Menilik Fenomena Ibu Pengganti atau Surrogate Mother para Artis Hollywood

Selain bayi tabung, jasa ibu pengganti dapat dimanfaatkan untuk memperoleh anak
Selebriti seperti Kim Kardashian, Tyra Banks, serta Lucy Liu telah menggunakan jasa ibu pengganti untuk memperoleh keturunan.

Penggunaan ibu pengganti atau menyewa rahim wanita lain sebagai tempat berkembangnya janin, merupakan pilihan yang saat ini mulai banyak dilakukan di kalangan para artis Hollywood. Di sana, prosedur ini dinamakan surrogacy. Wanita yang mengandung disebut sebagai surrogate mother.

Selebriti seperti Kim Kardashian, Tyra Banks, serta Lucy Liu telah menggunakan jasa ibu pengganti untuk memperoleh buah hatinya. Lalu, apa itu sebenarnya prosedur surrogacy?

[[artikel-terkait]]

Pilihan ibu pengganti untuk mendapatkan keturunan

Ada dua jalur prosedur ibu pengganti untuk mendapatkan keturunan, yaitu surogasi tradisional dan surogasi gestasional.

1. Surogasi tradisional

Pada surogasi tradisional, sperma dari ayah ditanamkan di rahim ibu pengganti. Sehingga, ibu kandung dari anak tersebut adalah sang ibu pengganti karena sel telur berasal dari ibu pengganti. Kemudian, akan menjalani proses mengandung hingga melahirkan. Selanjutnya, bayi menjadi hak Anda dan pasangan untuk dibesarkan.

2. Surogasi gestasional

Sementara itu, surogasi gestasional menggunakan teknik In Vitro Fertilization (IVF). Pada teknik ini, pembuahan yang terjadi antara sel telur ibu dan sperma ayah, dilakukan di luar rahim.

Setelah pembuahan tersebut berhasil membentuk embrio, kemudian calon janin tersebut ditanamkan di rahim ibu pengganti. Sehingga, berbeda dari surogasi tradisional, ibu pengganti bukanlah ibu kandung dari bayi.

Saat ini, praktik prosedur surogasi tradisional sudah jarang dilakukan. Kebanyakan orangtua, ingin anaknya mewarisi gen mereka. Hal ini tidak bisa didapatkan dari prosedur tersebut.

Prosedur penggunaan ibu pengganti cukup rumit

Untuk menjalani proses ini, baik pasangan suami istri, maupun sang ibu pengganti, harus melewati tahap yang rumit. Tidak hanya seputar kondisi kesehatan dan reproduksi, sisi legal pun perlu dipertimbangkan dan dilalui, oleh orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Perlu diketahui, jasa surrogate mother tidaklah murah. Dibutuhkan biaya yang sangat besar, dengan risiko kegagalan yang tetap ada.

Prosedur ini pun bukan dilakukan untuk faktor kenyamanan semata, melainkan karena alasan medis. Seperti Kim Kardashian, misalnya, yang akhirnya memilih jasa ibu pengganti, setelah mengalami plasenta akreta. Kondisi tersebut membuat plasenta tetap melekat di rahim, setelah persalinan.

Praktik ibu pengganti di Indonesia

Di Indonesia, praktik penggunaan ibu pengganti untuk mendapatkan keturunan, belumlah legal. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, disebutkan bahwa upaya kehamilan di luar cara alamiah, hanya dapat dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah dengan ketentuan berikut ini.

  • Hasil pembuahan sperma dan ovum dari suami istri yang bersangkutan, ditanamkan dalam rahim istri, tempat ovum berasal.
  • Prosedur tersebut dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan.
  • Prosedur ini dilakukan pada fasilitas pelayanan kesehatan tertentu.

Melihat peraturan perundangan di atas, penggunaan ibu pengganti untuk mendapatkan keturunan, belum bisa dilakukan secara legal. Sebab, tindakan ini harus melalui proses penanaman sperma dan sel telur pada rahim, yang bukan rahim istri.

Jika mengalami kesulitan dalam masalah reproduksi, berkonsultasilah dengan dokter spesialis kandungan mengenai metode yang paling tepat. Selain penggunaan ibu pengganti, Anda mungkin dapat melakukan prosedur bayi tabung, yang sudah memiliki kejelasan secara hukum di Indonesia.

Artikel Terkait

Banner Telemed