Kenali Fungsi Darah dan Penyakit yang Kerap Menyerang


Fungsi darah pada tubuh manusia yaitu sebagai proteksi, regulasi, dan transportasi. Darah juga mengangkut oksigen dan nutrisi ke sel hingga melawan penyakit

(0)
05 Dec 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Fungsi darah pada tubuh manusia yaitu, proteksi, regulasi, dan transportasiDarah menjalankan fungsi yang amat vital untuk menyokong kehidupan
Jumlah darah yang mengalir dalam tubuh orang dewasa setara dengan 7% bobot tubuhnya. Artinya, dengan jumlah tersebut, fungsi darah menjadi begitu penting bagi tubuh manusia.Darah terdiri atas beberapa komponen, yaitu plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Semuanya saling terintegrasi untuk membantu fungsi darah dan menyokong kehidupan berjalan dengan normal.Secara garis besar, fungsi darah bisa dikelompokkan menjadi transportasi (pengangkutan zat), regulasi, serta proteksi (perlindungan dari patogen penyebab penyakit).

Fungsi darah yang krusial untuk tubuh

Berikut ini pembahasan mengenai fungsi darah yang amat penting untuk tubuh:

1. Mengangkut dan menyediakan oksigen untuk sel

Darah mengambil oksigen yang sudah ada di paru-paru dan menyebarkannya ke sel-sel tubuh. Kemudian, darah juga mengambil karbon dioksida dari sel dan mengangkutnya ke paru-paru untuk dikeluarkan dari tubuh.

2. Mengangkut nutrisi dan hormon

Di usus halus, nutrisi yang telah dicerna akan diserap menuju aliran darah melalui pembuluh kapiler di usus halus. Beberapa nutrisi tersebut termasuk glukosa, asam amino, vitamin, mineral, dan asam lemak. Nutrisi ini kemudian diedarkan ke sel-sel tubuh.Tak hanya itu, darah juga mengedarkan hormon yang telah dilepaskan oleh berbagai kelenjar di sistem endokrin, menuju sel dan organ yang menjadi target hormon tersebut.

3. Membawa zat sisa dan limbah tubuh ke ginjal dan hati

Fungsi darah lainnya yang terkait transportasi zat adalah mengangkut limbah dan produk sisa ke ginjal dan hati. Di ginjal, zat-zat seperti urea, asam urat, dan kreatinin akan disaring dari plasma darah. Zat-zat sisa tersebut kemudian masuk ke ureter untuk siap-siap dikeluarkan dalam bentuk urine.Hati juga membantu fungsi darah ini. Darah yang telah kaya vitamin hasil penyerapan organ pencernaan akan dibersihkan oleh hati. Setelah itu, vitamin siap diedarkan ke sel-sel tubuh.

4. Melawan penyakit

Sel darah putih, atau disebut juga leukosit, merupakan komponen darah yang memiliki fungsi untuk melawan patogen penyebab penyakit. Kadar leukosit hanya 1% dari darah yang beredar. Namun saat terjadinya peradangan atau infeksi, jumlah sel darah putih akan bertambah.

Fungsi darah dapat terganggu karena penyakit ini

Ada banyak penyakit yang mengganggu fungsi darah. Beberapa penyakit yang umum diderita, yaitu:

1.Anemia

Anemia adalah kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam darah. Kurangnya hemoglobin tersebut menyebabkan masalah pada peredaran oksigen. Beberapa gejala yang umum dirasakan yaitu rasa lelah dan kulit pucat.

2. Darah beku

Pembekuan darah diperlukan dalam proses penyembuhan luka dan cedera. Walau begitu, terkadang gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah dan memicu terjadinya penyumbatan. Gumpalan darah tersebut juga berisiko untuk bergerak melalui jantung ke paru-paru sehingga bisa berakibat fatal.

3. Kanker darah

Ada beberapa jenis kanker darah, yaitu leukemia, multiple myeloma, dan limfoma:
  • Leukemia, terjadi ketika produksi sel darah putih berlebih dan tidak bekerja sebagaimana mestinya.
  • Multiple myeloma, adalah jenis kanker darah yang menyerang sel plasma, salah satu jenis sel darah putih.
  • Limfoma, merupakan kanker yang menyerang sistem limfatik tubuh dan berkembang di limfosit, salah satu jenis sel darah putih.

4. Malaria

Penyakit ini mungkin sudah awam bagi masyarakat Indonesia. Malaria terjadi karena nyamuk memindahkan parasit ke dalam darah seseorang dan menginfeksi sel darah merah. Infeksi ini menyebabkan penderitanya demam, menggigil, dan kerusakan organ tubuh.

Bagaimana sistem peredaran darah bekerja?

Sistem peredaran darah manusia adalah sistem peredaran darah ganda yang terdiri atas sirkulasi pulmoner dan sirkulasi sistemik.

1. Peredarahan darah kecil (pulmoner)

Sirkulasi pulmoner merupakan sirkulasi pendek, di mana darah dialirkan ke paru-paru kemudian mengalir kembali ke jantung. Jantung lalu mengalirkan darah ke paru-paru melalui sebuah arteri besar bernama arteri pulmoner.Di paru-paru, darah akan mengambil oksigen yang didapat dari pernapasan dan melepas karbondioksida. Darah yang sudah mengandung oksigen tersebut kemudian akan mengalir kembali ke jantung melalui pembuluh vena pulmoner.

2. Peredarahan darah besar (sistemik)

Darah yang mengalir ke jantung dari paru-paru sudah mengandung oksigen, untuk kemudian dialirkan ke seluruh tubuh. Jantung akan memompa darah beroksigen ini keluar dan lewat pembuluh arteri besar yang disebut aorta. Aorta adalah pembuluh darah terbesar di tubuh yang bercabang-cabang.Selain mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh, cabang pembuluh darah ini juga mengalirkan darah ke otot-otot jantung. Semakin jauh dari aorta, ukuran cabang-cabang pembuluh darah akan semakin mengecil.Di setiap bagian tubuh kita, terdapat jaringan pembuluh darah halus yang disebut pembuluh darah kapiler. Pembuluh darah kapiler ini menghubungkan cabang-cabang terkecil pembuluh arteri dengan cabang-cabang terkecil pembuluh vena. 

Cara melancarkan peredaran darah untuk tubuh sehat

Dengan sedikit komitmen, ini dia cara melancarkan peredaran dan aliran yang perlu diterapkan:

1. Berhenti merokok

Rokok sama sekali tidak memberi manfaat bagi tubuh. Kandungan aktif dalam rokok, yakni nikotin, dapat merusak dinding pembuluh nadi (arteri) dan mengentalkan darah di tubuh. Apabila Anda mengalami kesulitan untuk berhenti merokok, Anda bisa mencari bantuan dokter yang dapat menawarkan beberapa strategi untuk berhenti merokok.2. Mengendalikan tekanan darahCara melancarkan peredaran darah yang mungkin cenderung sulit dilakukan adalah menjaga tekanan darah. Jika tekanan darah menjadi tinggi dan tak terkendali, seseorang berisiko mengalami arteriosklerosis atau mengerasnya arteri – kondisi yang  dapat menghambat aliran darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. 

3. Latihan aerobik

Latihan aerobik seperti berlari, bersepeda, berjalan, dan berenang membantu “memasukkan” banyak oksigen menuju otot. Hal ini membantu darah menjadi terpompa, menguatkan jantung, dan menurunkan tekanan darah. 

4. Rajin minum air putih

Untuk memperlancar aliran darah, Anda juga perlu senantiasa terhidrasi dengan mencukupkan kebutuhan air putih. Rekomendasi umum terkait asupan air putih yakni 8-10 gelas air sehari. Namun, Anda disarankan untuk segera minum apabila haus, terutama saat berolahraga atau jika cuaca begitu terik.

5. Konsumsi buah dan sayuran

Salah satu cara hidup sehat yang mudah dan murah adalah rajin mengonsumsi sayur dan buah. Konsumsi makanan dari tumbuhan ini membantu “membersihkan” pembuluh darah – sehingga berujung pada aliran darah yang lebih lancar. Rutin mengonsumsi sayur dan buah juga membantu mengendalikan berat badan dan mengontrol kolesterol.

Catatan dari SehatQ

Fungsi darah amatlah penting untuk keberlangsungan hidup. Untuk menjaga kebersihan darah, Anda dapat menjalankan gaya hidup sehat. Beberapa di antaranya yaitu rajin minum air putih serta rutin konsumsi sayur dan buah.
golongan darahsel darahsel keping darahperedaran darah
Boundless Anatomy and Physiology. https://courses.lumenlearning.com/boundless-ap/chapter/urine/
Diakses pada 5 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/blood-purifier
Diakses pada 5 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/thermoregulation
Diakses pada 5 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-much-blood-in-human-body
Diakses pada 5 Desember 2019
Leukemia. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/leukemia
Diakses pada 5 Desember 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/multiple-myeloma
Diakses pada 5 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/146136.php
Diakses pada 5 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/196001.php
Diakses pada 5 Desember 2019
Visible Body. https://www.visiblebody.com/learn/circulatory/circulatory-functions-of-the-blood
Diakses pada 5 Desember 2019
Web MD. https://www.webmd.com/cancer/lymphoma/blood-disorder-types-and-treatmen
Diakses pada 5 Desember 2019
Healhline. https://www.healthline.com/health/circulatory-system-diseases
Diakses pada 6 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait