6 Fungsi Air Liur, Bantu Pencernaan Hingga Memudahkan Berbicara

(0)
29 Aug 2020|Azelia Trifiana
Fungsi air liur penting dalam proses pencernaan makananAir liur manusia punya fungsi penting bagi sistem pencernaan tubuh
Air liur adalah cairan bersifat kompleks yang berpengaruh terhadap kesehatan mulut baik secara kimia maupun fisik. Dalam kehidupan sehari-hari, fungsi air liur sangat penting mulai dari membantu melunakkan makanan hingga menghasilkan enzim-enzim tertentu yang penting.Dihasilkan dari kelenjar air liur, di dalamnya terkandung air, elektrolit, lendir, dan juga enzim. Air liur merupakan salah satu komponen penting bagi kesehatan mulut manusia. Tak hanya itu, air liur juga menjadi indikator apakah seseorang dalam kondisi sehat atau tidak.

Fungsi air liur manusia

Beberapa fungsi air liur manusia, di antaranya:

1. Menjaga kekebalan tubuh

Dalam air liur, terdapat komponen seperti lysozyme, lactoferrin, salivary peroxidase, myeloperoxidase, hingga thiocyanate yang merupakan mekanisme pertahanan tubuh. Lewat perpaduan komponen ini, bisa melindungi seseorang dari masalah kesehatan mulut. Selain itu, air liur juga secara efektif menghilangkan mikroorganisme penyebab penyakit.

2. Membantu proses cerna

Salah jika menganggap proses cerna makanan baru dimulai ketika masuk ke lambung. Justru saat masuk ke dalam mulut, fungsi air liur telah membantu mencerna makanan. Mulai dari melembutkan makanan, menelan, hingga memproduksi enzim seperti amilase dan lipase.Dengan adanya air liur, makanan jadi lebih mudah ditelan sekaligus dicerna. Itulah mengapa secara kesehatan, idealnya makanan dikunyah hingga benar-benar halus sebelum ditelan. Makanan yang terlalu kering bisa menggores tenggorokan saat ditelan.

3. Menjaga kesehatan gigi

Fungsi air liur tak hanya untuk menjaga mulut tidak terlalu kering, namun juga membantu menjaga kesehatan gigi. Berkat adanya air liur, gigi yang mengalami kontak langsung dengan makanan, minuman, dan mikroorganisme lain bisa terlindungi. pH air liur yang seimbang menjaga gigi dari demineralisasi.Lebih jauh lagi, air liur menetralkan asam yang dapat mengikis enamel gigi. Berkat sifat air liur yang alkali, dampak negatif dari asam yang masuk ke mulut dapat dihindari. Zat asam ini bisa datang dari makanan atau minuman yang dikonsumsi, asam lambung yang naik pada penderita GERD, hingga plak dari gigi.

4. Menjaga gigi baru tumbuh

Ketika gigi baru tumbuh, artinya enamel atau lapisan terluarnya belum terbentuk sempurna. Di sinilah fungsi air liur turut berperan. Kandungan kalsium, fosfat, dan flouride dalam air liur membantu mengisi bagian gigi baru tumbuh yang masih lemah dan menguatkannya.

5. Membantu proses berbicara

Sangat mustahil seseorang bisa berbicara dengan normal jika tidak dibantu fungsi air liur. Berbicara akan membuat mulut kering, itu sebabnya secara alami seseorang perlu minum air setelah berbicara dalam durasi cukup panjang.Dengan adanya air liur, gesekan antara pipi, bibir, dan juga lidah di dalam mulut ketika berbicara menjadi lebih leluasa. Ketika gerakan ini berhasil terwujud secara optimal, di situlah keluar suara yang membantu orang berbicara.

6. Meningkatkan indera perasa

Pada proses awal seseorang mencicipi makanan atau minuman tertentu, fungsi air liur membantu membuat indera perasa semakin optimal. Lewat air liur pula, reseptor penerima rasa bisa mengalami stimulasi yang cukup. Perannya cukup penting, sebagai contoh ada protein dalam air liur yang bisa mengikat substansi dengan rasa pahit.Jumlah dan pH air liur sangat penting untuk menjaga kesehatan mulut seseorang. Jika menyebut fungsi air liur dalam melindungi kesehatan mulut, sangat banyak aspek yang tercakup. Mulai dari remineralisasi mukosa di mulut, menjaga kekebalan tubuh, hingga melindungi gigi dari substansi yang bersifat asam.

Catatan dari SehatQ

Di dalam mulut, terdapat ratusan kelenjar air liur yang terletak di sekitar mulut dan pipi. Selain itu, ada 6 kelenjar besar yang juga memproduksi air liur, 4 di bawah lidah dan masing-masing 1 di tiap sisi pipi.Faktor yang berpengaruh terhadap produksi air liur adalah kondisi kesehatan dan seberapa banyak air yang dikonsumsinya. Jadi, pastikan selalu mengonsumsi cukup air dan menjaga tubuh agar tetap terhidrasi sepanjang hari.
kesehatan mulutbau muluthidup sehat
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3312700/
Diakses pada 14 Agustus 2020
Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/336766371_Functions_of_Saliva
Diakses pada 14 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/ph-of-saliva
Diakses pada 14 Agustus 2020
The Conversation. https://theconversation.com/curious-kids-why-do-we-make-saliva-130288
Diakses pada 14 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait