Fraktur Gigi Ternyata Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan, Bagaimana Penanganannya?

Fraktur gigi atau gigi patah merupakan salah satu kondisi dental yang ditanggung oleh BPJS
Fraktur gigi dapat ditanggung oleh BPJS

Cedera yang terjadi pada mulut dapat menyebabkan kerusakan pada gigi. Salah satu contohnya adalah fraktur gigi. Penanganan segera pada kondisi gawat darurat bisa menjadi penentu apakah gigi yang cedera masih dapat diselamatkan, terlebih bila gigi tersebut adalah gigi permanen. Kini, perawatan dan penanganan faktur gigi bisa dilakukan dengan menggunakan BPJS Kesehatan pada faskes-faskes (fasilitas kesehatan) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Fraktur gigi merupakan kondisi yang sering dialami bersamaan dengan cedera pada rongga mulut lainnya. Penanganan secara cepat mampu meningkatkan kemungkinan gigi dapat diselamatkan. Sebanyak 82% fraktur gigi terjadi pada gigi rahang atas. Kondisi ini paling banyak terjadi pada gigi seri dan gigi taring. Jika dibedakan dengan jenis kelaminnya, fraktur gigi lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.

Apabila Anda mengalami fraktur gigi, jagalah agar gigi tetap lembap. Jika memungkinkan, Anda dapat mencoba mengembalikan gigi ke soket gigi tanpa menyentuh akarnya. Jika tidak memungkinkan untuk dilakukan, letakkan gigi di antara pipi dan gusi, atau dalam susu. Segera kunjungi dokter gigi untuk mendapat penanganan.

Di ruang gawat darurat, Anda akan mendapatkan obat untuk mengurangi nyeri dan vaksinasi tetanus, tergantung pada cedera yang dialami. Dokter akan melakukan pemeriksaan pada gigi yang mengalami cedera dan menyarankan Anda melakukan pemeriksaan rontgen gigi bila diperlukan untuk memastikan kondisi gigi.

Pemasangan gigi palsu dengan BPJS

Jika diperlukan pemasangan gigi palsu, pelayanan fraktur gigi bisa dilakukan di faskes tingkat pertama dan faskes rujukan tingkat lanjutan. Pemasangan gigi palsu dijalankan sesuai dengan rekomendasi dari dokter gigi.

Secara umum, pemasangan gigi palsu merupakan pelayanan tambahan dan memiliki batasan biaya untuk peserta BPJS. Pemasangan gigi palsu diberikan oleh BPJS Kesehatan dalam wujud dana subsidi dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan ketentuan yang telah diatur.

Besarnya subsidi yang diberikan tergantung pada jumlah gigi palsu yang dipasang. Untuk pemasangan 1-8 gigi palsu, BPJS Kesehatan akan memberikan subsidi sebesar Rp250.000 per rahang. Untuk 1 rahang (sekitar 9-16 gigi), peserta BPJS akan menerima subsidi Rp500.000. Sementara untuk pemasangan gigi palsu untuk 2 rahang sekaligus, subsidi sebesar Rp1.000.000 akan diberikan.

Fraktur gigi merupakan salah satu masalah gigi yang harus segera ditangani. Oleh karena itu, segera tangani masalah Anda, terlebih lagi kini ada kemudahan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Akan tetapi, jika Anda menginginkan perawatan dengan alasan kosmetik dan tidak ada indikasi dari dokter, maka perawatan yang akan dilakukan tidak ditanggung BPJS.

[[artikel-terkait]]

Masalah gigi lainnya yang perlu segera ditangani

Selain fraktur gigi, berikut adalah masalah gigi lain yang perlu segera ditangani beserta tindakan pertolongan pertama yang tepat:

1. Gigi retak

Segeralah berkumur dengan air hangat untuk membersihkan area tersebut. Setelahnya, Anda dapat melakukan kompres dingin untuk mengurangi bengkak yang terjadi pada wajah.

2. Sakit gigi

Jika Anda mengalami sakit gigi, Anda dapat mencoba berkumur dengan air hangat, gunakan flos dental untuk menghilangkan sisa makanan diantara gigi. Hindari mengonsumsi aspirin untuk mengurangi rasa sakit.

3. Benda asing menyangkut pada mulut

Secara perlahan, cobalah untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Hindari menggunaan ujung alat yang tajam atau runcing.

Pelayanan gigi bagi peserta BPJS

Cakupan pelayanan gigi lainnya yang ditanggung oleh BPJS, antara lain:

  • Administrasi pelayanan, meliputi biaya administrasi pendaftaran peserta untuk berobat, penyediaan dan pemberian surat rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan bila tidak dapat diatasi di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
  • Premedikasi
  • Pencabutan gigi sulung atau gigi permanen sederhana (tanpa penyulit)
  • Kegawatdaruratan gigi dan mulut
  • Obat pasca ekstraksi
  • Tambalan gigi
  • Scaling gigi sebanyak satu kali dalam setahun

Mouthhealthy. https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/d/dental-emergencies
Diakses pada Mei 2019

Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/763458-overview#a6
Diakses pada Mei 2019

Emergency Dentist USA. https://www.emergencydentistsusa.com/fractured-tooth/
Diakses pada Mei 2019

Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/763458-treatment#d9
Diakses pada Mei 2019

Panduan Praktis Pelayanan Gigi dan Prothesa Gigi Bagi Peserta JKN. BPJS Kesehatan

Artikel Terkait

Banner Telemed