logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Flek Paru-Paru: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

open-summary

Flek paru-paru adalah bercak di paru-paru yang tampak seperti titik putih. Kondisi ini dapat disebabkan bakteri Mycrobacterium tuberculosis dan bisa menular dengan sangat mudah.


close-summary

19 Sep 2022

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Flek paru-paru dapat menyebabkan batuk berkepanjangan

Flek paru-paru dapat ditandai dengan batuk berkepanjangan

Table of Content

  • Penyebab flek paru
  • Ciri-ciri flek paru-paru
  • Cara mengobati flek paru-paru

Flek paru-paru adalah bercak di paru-paru yang dapat Anda lihat pada hasil rontgen dada atau CT scan. Sebetulnya, ini merupakan sebutan lain dari penyakit tuberkulosis atau TBC. Kondisi yang disebabkan infeksi bakteri ini bisa menular dengan mudah sehingga Anda perlu mewaspadainya.

Advertisement

Penyebab flek paru

Flek paru dapat disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang ditularkan melalui percikan ludah dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi. 

Namun, perlu dicatat bahwa penularannya tidak semudah flu atau pilek. Dibutuhkan paparan dalam jangka waktu yang cukup lama sampai seseorang bisa tertular penyakit ini. 

Misalnya, Anda akan lebih mudah tertular TB bila tinggal serumah dengan penderitanya, dibandingkan dengan ketika Anda tidak sengaja duduk bersebelahan dengan penderitanya di kantin.

Berikut adalah beberapa faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena flek paru-paru.

1. Sistem kekebalan tubuh lemah

Kondisi atau obat-obatan tertentu dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga membuat Anda rentan terkena TBC.

Berbagai kondisi tersebut meliputi HIV/AIDS diabetes, penyakit ginjal parah, kanker tertentu, kemoterapi, obat rheumatoid arthritis, penyakit Crohn, psoriasis; malnutrisi atau berat badan rendah, serta anak-anak atau lanjut usia.

2. Lingkungan tempat tinggal

Tinggal dengan orang yang terinfeksi TBC meningkatkan risiko Anda terkena flek di paru-paru. Sebab, kondisi tersebut memungkinkan Anda melakukan kontak erat dengan penderitanya.

Selain itu, kebersihan lingkungan tempat tinggal yang tidak terjaga juga bisa meningkatkan risiko penyakit ini menyerang.

3. Merokok

merokok
Merokok bisa meningkatkan risiko TBC

Kebiasaan merokok disebut berpengaruh besar dalam meningkatkan risiko TBC dan kematian yang disebabkannya. Sebab, di dalam rokok, terkandung zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan paru-paru Anda.

4. Mengonsumsi alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat Anda lebih rentan terhadap flek paru-paru.

Selain bercak putih di paru-paru, konsumsi alkohol berlebihan juga mampu meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti penyakit hati dan jantung.

5. Pekerjaan

Bekerja di klinik atau rumah sakit memungkinkan Anda melakukan kontak teratur dengan orang yang sakit sehingga peluang terinfeksi bakteri TBC meningkat.

Namun, mengenakan masker dan mencuci tangan secara teratur dapat mengurangi risiko Anda terkena infeksi.

Ciri-ciri flek paru-paru

Imunitas tubuh yang baik dapat membuat bakteri penyebab flek paru-paru menjadi tidak aktif. Kondisi ini disebut dengan TB laten. 

Jika menderita TB laten, Anda tidak akan mengalami gejala flek paru-paru apa pun dan tidak akan menularkannya pada orang lain meskipun bakteri penyebab infeksinya tetap ada di tubuh Anda. 

TB laten bisa berubah menjadi penyakit TB aktif, terutama jika kekebalan tubuh Anda melemah. Oleh karena itu, penderitanya tetap harus menjalani proses pengobatan TB sampai tuntas.

Apabila sistem kekebalan tubuh gagal membunuh atau menahan infeksi, bakteri dapat menyebar di dalam paru-paru atau bagian tubuh lain. 

Ciri-ciri flek paru-paru akan berkembang dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Dalam kasus TB aktif, Anda juga dapat menularkan infeksi kepada orang lain.

Pada penderita TB aktif, berikut adalah ciri-ciri flek paru yang bisa terjadi.

  • Batuk berkepanjangan yang biasanya berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Keringat dingin di malam hari
  • Dada terasa sakit, khususnya ketika batuk atau bernapas
  • Batuk yang mengeluarkan darah
  • Kelelahan
  • Meriang
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan yang tidak direncanakan
  • Demam.

Jika ada ciri-ciri flek paru-paru di atas yang Anda rasakan, konsultasikan dan periksakan diri ke dokter. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan diagnosis dan penanganan yang akurat.

Baca Juga

  • Sama-Sama Tidak Baik, Tapi Rokok Kretek Lebih Berisiko Sebabkan Kanker
  • Lelah Batuk Terus-menerus, Coba Teknik Batuk Efektif Berikut Ini!
  • Gejala TBC pada Anak dan Cara Mengobatinya

Cara mengobati flek paru-paru

obat TBC
Obat TBC harus dikonsumsi sesuai resep dari dokter

Tidak sedikit orang yang bertanya mengenai apakah flek paru-paru bisa disembuhkan. Kabar baiknya, TBC termasuk penyakit yang bisa disembuhkan secara total. 

Untuk penderita TBC aktif, dokter akan meresepkan antibiotik untuk dikonsumsi selama 6 hingga 9 bulan, tergantung usia, kondisi sistem imun, ada atau tidaknya resistensi terhadap antibiotik, hingga tingkat keparahan TB itu sendiri.

Berikut adalah obat yang paling umum digunakan untuk mengobati penyakit flek paru-paru.

Jika Anda menderita TBC laten, Anda hanya perlu mengonsumsi satu atau dua jenis obat TBC. Pada TBC aktif, terutama yang resisten terhadap obat, Anda akan membutuhkan beberapa obat sekaligus.

Setelah beberapa minggu mengonsumsi obat TB, Anda dapat merasa sehat dan tidak lagi mengalami ciri-ciri flek paru-paru. 

Anda mungkin akan tergoda untuk menghentikan pengobatan, tetapi jangan pernah menghentikannya. Langkah ini justru bisa membuat TB Anda semakin parah di kemudian hari. 

Menghentikan pengobatan sebelum waktunya atau mengurangi dosis obat tanpa konsultasi dengan dokter, akan membuat bakteri tuberkulosis dalam tubuh menjadi resisten terhadap antibiotik yang Anda minum. 

Akibatnya, bakteri menjadi semakin sulit untuk dihilangkan sehingga penyakit TB semakin sulit untuk disembuhkan. 

Fase mengobati penyakit TB memang merupakan tahap paling krusial bagi penderitanya. Sekalipun membutuhkan waktu yang cukup lama, Anda harus disiplin dalam meminum obat sesuai anjuran dokter. 

Dengan demikian, flek paru-paru yang diderita bisa sembuh tanpa komplikasi yang berarti.

Selain melakukan pengobatan, Anda perlu mengambil tindakan untuk mencegah penyebaran infeksi paru ini. 

Usahakan untuk beristirahat di rumah, menutup mulut saat batuk atau bersin, membuang tisu bekas batuk atau bersin ke dalam kantong plastik tertutup, membuka jendela ruangan agar udara segar masuk, dan menghindari tidur di kamar yang sama dengan orang lain.

Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai ciri-ciri flek paru-paru hingga pengobatannya, tanyakan langsung kepada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakit paru-parutbcinfeksi paru-paru

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved