Fetish Adalah Variasi dalam Hubungan Seks, Seperti Apa?

Fetish adalah kesenangan seksual yang didapatkan seseorang, terhadap benda atau objek yang biasanya tak mengandung unsur seksual.
Fetish adalah kesenangan seksual terhadap benda atau objek yang sebagian besar tak mengandung unsur seksual.

Beberapa tahun silam, film seri adaptasi novel 50 Shades of Grey mengguncang dunia. Secara garis besar, film tersebut mengkisahkan jalinan cinta antara dengan Anastasia Steele dengan Christian Grey, pria dengan gaya hidup seks bondage, discipline, dominance, submission, and sadomasochism (BDSM) atau hubungan seks yang melibatkan aktivitas bermain peran perbudakan, dominasi, sadisme dan masokisme.

BDSM berkaitan erat dengan suatu hasrat seksual yang disebut fetish. Diskusi mengenai fetish, serta BDSM sebagai bentuk aktivitas fetish, merebak setelah dirilisnya film tersebut.

Sebenarnya, apa itu fetish?

Apa itu fetish?

Fetish adalah kesenangan yang didapatkan seseorang, sebagai respons terhadap objek yang seringkali tidak mengandung unsur seksual. Orang yang memiliki sikap fetish, membutuhkan objek dan benda tertentu di hadapannya, berfantasi dengan objek tersebut, atau digunakan pasangan agar bisa meraih kepuasan seksual yang maksimal.

Fetish dan variasi erotisme dapat dimiliki seseorang dalam berbagai bentuk, mulai dari yang umum dan wajar, hingga benda-benda dan perilaku yang mungkin membuat orang lain mengerutkan kening.

Masturbasi wanita dengan fetish
Objek fetish seseorang dapat beraneka ragam saat berhubungan seks dan masturbasi

Barang-barang yang menjadi objek fetish pun beraneka ragam. Namun, yang paling umum adalah kaki, pasangan yang bertindik, bertato, hingga pasangan yang memiliki kondisi obesitas. Ada pula individu yang terangsang secara seksual jika melihat sepatu, rambut, stocking, pakaian dalam model tertentu, hingga pakaian yang terbuat dari kulit.

Begitu juga, ada seseorang yang terangsang, apabila pasangannya mengenakan barang-barang di atas. Misalnya, ia ingin pasangannya menggunakan kostum hewan, mengenakan sepatu hak tinggi, dan sebagainya.

Fetish adalah hal yang kompleks, apa penyebabnya?

Para ahli belum dapat menjawab dengan pasti mengenai penyebab munculnya fetish dalam diri seseorang. Beberapa orang percaya, pengalaman ketika masa kecil dapat berkontribusi. Misalnya, menyaksikan perilaku seks menyimpang di masa kecil, atau menjadi korban pelecehan seksual saat kanak-kanak.

Ada pula yang menyatakan, fetish mungkin saja berasal dari pengalaman seksual saat masa puber dan remaja. Jika suatu objek pernah menjadi hal yang menyenangkan saat seseorang mengenal seks di masa remaja, boleh jadi ia akan mengaitkan objek itu dengan seks, dan penggunaannya berlanjut dengan seiring berjalannya waktu.

Ada yang menyebut fetish adalah gangguan mental, benarkah?

Berdasarkan definisinya, istilah fetish sendiri belum bisa digolongkan sebagai diagnosis gangguan mental, apabila tidak menimbulkan tekanan dan kerugian. Menurut ahli, apabila Anda melakukan masturbasi dengan objek fetish tertentu, maupun berhubungan seks bersama pasangan lewat variasi fetish tanpa tekanan, maka fetish bukanlah sebuah masalah.

Hanya saja, apabila fetish Anda menimbulkan kesulitan yang intens serta merugikan, keinginan tersebut dapat menjadi gangguan. Fetish akan menjadi masalah, jika Anda tidak mampu untuk mengontrol hal tersebut, mengganggu rutinitas sehari-hari, serta membuat orang lain tidak nyaman. Gangguan ini dikenal sebagai fethistic disorder.

Ada beberapa indikator lain yang menunjukkan gangguan akibat fetish. Jika hal-hal tersebut muncul, maka Anda membutuhkan penanganan dari dokter. Beberapa indikator tersebut, meliputi:

1. Mengabaikan pasangan

Penderitanya sulit menjalani hubungan yang serius dengan pasangan. Selain itu, mereka juga cenderung lebih terangsang dengan benda yang dikenakan oleh pasangan, yang membuat suami atau istri menjadi terabaikan.

2. Berperilaku kompulsif

Terus menerus timbul rasa putus asa, tertekan, bahkan memiliki keinginan bunuh diri. Beberapa orang juga bisa mencuri barang yang menjadi objek fetishnya.

3. Mengganggu orang lain

Fetish dapat menjadi gangguan, apabila fantasi seks yang Anda miliki sangat merepotkan diri sendiri dan kehidupan personal serta sosial.

Mencari pertolongan ahli jiwa sangat disarankan, jika memiliki fetish yang sudah mengganggu. Penanganan dokter dapat berupa pemberian obat-obatan, maupun terapi.

Healthline. https://www.healthline.com/health-news/what-causes-sexual-fetishes
Diakses pada 16 Oktober 2019

MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/professional/psychiatric-disorders/sexuality,-gender-dysphoria,-and-paraphilias/fetishistic-disorder
Diakses pada 16 Oktober 2019

Web MD. https://www.webmd.com/sex-relationships/features/sexual-fetish
Diakses pada 16 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed