perut.  

Gerakan ini juga menciptakan area hampa di dada (vakum), sehingga bisa menghirup udara dan membuat dada mengembang.

Lalu, otot diafragma yang berelaksasi akan mengakibatkan diafragma terangkat dan juga melengkung. Volume rongga dada mengecil, sehingga berfungsi untuk mengembuskan udara.

Pernapasan yang dilakukan dengan menggunakan otot-otot diafragma disebut sebagai pernapasan perut. Ternyata, ini adalah teknik pernapasan yang lebih baik daripada pernapasan dada.

Itu sebabnya, ada anjuran untuk berlatih pernapasan perut agar paru-paru dapat mengembang secara maksimal. Harvard Medical School menyebutkan bahwa cara ini sangat dianjurkan untuk mereka yang fungsi parunya sudah menurun, seperti pada pasien PPOK.

Berikut ini adalah cara melakukan pernapasan perut untuk memaksimalkan fungsi diafragma:

  • Berbaringlah di bidang datar dan tekuk lutut. Anda bisa meletakkan bantal di bawah kepala dan lutut agar lebih nyaman.
  • Letakkan satu tangan di dada atas, dan tangan lainnya di perut, tepat di bawah tulang rusuk.
  • Tarik napas dalam menggunakan hidung. Jika melakukannya dengan benar, tangan yang berada di perut akan bergerak naik, sementara tangan di dada diam di tempat.
  • Kencangkan otot perut dan biarkan menurun, selagi Anda mengembuskan napas dari mulut perlahan. Tangan akan kembali ke posisi semula.

Manfaat dalam menggunakan teknik pernapasan perut adalah melatih pernapasan serta menjaga keseimbangan tingkat oksigen dalam darah.

BACA JUGA: Ini Perbedaan Pernapasan Dada dan Perut yang Utama

Gangguan pada diafragma

Seperti juga organ lainnya, ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat memengaruhi fungsi diafragma, yaitu:

1. Hiatal hernia

Hiatal hernia atau hernia hiatus terjadi ketika lambung bagian atas membengkak, kemudian mencuat dari diafragma dan muncul di rongga dada. Umumnya, tidak terlihat gejala apa pun.

Apalagi, penyebab gangguan fungsi diafragma ini juga belum diketahui. Namun, hernia hiatus umum terjadi pada mereka yang berusia di atas 50 tahun atau punya obesitas.

2. Hernia diafragma

Hernia diafragma adalah kondisi saat organ yang berada di rongga perut menonjol hingga ke rongga dada lewat diafragma. Kondisi ini bisa terjadi akibat pembedahan atau kecelakaan. Namun, cacat lahir juga bisa menjadi penyebab gangguan fungsi diafragma yang satu ini.

3. Kerusakan saraf phrenic

Salah satu saraf yang berada di diafragma disebut dengan saraf phrenic. Saraf ini juga dapat rusak dan menyebabkan gangguan kesehatan. Beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan saraf ini, antara lain kanker, penyakit autoimun, trauma, ataupun pembedahan.

4. Kejang otot

Otot diafragma juga dapat mengalami kejang (spasme). Ketika hal ini terjadi, diafragma tidak bisa berelaksasi saat Anda mengembuskan napas.

Hal ini mengakibatkan otot terus berkontraksi dan kemudan terjadi kram. Penyebabnya bisa terjadi karena olahraga yang terlalu berat dan dapat membaik dengan beristirahat.

5. Kelumpuhan diafragma

Masalah otot dan saraf dapat menyebabkan kelumpuhan diafragma, seperti multiple sclerosis. Selain kelumpuhan, otot diafragma juga mungkin saja melemah.

Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan lemahnya otot diafragma, antara lain neuropati diabetes, cedera tulang belakang, atau kerusakan jaringan paru akibat PPOK.

Gejala saat fungsi diafragma terganggu

Cegukan salah satu tanda diafragma bermasalah
Cegukan salah satu tanda diafragma bermasalah

Diafragma mempunyai peran penting dalam sistem pernapasan dan pencernaan.

Maka itu, gangguan fungsi otot diafragma kemungkinan dapat menimbulkan gejala serupa dengan beberapa masalah pernapasan dan penyakit pencernaan lainnya, seperti:

  • Cegukan terus-menerus.
  • Kesulitan menelan (disfagia).
  • Sensasi terbakar di ulu hati (heartburn).
  • Detak jantung cepat.
  • Nyeri dada.
  • Sesak napas.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri yang menjalar ke punggung, bahu, dan perut bagian bawah rusuk.
  • Sensasi berdenyut pada perut bagian bawah rusuk.

Untuk mencegah berbagai kondisi atas, Anda bisa menjaga kesehatan diafragma dengan mencoba latihan pernapasan, baik teknik pernapasan perut atau lainnya.

Hal ini akan membantu otot diafragma menjadi lebih kuat. Bahkan, melatih pernapasan juga bisa sekaligus membantu meredakan ketegangan dan stres.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai fungsi dan gangguan pada diafragma? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

penyakit paru-parugangguan pernapasansaluran pernapasanfungsi organ

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved