logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Memahami Pentingnya Fungsi Alveolus untuk Sistem Pernapasan

open-summary

Meskipun ukurannya kecil, fungsi alveolus tidak boleh diremehkan. Bagian paru-paru yang bentuknya menyerupai balon ini bertanggung jawab atas proses pemindahan molekul oksigen dan karbon dioksida untuk masuk serta keluar dari aliran darah.


close-summary

21 Nov 2022

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Fungsi alveolus untuk sistem pernapasan sangatlah penting.

Meskipun kecil, fungsi alveolus untuk sistem pernapasan sangatlah penting.

Table of Content

  • Apa itu alveolus?
  • Apa fungsi alveolus?
  • Faktor-faktor yang bisa menyebabkan alveolus rusak

Paru-paru adalah organ pernapasan yang terdiri dari beberapa bagian, salah satunya alveolus. Meskipun ukurannya kecil, fungsi alveolus dalam sistem pernapasan tidak boleh disepelekan.

Advertisement

Untuk mengenal lebih jauh apa itu alveolus dan fungsinya, simaklah pembahasan berikut ini.

Apa itu alveolus?

gambar alveolus
Gambar alveolus

Alveolus adalah kantong udara berukuran kecil di dalam paru-paru yang bentuknya menyerupai balon.

Berdasarkan sebuah studi yang dirilis dalam jurnal HHS Public Access, manusia umumnya memiliki 480 juta alveolus di dalam paru-paru.

Sebagai informasi, alveolus terdapat pada bagian ujung dari saluran bronkus yang ada di paru-paru.

Apa fungsi alveolus?

Fungsi alveolus adalah memindahkan molekul oksigen dan karbon dioksida (CO2) untuk masuk dan keluar dari aliran darah Anda.

Saat Anda bernapas dan menghirup oksigen, alveolus akan mengembang. Kemudian, kantong udara kecil di paru-paru ini akan kembali menyusut saat karbon dioksida dikeluarkan atau menghembuskan napas.

Perlu dipahami juga bahwa tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam paru paru terjadi di alveolus.

Secara umum, sistem pernapasan manusia akan melewati tiga proses berikut ini.

  • Memasukkan dan mengeluarkan udara dari paru-paru (ventilasi)
  • Pertukaran oksigen dan karbon dioksida (difusi)
  • Memompa darah melalui paru-paru (perfusi).

Dari ketiga poin di atas, alveolus berperan pada proses kedua, di mana oksigen meninggalkan alveolus dan masuk ke pembuluh darah melalui proses difusi. Di sinilah pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi.

Selain itu, dinding alveolus mengandung kapiler darah yang berfungsi untuk membantu oksigen dan CO2 lewat dengan mudah antara alveoli dan kapiler (pembuluh darah yang sangat kecil).

Alveolus tidak sendirian dalam menjalankan tugasnya. Kantong kecil ini membutuhkan bantuan diafragma, yaitu otot yang mengontrol pernapasan.

Saat Anda menarik napas, diafragma akan berkontraksi dan menciptakan tekanan negatif di dada sehingga menyebabkan alveolus mengembang dan bisa menghirup udara.

Selanjutnya, ketika Anda mengembuskan napas, diafragma akan mengendur dan membantu alveolus agar bisa mendorong udara keluar.

Faktor-faktor yang bisa menyebabkan alveolus rusak

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa mengakibatkan alveolus menjadi rusak.

1. Merokok

Selain berpotensi menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), emfisema, dan bronkitis kronis, merokok juga bisa merusak alveolus.

Alasannya, kebiasaan merokok tembakau dapat mengiritasi bronkiolus dan alveolus, serta berpotensi merusak lapisan paru-paru.

2. Polusi udara

Polusi di dalam ruangan yang disebabkan asap rokok, jamur, debu, bahan kimia, radon, hingga asbes dapat merusak dan memperburuk penyakit paru-paru.

Polusi di luar ruangan, seperti emisi kendaraan dan pabrik, juga berbahaya bagi paru-paru.

3. Kondisi medis

Alveolus dapat bekerja dengan baik jika jaringannya sehat. Beberapa kondisi medis tertentu dapat menyebabkan kantong udara kecil ini mengalami peradangan, jaringan parut, infeksi, dan penumpukan cairan (air, nanah, atau darah).

Berikut adalah beberapa penyakit paru-paru alveolar (alveolar lung diseases) yang bisa mengganggu fungsi alveolus.

  • Pneumonia
  • Emfisema
  • Tuberkulosis
  • Alveolar proteinosis
  • Bronchioloalveolar carcinoma
  • Sindrom gangguan pernapasan akut (acute respiratory distress syndrome)
  • Respiratory distress syndrome
  • Edema paru.

Baca Juga

  • Memang Rendah Kalori, Tapi Benarkah Skim Milk Lebih Sehat?
  • Kesepian dan Tak Tahu Harus Apa? Ini 7 Kegiatan untuk Mengusirnya
  • Mulai dari Sabuk Putih, Ini Teknik Taekwondo yang Harus Dikuasai Pemula

4. Faktor penuaan

Proses penuaan dapat memperlambat sistem pernapasan. Seiring bertambahnya usia, kapasitas paru-paru akan berkurang dan otot dada jadi melemah.

Orang lanjut usia (lansia) juga lebih rentan terhadap penyakit pneumonia, yang bisa disebabkan bakteri maupun virus.

Supaya fungsi alveolus Anda tetap prima, jangan lupa untuk rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, dan berhenti merokok.

Jika Anda punya pertanyaan lain seputar kesehatan, Anda bisa konsultasi langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakit paru-parusaluran pernapasanhidup sehat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved